Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?

M Nurhadi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:55 WIB
Jakarta dan Bali 100 Persen Teraliri Listrik, Bagaimana Nasib Wilayah Lainnya?
Petugas mengecek meteran listrik di Rusun Bendungan Hilir, Jakarta, Selasa (10/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menargetkan perluasan akses listrik ke 2.065 lokasi baru untuk menjangkau 173.853 calon pelanggan pada 2026.
  • Pemerintah menerapkan empat strategi infrastruktur adaptif untuk mengatasi tantangan geografis di wilayah terpencil hingga daerah pelosok Indonesia.
  • Rasio elektrifikasi nasional berhasil mencapai 99,83 persen pada triwulan I 2026 berkat optimalisasi program kelistrikan sejak 2025.

Suara.com - Akses terhadap energi listrik yang merata dan berkeadilan terus dipacu oleh Pemerintah Indonesia melalui koridor kebijakan strategis.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi telah memasang target ambisius berupa perluasan jaringan dan akses listrik di 2.065 lokasi baru di seluruh penjuru tanah air, dengan proyeksi mampu menjangkau hingga 173.853 calon pelanggan teranyar.

Langkah akselerasi ini berjalan beriringan dengan capaian impresif sektor ketenagalistrikan nasional, di mana per triwulan I 2026, rasio elektrifikasi di Indonesia dilaporkan telah berhasil menyentuh angka 99,83 persen.

Guna memastikan setiap wilayah mendapatkan pasokan daya yang optimal, pemerintah tidak menerapkan kebijakan tunggal yang kaku.

Karakteristik geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan menuntut adanya penyesuaian infrastruktur yang adaptif di setiap daerah.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Tri Winarno, menegaskan bahwa formulasi kebijakan ke depan akan mengandalkan pendekatan yang berbasis pada kondisi riil di lapangan.

Sinergi ini diharapkan mampu memecahkan kebuntuan distribusi listrik di wilayah-wilayah yang secara geografis sulit dijangkau oleh infrastruktur konvensional.

"Dalam upaya memperluas akses listrik, pemerintah sudah telah menetapkan empat strategi yang sesuai dengan kondisi wilayah, di mana terdiri dari perluasan jaringan atau grid, kemudian mini-grid, PLTS individual dan battery, dan terakhir dengan bantuan pasang baru listrik (BPBL)," kata Tri saat rapat dengar pendapat dengan komisi XII DPR RI yang dikutip pada Jumat (5/6/2026).

Langkah taktis tersebut diintegrasikan ke dalam peta jalan Program Listrik Desa (Lisdes) serta skema Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) untuk periode lima tahunan, yakni 2025-2029.

baca juga

Peta jalan ini dirancang sebagai solusi jangka panjang dalam menuntaskan isu ketimpangan energi berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat yang bermukim di wilayah terpencil, kawasan terluar, serta titik-titik pemukiman yang selama ini belum terkoneksi dengan jaringan transmisi utama.

Menengok ke belakang pada tahun anggaran 2025, pemerintah pada awalnya mematok target pembangunan infrastruktur kelistrikan di 1.285 lokasi dengan sasaran 77.616 pelanggan.

Melalui langkah efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan anggaran negara, target performa tersebut berhasil ditingkatkan menjadi 1.516 lokasi strategis.

"Di mana dalam perjalanan kita mengalami optimisasi anggaran yang dapat meningkat menjadi 1.516 lokasi di mana realisasi konstruksi sudah selesai 100 persen,” ujarnya.

Memasuki tahun berjalan 2026, Kementerian ESDM menaikkan volume cakupan program secara masif ke 2.065 lokasi guna memberikan daya listrik kepada 173.853 pelanggan baru.

Tren ekspansi ini diproyeksikan akan terus menanjak dan mencapai puncaknya pada tahun 2027, dengan membidik 2.759 lokasi serta memfasilitasi 215.108 pelanggan. Sementara untuk fase akhir peta jalan, target perbaikan infrastruktur ditetapkan masing-masing merata di 1.735 lokasi pada tahun 2028 dan menyisakan 1.942 lokasi pada tahun 2029.

Pertumbuhan ketersediaan daya listrik di Indonesia menunjukkan grafik kenaikan yang sangat positif jika ditarik dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir.

Lonjakan angka interkoneksi ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membangun fondasi ekonomi yang kuat dari pinggiran, mengingat listrik merupakan penggerak utama sektor digitalisasi dan produktivitas bagi generasi muda maupun pelaku usaha di daerah.

"Data pada triwulan I tahun 2026, rasio elektrifikasi di Indonesia mencapai 99,83 persen. Meningkat signifikan dibanding 91,16 persen pada tahun 2016,”

Perkembangan mutakhir di tingkat regional juga menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Beberapa wilayah pusat ekonomi dan destinasi wisata internasional utama tercatat sudah berhasil menuntaskan agenda modernisasi energi ini secara menyeluruh hingga ke pelosok terkecil.

"Beberapa provinsi telah mencapai 100 persen, yaitu Bali dan Jakarta," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027

Cuci Gudang, Persija Jakarta Sudah Lepas 7 Pemain Jelang Musim 2026/2027

Bola | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:35 WIB

Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik

Usut Proyek BGN Era Dadan Hindayana, Kejagung Temukan Vendor Konveksi Suplai 21 Ribu Motor Listrik

Otomotif | Jum'at, 05 Juni 2026 | 10:50 WIB

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Di Tengah Tekanan Ekonomi, Jakarta Fair 2026 Tetap Bidik Target Transaksi Tinggi

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:52 WIB

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

BTN JAKIM 2026 Buka Race Expo, Dorong Perputaran Ekonomi dan UMKM Jakarta

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:03 WIB

Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs

Kasus Korupsi MBG, Begini Nasib Motor Listrik Hasil Mark Up dan SPPG yang Terafiliasi Dadan Cs

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:58 WIB

Persija Umumkan Lepas Allano Lima Meski Ingin Bertahan

Persija Umumkan Lepas Allano Lima Meski Ingin Bertahan

Bola | Kamis, 04 Juni 2026 | 13:28 WIB

Terkini

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:18 WIB

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:16 WIB

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:15 WIB

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:13 WIB

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:06 WIB

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:03 WIB

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:02 WIB

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Soal Infertilitas: Sperma Kosong, Bayi Tabung hingga Mitos Gaya Hubungan Intim

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Liburan ke Malioboro Makin Asyik, Becak Listrik Gratis Kembali Beroperasi

Foto | Rabu, 22 Juli 2026 | 09:00 WIB

×