Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 02 Juni 2026 | 13:01 WIB
Saham Wilmar di Singapura Anjlok, Usai Pemerintah RI Bidik Dugaan Manipulasi Ekspor Sawit
Saham Wilmar International anjlok tajam setelah pemerintah Indonesia memasukkan perusahaan tersebut ke dalam daftar perusahaan yang sedang diselidiki terkait dugaan praktik penyimpangan ekspor sawit. Foto ist.
baca 10 detik
  • Saham Wilmar jatuh 10,5% usai terseret investigasi ekspor sawit.
  • Pemerintah selidiki dugaan transfer pricing dan under-invoicing.
  • Ketidakpastian aturan ekspor bikin pasar sawit dan investor gelisah.

Suara.com - Saham Wilmar International anjlok tajam setelah pemerintah Indonesia memasukkan perusahaan tersebut ke dalam daftar perusahaan yang sedang diselidiki terkait dugaan praktik penyimpangan ekspor sawit.

Saham Wilmar yang tercatat di Bursa Singapura sempat merosot hingga 10,5% pada perdagangan 28 Mei 2026, menjadi penurunan intraday terdalam dalam hampir enam tahun terakhir. Meski kemudian memangkas sebagian kerugian, saham perusahaan itu tetap ditutup melemah sekitar 4% pada jeda perdagangan siang di level SGD 3,38.

Menukil straitstimes, Selasa (2/6/2026) tekanan terhadap Wilmar muncul setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Wilmar dan Musim Mas Group termasuk dalam 10 perusahaan sawit yang tengah diperiksa atas dugaan praktik under-invoicing dan transfer pricing ekspor. Praktik tersebut diduga membuat potensi penerimaan negara dari sektor ekspor komoditas strategis tidak optimal.

Penyelidikan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah memperketat pengawasan ekspor sumber daya alam, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang ingin negara memiliki kendali lebih besar terhadap perdagangan komoditas utama Indonesia.

Dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Singapura, Wilmar menyatakan belum menerima pemberitahuan resmi terkait penyelidikan tersebut. Namun perusahaan mengaku telah berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memahami persoalan yang menjadi perhatian pemerintah.

"Perusahaan akan memberikan pembaruan kepada pasar apabila telah menerima pemberitahuan resmi," tulis manajemen Wilmar.

Penyelidikan terbaru ini menambah daftar tantangan yang harus dihadapi Wilmar di Indonesia. Sebelumnya pada 2025, perusahaan tersebut harus merelakan dana deposito senilai Rp11,8 triliun kepada Kejaksaan Agung dalam perkara terpisah yang juga berkaitan dengan ekspor minyak sawit.

Kasus demi kasus yang membelit pemain besar industri sawit membuat investor semakin waspada terhadap risiko regulasi di Indonesia. Apalagi sektor sawit merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar negara.

Tidak hanya menghantam harga saham, rencana pemerintah mengubah tata kelola ekspor komoditas juga memicu gejolak di pasar sawit domestik.

baca juga

Pelaku industri masih menunggu kejelasan mengenai mekanisme baru ekspor yang akan diterapkan pemerintah. Ketidakpastian tersebut membuat sejumlah tender minyak sawit mentah (CPO) milik perusahaan negara terhenti, sementara sebagian pabrik pengolahan memilih menunda pembelian tandan buah segar (TBS) dari petani.

Kondisi ini berpotensi memberikan tekanan langsung kepada petani sawit yang bergantung pada penjualan hasil panen harian. Jika ketidakjelasan kebijakan berlanjut, harga TBS berisiko semakin tertekan dan aktivitas perdagangan sawit nasional dapat melambat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menkeu Mengaku Stres Rupiah Rp17.800: Bagaimana Nasib Dompet Rakyat?

Menkeu Mengaku Stres Rupiah Rp17.800: Bagaimana Nasib Dompet Rakyat?

Your Say | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:52 WIB

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Rupiah Melemah! Wisatawan Singapura Mulai Serbu Jakarta untuk Belanja, Mulai Kemang Hingga SCBD

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:05 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB

Terkini

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Kesaksian Quiermo Dumay Usai Dihajar Jhon van Beukering: Berawal dari Kontak Mata Berakhir di UGD

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:21 WIB

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

Sudaryono ke Kepala Sekolah dan Guru: Cek Kelayakan Menu MBG Sebelum Sampai ke Meja Siswa

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

6 Airy Sunscreen untuk Pemakai Kacamata agar Frame Hidung Tidak Licin dan Melorot sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:15 WIB

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Day Cream dan Night Cream untuk Flek Hitam, Diformulasikan Adik Oki Setiana Dewi

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:11 WIB

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Sekilas Sama, Perbedaan Bedak Two Way Cake dengan Bedak Padat Biasa Apa Saja?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:10 WIB

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Ini Agenda Kerja Presiden Prabowo di Sulawesi Selatan

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

Diumumkan Depan Prabowo, Pramono Tetapkan Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Rp8 Selama 8 Hari

News | Rabu, 16 September 2026 | 15:07 WIB

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Cashmere Fluffy hingga Korduroi Ringan, Material Hangat Jadi Andalan Gaya Fall/Winter 2026

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

5 Pilihan HP Murah Bersertifikasi IP Tinggi Harga Rp2 Jutaan, Anti Air dan Debu Ekstrem!

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Video Serangan Brutal Jhon van Beukering Beredar, Jadi Bukti Baru? Korban Terlihat Tersungkur

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 15:04 WIB

×