Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 Juni 2026 | 23:33 WIB
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
Warga mengamati layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (3/6/2026). [ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/bar]
  • BBCA anjlok 6,45%, sentuh level terendah dalam lima tahun.
  • BBRI turun ke Rp2.740, asing masih gencar melakukan net sell.
  • Analis nilai koreksi tajam mulai buka peluang akumulasi saham.

Suara.com - Tekanan terhadap saham-saham perbankan jumbo belum menunjukkan tanda mereda. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) kembali terperosok ke level terendah dalam lima tahun terakhir setelah dihantam aksi jual investor asing secara masif sepanjang 2026.

Pada penutupan perdagangan Jumat (5/6/2026), saham BBCA anjlok 6,45 persen atau turun 350 poin ke level Rp5.075 per saham. Posisi tersebut sekaligus menjadi level terendah dalam 52 pekan dan menyeret kapitalisasi pasar perseroan menjadi Rp619,36 triliun.

Sementara itu, saham BBRI ditutup melemah 2,49 persen ke level Rp2.740 per saham. Harga saham bank pelat merah tersebut bahkan sempat menyentuh Rp2.730 pada perdagangan intraday, yang juga menjadi titik terendah dalam setahun terakhir.

Koreksi tajam kedua saham perbankan terbesar di Indonesia itu mempertegas sentimen negatif yang masih membayangi pasar modal domestik. Sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD), BBCA telah kehilangan lebih dari sepertiga nilainya, sedangkan BBRI juga mencatat pelemahan signifikan di tengah meningkatnya kekhawatiran investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dan likuiditas pasar.

Jika dibandingkan dengan posisi lima tahun lalu, harga kedua saham tersebut kini telah kembali ke level yang pernah tercatat pada 2021. Kondisi ini menjadikan BBCA dan BBRI sebagai dua emiten perbankan besar yang mengalami erosi nilai paling dalam akibat gelombang keluar dana asing dari pasar saham Indonesia.

Data perdagangan menunjukkan investor asing menjadi faktor utama di balik tekanan tersebut. Sepanjang 2026, saham BBCA mencatatkan aksi jual bersih (net sell) asing mencapai Rp31,34 triliun. Adapun BBRI membukukan net sell asing sebesar Rp9,57 triliun.

Data kepemilikan saham juga mengindikasikan penurunan eksposur investor global terhadap sektor perbankan nasional. Kepemilikan asing di BBCA hingga akhir Mei 2026 tercatat menyusut 10,07 persen dibandingkan posisi akhir 2025 menjadi sekitar 36,91 miliar saham. Sementara kepemilikan asing di BBRI turun 6 persen menjadi sekitar 41,6 miliar saham.

Meski demikian, sejumlah analis melihat koreksi yang sangat dalam tersebut mulai membuka ruang bagi investor jangka panjang untuk melakukan akumulasi secara bertahap. Dengan valuasi yang kini jauh lebih murah dibandingkan rata-rata historisnya, saham-saham bank besar dinilai mulai memasuki area yang menarik, terutama bagi investor yang percaya fundamental sektor perbankan nasional masih relatif kuat.

Namun demikian, peluang rebound masih akan sangat bergantung pada kembalinya aliran dana asing dan perbaikan sentimen terhadap pasar keuangan Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:40 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB