Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Liberty Jemadu

Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB
Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini
Sebanyak 15 perusahaan telah mendaftarkan rencana IPO di Bursa Efek Indonesia dengan nilai indikatif mencapai Rp3,67 triliun. Di saat yang sama investor asing ramai-ramai meninggalkan pasar modal Indonesia. [Antara]
  • Sebanyak 15 perusahaan telah mendaftarkan rencana IPO di Bursa Efek Indonesia dengan nilai indikatif mencapai Rp3,67 triliun.
  • Antrean IPO tetap berlangsung meski investor asing melakukan aksi jual saham senilai Rp53,97 triliun sepanjang 2026.
  • OJK terus mendorong minat perusahaan melakukan IPO melalui edukasi, pendampingan, serta penyederhanaan regulasi dokumen penawaran umum saham.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan ada 15 perusahaan yang siap menawarkan saham perdana atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI), meski pasar modal Indonesia sedang ditinggalkan oleh para investor asing.

Menurut data OJK, sepanjang 2026 investor asing sudah menjual saham-saham Indonesia senilai Rp 53,97 triliun. Sementara Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada hari ini, Jumat (5/6/2026) sudah anjlok ke 5.594.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi mengatakan 15 perusahaan sudah mengajukan permohonan pernyataan pendaftaran untuk IPO tahun ini.

“Ke depan, kita harapkan akan kembali mengundang minat perusahaan untuk melakukan penghimpunan modal melalui proses IPO yang kita harapkan dari waktu ke waktu akan mengalami peningkatan dan pertumbuhan kembali,” kata Hasan dalam konferensi pers hasil RDKB Mei 2026 di Jakarta, Jumat.

Hasan menerangkan 15 perusahaan masuk dalam antrean IPO hingga akhir Mei 2026, dengan nilai indikatif Rp3,67 triliun.

Ia menjelaskan bahwa secara umum, OJK tetap aktif melakukan berbagai upaya untuk mendorong minat perusahaan memanfaatkan pasar modal melalui penawaran umum perdana (IPO), yang dapat menjadi alternatif pendanaan jangka panjang bagi kegiatan usaha perusahaan.

Menurut Hasan, OJK secara rutin menyelenggarakan program sosialisasi dan edukasi kepada calon emiten dari berbagai daerah, sektor, dan skala usaha, termasuk perusahaan menengah serta perusahaan dengan potensi pertumbuhan tinggi.

Kegiatan tersebut dilakukan melalui program sosialisasi, coaching clinic, dan forum diskusi bersama pelaku pasar guna memberikan pemahaman mengenai manfaat IPO, mekanisme dan teknis pencatatan saham, serta berbagai persiapan yang diperlukan untuk menjadi perusahaan terbuka.

Hasan menambahkan, OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) juga menjalankan program pengembangan finansial daerah menuju IPO melalui coaching clinic yang melibatkan profesi penunjang pasar modal.

Program tersebut bertujuan membantu perusahaan yang menghadapi hambatan dalam proses IPO sekaligus meningkatkan kesiapan dari aspek tata kelola, pelaporan keuangan, struktur organisasi, dan kepatuhan lainnya yang menjadi persyaratan utama sebelum perusahaan dapat melakukan penawaran saham melalui IPO.

Selain itu, OJK saat ini juga tengah melakukan kajian terhadap regulasi penawaran umum, termasuk penyederhanaan dokumen penawaran umum. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat proses penawaran umum tanpa mengurangi kualitas perusahaan tercatat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:48 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Terkini

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Badai PHK di Industri Tambang Akibat Pemangkasan RKAB, Kementerian ESDM Buka Suara

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:23 WIB