IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Achmad Fauzi

Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
IHSG Bisa menuju level 5.750 Hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG merosot tajam sebesar 4,94 persen ke level 5.889 pada perdagangan sesi pertama, Rabu, 3 Juni 2026.
  • Analis memprediksi pelemahan berlanjut karena IHSG menembus batas psikologis 6.000 dengan potensi penurunan ke level 5.750.
  • Penurunan dipicu sentimen peringkat Danantara, pelemahan nilai tukar rupiah, lonjakan harga minyak, serta kekhawatiran evaluasi pasar MSCI.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara tiba-tiba merosot tajam pada perdagangan sesi I, Rabu, 3 Juni 2026. IHSG ditutup anjlok 4,94 persen ke level 5.889 pada sesi I ini.

Analis Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis dalam riset teknikalnya melihat IHSG, tengah dalam masuk ke psikologis 6.000. Dalam artian, IHSG telah menuju batas harga wajarnya.

Sehingga, hal ini mengingdikasikan adanya bearish continuation atau bisa melanjutkan pelemahannya hingga perdagangan berakhir.

"Breaklow support psikologis 6000 menjadi indikasi Bearish continuation," ujar Alrich dalam risetnya yang dikutip, Rabu (3/6/2026).

Ia melanjutkan, jika IHSG ditutup pada sesi I ini merosot hingga di bawa level 6.000, maka bisa ke level terendah hingga 5.750.

Pengunjung melintas dibawah layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (18/3/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
IHSG Bisa menuju level 5.750 Hari ini. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Jika ditutup di bawah 6.000, waspadai pelemahan lanjutan ke suppport area berikutnya 5.900 dan 5.750," kata Alrich.

Penyebab IHSG Ambruk

Phintraco Sekuritas menilai terdapat sejumlah faktor yang memicu aksi jual besar-besaran di pasar saham domestik, mulai dari sentimen terkait Danantara, pelemahan rupiah, lonjakan harga minyak dunia hingga kekhawatiran terhadap hasil evaluasi pasar modal Indonesia oleh MSCI.

Salah satu sentimen yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah keputusan Moody's Ratings yang menetapkan peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management.

baca juga

"Selain itu, nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mata uang Garuda melemah hingga menembus level Rp17.926 per dolar Amerika Serikat (AS)," tulis Phintraco Sekuritas seperti dikutip, Rabu (3/6/2026).

Harga Minyak Kembali Naik

Menurut Phintraco Sekuritas, pelemahan rupiah tidak lepas dari kembali menguatnya harga minyak dunia yang memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta meningkatnya tekanan inflasi.

Belum tercapainya kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran menjadi salah satu faktor yang mendorong harga minyak kembali naik setelah sebelumnya sempat terkoreksi.

Kondisi tersebut menimbulkan kecemasan baru di pasar mengingat inflasi Indonesia pada Mei 2026 telah meningkat menjadi 3,08 persen secara tahunan (year on year/YoY).

Meski inflasi masih berada dalam target Bank Indonesia sebesar 1,5 persen hingga 3,5 persen, pelaku pasar khawatir tekanan harga akan semakin besar apabila harga minyak bertahan tinggi dalam waktu yang lama.

"Jika harga minyak bertahan di level tinggi dalam waktu lama, dikhawatirkan inflasi akan kembali meningkat. Sehingga potensi kenaikan BI Rate masih terbuka di tengah potensi kenaikan inflasi dan berlanjutnya depresiasi Rupiah. Tren kenaikan suku bunga berpotensi menjadi sentimen negatif bagi bursa saham," tulis Phintraco.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:04 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:49 WIB

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 11:29 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×