Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor

Achmad Fauzi

Jum'at, 05 Juni 2026 | 12:48 WIB
IHSG Ambruk 2,53% dan 624 Saham Anjlok di Sesi I, TINS Bisa Jadi Pilihan Investor
IHSG kembali ambruk lagi sesi I ini. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IHSG melemah 147 poin atau 2,53 persen ke level 5.692 pada sesi pertama perdagangan Jumat, 5 Juni 2026.
  • Pelemahan dipicu ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah akibat negosiasi gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran yang rapuh.
  • Sentimen negatif lain berasal dari kekhawatiran arus keluar modal asing serta rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat periode Mei.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lagi pada perdagangan sesi I, Jumat, 5 Juni 2026. IHSG pada sesi pertama perdagangan turun 147 poin atau 2,53 persen ke level 5.692.

Berdasarkan riset Pilarmas Investindo Sekuritas, menjelaskan pelemahan IHSG sejalan dengan tekanan yang juga terjadi di bursa saham Asia.

Pelaku pasar masih dibayangi ketidakpastian terkait proses gencatan senjata antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dinilai masih rapuh.

"Laporan tentang negosiasi yang terhenti kontras dengan pernyataan Presiden Donald Trump bahwa pembicaraan terus berlanjut dan hampir selesai, membuat pasar waspada terhadap risiko geopolitik baru di Timur Tengah," tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya.

Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
Warga melintas di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]

Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menyatakan negosiasi perdamaian dengan Iran mendekati tahap akhir dan mengisyaratkan tidak ingin kembali ke konflik berskala penuh. Namun di sisi lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut belum ada kemajuan berarti dalam pembicaraan tersebut.

Ketidakpastian semakin bertambah setelah kelompok Hizbullah yang didukung Iran menolak proposal gencatan senjata yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon.

Selain perkembangan geopolitik, perhatian investor juga tertuju pada laporan ketenagakerjaan AS periode Mei yang dinilai dapat memberikan petunjuk mengenai kondisi pasar tenaga kerja serta arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed.

Pilarmas menilai data tenaga kerja AS yang masih menunjukkan ketahanan ekonomi berpotensi memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun. Kondisi tersebut dipicu kekhawatiran terhadap tekanan inflasi akibat kenaikan harga energi yang dipengaruhi konflik di Timur Tengah.

Dari dalam negeri, tekanan terhadap IHSG masih dipengaruhi oleh pelemahan nilai tukar rupiah serta kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi berlanjutnya arus keluar modal asing atau capital outflow.

baca juga

Sentimen lain yang turut membebani pasar adalah kegelisahan investor terkait kemungkinan peninjauan atau reklasifikasi status pasar modal Indonesia oleh MSCI. Meski demikian, sebelumnya Bursa Efek Indonesia menyatakan optimistis Indonesia tetap mempertahankan status sebagai emerging market dalam penilaian MSCI tahun ini.

Untuk rekomendasi perdagangan, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan beli saham PT Timah Tbk (TINS) dengan area support dan resistance pada level 3.100 hingga 3.390.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan sesi I ini, sebanyak 23,37 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 21,07 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,29 juta kali.

Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 115 saham bergerak naik, sedangkan 624 saham mengalami penurunan, dan 220 saham tidak mengalami pergerakan.

Pada sesi pertama perdagangan hari ini, saham-saham yang mencatatkan kenaikan terbesar antara lain MPRO, ABDA, RGAS, TPIA, dan MUTU.

Sementara saham yang mengalami pelemahan terdalam adalah APIC, WEHA, ALKA, ASPR, dan CBUT.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Beli Saham Global Kini Bisa Lewat Token Kripto

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:28 WIB

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

IHSG Tiba-tiba Hijau Saat Pembukaan Jumat Pagi ke Level 5.846, Saham TPIA Jagoan

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 09:14 WIB

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

IHSG Terperosok Rp1,4 Triliun, Ada Potensi Technical Rebound Tipis Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:18 WIB

Terkini

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:45 WIB

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:42 WIB

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:41 WIB

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39 WIB

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual

Bogor | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:36 WIB

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif

Malang | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:35 WIB

×