RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Achmad Fauzi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB
RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia
Ilustrasi proyek energi terbarukan
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri memperluas diplomasi ekonomi sektor energi ke kawasan Amerika Latin dan Karibia.
  • PLN Indonesia Power menjajaki peluang investasi energi bersih melalui kolaborasi strategis dengan mitra di wilayah tersebut.
  • Perusahaan memanfaatkan kapabilitas operasional 22,1 GW untuk mengembangkan proyek energi surya dan hidro guna memperkuat pasar global.

Suara.com - Pemerintah Indonesia terus memperluas diplomasi ekonomi dan investasi di sektor energi dengan menggandeng negara-negara di kawasan Amerika Latin dan Karibia (Amlatkar).

Upaya tersebut turut melibatkan PLN Indonesia Power (PLN IP) yang mulai menjajaki peluang kerja sama dan investasi energi di kawasan tersebut.

Langkah itu mengemuka dalam forum 2nd Ambassadors’ Dialogue on Enhancing Trade and Investment Cooperation between Indonesia and Latin America and the Caribbean yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia di Jakarta.

Wakil Menteri Luar Negeri RI Arief Havas Oegroseno menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama investasi energi dengan negara-negara Amerika Latin dan Karibia. Menurutnya, hubungan ekonomi kedua kawasan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

PLN Indonesia Power (PLN IP) pastikan pasokan listrik cukup saat perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di wilayah Maluku dan sekitarnya.
Ilustrasi proyek energi

"Indonesia berkomitmen memperluas jejak investasi di sektor energi ke kawasan Amerika Latin, menyusul keberhasilan kerja sama yang telah berjalan di Timur Tengah dan Afrika. Ini adalah situasi yang saling menguntungkan (win-win situation), di mana Indonesia siap menjadi pintu masuk strategis (staging ground) bagi bisnis Anda untuk menembus pasar Asia, begitu pula sebaliknya," ujar Arief Havas Oegroseno seperti dikutip, Minggu (7/6/2026).

Peluang tersebut disambut positif oleh PLN Indonesia Power yang melihat kawasan Amerika Latin dan Karibia sebagai wilayah strategis untuk mendukung ekspansi bisnis energi berkelanjutan di tingkat global.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan perusahaan siap memperluas kontribusinya tidak hanya sebagai penopang ketenagalistrikan nasional, tetapi juga sebagai perusahaan energi yang mampu bersaing di pasar internasional.

"Kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi bersih, dan kami siap menghadirkan pengalaman, teknologi, serta kapabilitas yang telah kami bangun di Indonesia untuk menciptakan nilai tambah bersama para mitra internasional. Langkah ini sekaligus mendukung agenda diplomasi ekonomi Indonesia dan percepatan transisi energi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan," kata Bernadus.

Partisipasi PLN Indonesia Power dalam forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Indonesia dalam pengembangan energi hijau di pasar global. Perusahaan juga memanfaatkan momentum itu untuk memperkenalkan kapabilitas dan pengalaman yang dimiliki dalam mengelola sektor pembangkitan listrik.

baca juga

Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power Julita Indah menjelaskan bahwa perusahaan saat ini memiliki kapabilitas end-to-end dalam mengelola pembangkit nasional dengan kapasitas mencapai 22,1 gigawatt (GW). Pengalaman tersebut menjadi modal penting untuk membuka peluang kerja sama investasi dengan mitra internasional.

"Kehadiran PLN Indonesia Power dalam forum ini merupakan momentum krusial bagi korporasi untuk mendemonstrasikan kapabilitas operasional dan keunggulan strategis kami di sektor energi. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi para mitra di kawasan Amerika Latin dan Karibia untuk mengoptimalkan potensi investasi yang saling menguntungkan," bebernya,

Selain menjajaki peluang investasi, PLN Indonesia Power juga membidik pengembangan energi baru terbarukan di kawasan tersebut melalui anak usahanya, PLN IP Renewables.

Julita mengatakan kawasan Amerika Latin dan Karibia memiliki potensi besar untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) karena didukung tingkat radiasi matahari yang tinggi. Selain itu, perusahaan juga melihat peluang pada pengembangan proyek Mini Hydro.

"Dengan dukungan radiasi matahari yang tinggi di kawasan tersebut, kami sangat tertarik untuk mengeksplorasi proyek Solar PV berskala besar. Selain itu, kami juga melihat peluang besar pada pengembangan Mini Hydro dengan memanfaatkan keunggulan teknologi turbin andal yang kami miliki. Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya untuk studi kelayakan bersama, kemitraan operasional, hingga skema pendanaan strategis," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 16:47 WIB

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

ESDM Kantongi 24 Ribu Hektare Lahan untuk Proyek PLTS

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 19:09 WIB

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI

Bisnis | Senin, 25 Mei 2026 | 18:15 WIB

Terkini

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar

Jatim | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:44 WIB

4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi

4 Orang Tewas dalam Kecelakaan Brio vs Fuso di Bangka Tengah, Begini Dugaan Awal Polisi

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:37 WIB

Dimeriahkan Marion Jola, Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Berakhir Sukses

Dimeriahkan Marion Jola, Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Berakhir Sukses

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Dampak Bahaya Tone Deaf, saat Ucapan Merusak Empati dan Pertemanan

Dampak Bahaya Tone Deaf, saat Ucapan Merusak Empati dan Pertemanan

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:30 WIB

The Blue Road Rilis Teaser, Son Suk Ku dan Eita Nagayama Siap Buru Pembunuh

The Blue Road Rilis Teaser, Son Suk Ku dan Eita Nagayama Siap Buru Pembunuh

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Gambut Mengering dan Kearifan Lokal Kian Terabaikan

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:12 WIB

Kanye West gelar konser perdana, puluhan ribu penonton padati GBK

Kanye West gelar konser perdana, puluhan ribu penonton padati GBK

Video | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Tragis! Atlet Selam Jepara di Porprov Jateng 2026 Tewas Tenggelam, Ini Kronologinya

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:06 WIB

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Ze Gomes Siapkan Taktik Khusus Jelang Laga Tensi Tinggi Menghadapi Persebaya Surabaya

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:05 WIB

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

PT Kristalin Ekalestari: Profil, Penyebab Cabut Izin Tambang, dan Sanksi

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×