Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara

Achmad Fauzi

Selasa, 15 September 2026 | 19:34 WIB
Adhi Karya Tetap Akan Bangun 12 Lokasi Apartemen Mangkrak Pakai Uang Danantara
LRT City Cibubur.
baca 10 detik
  • BP BUMN dan Adhi Karya menggunakan dana Danantara Indonesia sebesar Rp456 miliar untuk merampungkan proyek LRT City di 12 lokasi.
  • Aminuddin Ma'ruf menyatakan proses inventarisasi dan identifikasi lokasi mangkrak akan berlangsung hingga 1 Oktober 2026 di Jakarta.
  • Pemerintah bersama Danantara membuka opsi pembangunan kembali atau pengembalian dana bagi 2.400 unit yang belum diserahterimakan kepada konsumen.

Suara.com - Badan Pengaturan (BP) BUMN memastikan proyek LRT City tetap akan dibangun sampai selesai. PT Adhi Karya (Persero) selaku pemiliki proyek akan menggunakan dana dari guyuran dana dari Danantara Indonesia untuk merampungkan proyek tersebut.

Wakil BP BUMN, Aminuddin Ma'ruf, menjelaskan setidak ada 12 lokasi yang akan dibangun menjadi apartermen termasuk LRT City.

Adapun, Lokasinya tersebar di Tebet, Ciracas, Cibubur, Oase Park Ciputat, Green Avenue (Bekasi), Grand Central (Bogor), Cisauk, Adhi City (Sentul), dan sebagainya.

"Memang kita ada rencana membangun semuanya di 12 titik, di 12 lokasi," ujarnya saat ditemui di Kantor BP BUMN, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

LRT City.
LRT City.

Sampai saat ini, Aminuddin mengaku tengah investarisir lokasi-lokasi LRT City yang tengah mangkrak. Sampai saat ini, dia bilang memang belum ada pilihan pengembalian dana atau refund.

"Minggu ini sampai minggu depan saya rencana keliling lokasi itu. Nanti kita identifikasi mana yang pertama pasti yang paling layak untuk dilanjutkan. Yang kedua yang keterjualannya sudah paling banyak, pasti kita dahulukan. Tapi memang 12 lokasi itu kita mau bangun semuanya," ucapnya.

Menurut Aminuddin, proses inventaris akan berlangsung hingga 1 Oktober 2026 mendatang. Setelah itu, semua pihak akan memutuskan langkah apa yang akan dipilih.

"Kami akan melaksanakan pertemuan lagi paling lambat tanggal 15 Oktober. Dan itu finalisasinya," katanya.

Sebelumnya, Danantara akan mengguyur dana Rp456 miliar agar proyek yang tadinya mangkrak bisa hidup kembali. Dana itu akan menyelesaikan 2.000 unit hunian,

baca juga

Sedangkan, BP BUMN dan Danantara Indonesia membuka opsi untuk pengembalian dana atau refund kepada para konsumen LRT City. Opsi diambil agar persoalan mangkraknya proyek tersebut tidak berlarut.

Berdasarkan pemetaan Adhi Karya, dari sekitar 5.400 unit yang telah terjual, sebanyak 3.000 unit telah diserahterimakan kepada konsumen.

Sementara itu, masih terdapat sekitar 2.400 unit yang belum dapat diserahterimakan dan tersebar di sejumlah proyek LRT City.

"Bagaimanapun kan ini harus diselesaikan. Nggak mungkin apa nanti merugikan konsumen kita kan. Jadi bagi saya ini harus diselesaikan, baik itu penyelesaian apakah nanti kita mengembalikan atau kita membangun. Itu harus diselesaikan itu instruksi dari saya ya, mau ini dibayarin direfund dulu, ini harus diselesaikan. Bukan berarti itu dibiarin mangkrak begitu," imbuh Kepala BP BUMN, Dony Oskaria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

LRT City Tak Kunjung Diserahterimakan, Refund Jadi Salah Satu Opsi

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 16:21 WIB

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Danantara Mau Genggam Saham BEI 40%, Keluarkan Dana Rp517,5 Miliar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 15:16 WIB

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

DSI Sudah Tepat Jadi Pengawas dan Penyelaras Data Ekspor

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 13:11 WIB

Terkini

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

×