Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 04 Juni 2026 | 08:43 WIB
Rupiah Akhirnya Jebol ke Rp18.000, Purbaya Tak Mau Disalahkan
Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS untuk pertama kali. Foto ist.
baca 10 detik
  • Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS untuk pertama kali.
  • Purbaya bantah fiskal jadi biang kerok pelemahan rupiah.
  • BI perketat transaksi valas dan genjot penggunaan mata uang lokal.

Suara.com - Nilai tukar rupiah akhirnya menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS), memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas ekonomi nasional. Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak jika pelemahan rupiah dikaitkan dengan kondisi fiskal pemerintah.

Berdasarkan data Investing pada Kamis (4/6/2026), kurs dolar AS menguat 49,4 basis poin atau 0,28 persen menjadi Rp18.015. Sepanjang perdagangan, mata uang Negeri Paman Sam bergerak dalam rentang Rp17.937 hingga Rp18.024.

Data Google Finance juga menunjukkan dolar AS sempat menyentuh Rp18.010 pada pukul 06.23 WIB sebelum kembali turun ke kisaran Rp17.971. Sementara data Bloomberg mencatat dolar menguat 0,71 persen secara harian dan terakhir berada di level Rp17.966.

Menanggapi pelemahan rupiah yang semakin mendekati bahkan menembus level Rp18.000 per dolar AS, Purbaya menilai faktor utama berasal dari sentimen pasar dan berbagai rumor yang berkembang dalam beberapa hari terakhir.

"Kalau kita lihat kan tiba-tiba aja penguatannya, pelemahannya 1-2 hari ini kan. Karena ada isu macam-macam, ada rumor macam-macam di pasar," ujar Purbaya.

Pernyataan tersebut sekaligus membantah tudingan sebagian pelaku pasar yang menilai tekanan terhadap rupiah berasal dari memburuknya kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menurut Purbaya, kondisi fiskal Indonesia justru menunjukkan perbaikan. Ia memastikan laporan APBN Mei 2026 akan memperlihatkan kondisi yang lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya.

"Anda pasti menuduh kebijakan fiskal, kan? Banyak yang bilang gara-gara fiskalnya berantakan. Nanti ada update fiskal bulanan. Bulan Mei membaik dibanding April," katanya.

Purbaya menegaskan pemerintah saat ini fokus menjaga fundamental ekonomi nasional. Ia percaya pergerakan rupiah dalam jangka panjang akan mengikuti kekuatan ekonomi domestik.

baca juga

"Pada akhirnya kita percaya rupiah akan ditentukan oleh fondasi ekonominya. Jadi fokus saya di situ," ujarnya.

Purbaya Lempar Bola ke BI

Menariknya, Purbaya juga menegaskan belum ada kebutuhan untuk menggelar rapat darurat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) guna membahas pelemahan rupiah. Menurutnya, pengelolaan nilai tukar masih menjadi wilayah kewenangan Bank Indonesia (BI).

"Pertama itu kan jurisdiksi Bank Sentral untuk menjaga nilai tukar. Itu biar mereka jalan dulu," kata Purbaya.

Meski demikian, ia membuka peluang koordinasi lebih intensif apabila tekanan terhadap rupiah semakin besar dan membutuhkan langkah bersama antara pemerintah dan otoritas moneter.

BI Siaga Penuh Jaga Rupiah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

BI Ikut Urus Sektor Riil dan Ciptakan Lapangan Kerja di RUU P2SK, Purbaya Akui Tiru AS

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:14 WIB

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Rupiah Dekati Rp 18.000 per USD, Begini Cara Melindungi Keuangan Keluarga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 08:04 WIB

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 18:48 WIB

Terkini

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

QRIS BRI Permudah Transaksi UMKM, Pemilik Depot Yamie di Kutoarjo Ini Rasakan Manfaatnya

Bri | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 05:17 WIB

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×