Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?

M Nurhadi

Rabu, 03 Juni 2026 | 08:10 WIB
Rapor Perbankan April 2026: Bank Mandiri Solid, Bagaimana dengan BCA?
Gedung Bank Mandiri. (Dok: Bank Mandiri)
baca 10 detik
  • Industri perbankan nasional mencatat laba bersih 31 persen dari target tahunan selama periode empat bulan pertama tahun 2026.
  • Bank Mandiri dan BNI memimpin pertumbuhan laba Big-4 didorong oleh ekspansi kredit yang mencapai 14 persen secara tahunan.
  • Likuiditas perbankan nasional mengetat dengan rekor Loan to Deposit Ratio mencapai 89 persen akibat pertumbuhan kredit yang masif.

Suara.com - Kinerja keuangan agregat industri perbankan nasional tanah air membukukan performa solid sepanjang empat bulan pertama tahun 2026 (4M26).

Akumulasi laba bersih (earnings) agregat bank-only dari emiten perbankan dalam radar pemantauan berhasil mengamankan porsi 31 persen dari total target perkiraan setahun penuh (Full Year/FY26) maupun estimasi konsensus pasar.

Pencapaian ini dinilai berjalan konsisten dan selaras dengan pola pergerakan musiman (historical seasonality) historis bursa, di mana pada periode yang sama tahun lalu (4M25) berada di level 30 persen.

Secara rinci, performa keuangan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) bergerak mulus mengikuti tren musiman tersebut, dengan sokongan utama yang berasal dari penurunan alokasi biaya kredit (cost of credit).

Di sisi lain, raksasa perbankan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) dilaporkan tetap berjalan sesuai target yang dicanangkan (on track).

Sebaliknya, PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) sedikit meleset dari estimasi akibat melemahnya performa pada pos pendapatan utama (top-line).

Bank Mandiri dan BNI Pimpin Pertumbuhan Laba Big-4

Khusus pada kelompok empat bank papan atas (Big-4), pertumbuhan laba bersih agregat secara tahunan mengalami akselerasi menjadi 8 persen (year-on-year/yoy) hingga April 2026.

Angka pertumbuhan ini mencatatkan kenaikan jika dibandingkan dengan performa kuartal I-2026 (3M26) yang bertengger di posisi 7,5 persen yoy.

baca juga

Bank Mandiri kembali menunjukkan performa paling unggul (outperformed) di antara rekan sejawatnya dengan mencetak lonjakan laba mencapai 19 persen yoy.

Tren positif ini diikuti oleh BNI yang berhasil memacu akselerasi pertumbuhan laba bersihnya hingga menyentuh level 6 persen yoy.

Melajunya torehan profitabilitas tersebut juga tecermin dari pos Pendapatan Operasional Sebelum Pencadangan (PPOP) agregat yang terkerek naik sebesar 7 persen yoy. Lagi-lagi, pertumbuhan pos ini dipimpin oleh performa tangguh Bank Mandiri yang melesat 14 persen yoy dan disusul oleh BNI dengan pertumbuhan 12 persen yoy.

Dari sisi profitabilitas struktural, industri perbankan sebenarnya sedang menghadapi tantangan berat berupa tekanan pada Margin Bunga Bersih (Net Interest Margin/NIM). Margin bunga di seluruh sektor tercatat mengalami penyusutan berkisar antara 20 hingga 50 basis poin (bps) secara tahunan.

Meski demikian, pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) agregat terpantau masih mampu tumbuh positif sebesar 7 persen yoy. Pertumbuhan NII ini didorong kuat oleh strategi ekspansi neraca (balance sheet) yang masif melalui penyaluran pembiayaan, alih-alih mengandalkan peningkatan margin.

Laju pertumbuhan kredit agregat bahkan melonjak menjadi 14 persen yoy hingga April 2026, lebih tinggi dibandingkan realisasi periode Maret 2026 yang sebesar 13 persen yoy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:32 WIB

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 16:53 WIB

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

IHSG Masih Kuat Bertahan Menghijau ke Level 6.218 di Sesi I

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:51 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Buky Wibawa Pimpin PSSI Jabar, Erick Thohir: Bangun Sepak Bola Butuh Persatuan

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

Survei: Mayoritas Publik Setuju Prabowo Rombak Kabinet

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Inklusi Keuangan DIY Capai 98,74 Persen, OJK Waspadai Gap Literasi Masyarakat

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:37 WIB

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan

Batam | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:28 WIB

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

Mahasiswa ITB Meninggal saat Ikut Ultra Marathon 2026, Sempat Dirujuk ke RS

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Kenali Fitur Unggulan Pusat Bantuan BRImo untuk Kenyamanan Bertransaksi

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

Bansos Bakal Disalurkan Lewat Koperasi Merah Putih, Ini Kendalanya

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

Gaya 'Anak STM Belgia' Demo Rezim: Kami Tidak Mau Merusak, Kami Lawan Sistem

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 21:00 WIB

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

BNPB Evaluasi Teknologi Dry Ice, Berpeluang Diterapkan di Daerah Terdampak Karhutla

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:59 WIB

×