Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.595.000
IHSG 5.594,765
LQ45 557,746
Srikehati 272,472
JII 338,801
USD/IDR 18.015

PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Minggu, 07 Juni 2026 | 12:47 WIB
PNM Mekaar Dorong Pemberdayaan Nasabah Ultra Mikro untuk Tekan Ketergantungan pada Rentenir
Sejumlah nasabah perempuan ultra mikro berbagi cerita dan pengalaman usaha dalam kegiatan kelompok PNM Mekaar yang menjadi ruang pendampingan sekaligus penguatan solidaritas antar pelaku usaha. (Dok. PNM)

Suara.com - Bagi sebagian pengusaha ultra mikro, kebutuhan modal sering datang di waktu yang tidak bisa ditunda. Ada bahan baku yang harus dibeli, pesanan yang perlu dipenuhi, anak yang harus sekolah, atau kebutuhan rumah tangga yang mendesak. Dalam situasi seperti itu, layanan pinjaman yang terlihat cepat dan mudah kerap menjadi pilihan pertama. Namun, di balik kemudahan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang kemudian menghadapi beban baru karena pola pembayaran yang tidak ringan, kewajiban yang terus membayangi yang dapat mengganggu keberlangsungan usaha.

Fenomena rentenir dan praktik pinjaman informal masih menjadi tantangan bagi masyarakat yang belum sepenuhnya memiliki akses terhadap layanan keuangan formal. Bagi kelompok masyarakat yang belum bankable, keterbatasan dokumen, agunan, skala usaha, hingga literasi keuangan sering kali menjadi penghalang untuk mendapatkan pembiayaan yang aman dan terarah. Akibatnya, pilihan yang dianggap cepat di awal justru dapat berubah menjadi persoalan yang menghambat perkembangan usaha.

Di tengah kondisi tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Mekaar hadir sebagai akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro. PNM Mekaar memberikan layanan pembiayaan tanpa agunan, berbasis kelompok, serta didampingi melalui Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM). Lebih dari sekadar modal, PNM juga menghadirkan pemberdayaan melalui pelatihan, pendampingan usaha, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan kapasitas usaha.

PNM telah melayani lebih dari 22,9 juta nasabah perempuan dengan jaringan layanan yang menjangkau 58 kantor cabang dan 6.165 kecamatan di Indonesia. Sepanjang 2025, PNM juga telah melaksanakan pelatihan sebanyak 52.394 kali dengan jumlah peserta mencapai 1.853.170 orang. Data tersebut menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya dilakukan melalui akses pembiayaan, tetapi juga melalui proses pendampingan yang terus berjalan di tengah masyarakat.

Nasabah PNM Mekaar mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) sebagai bagian dari pendampingan usaha, literasi keuangan, dan penguatan kedisiplinan usaha ultra mikro di tingkat komunitas. (Dok. PNM)
Nasabah PNM Mekaar mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) sebagai bagian dari pendampingan usaha, literasi keuangan, dan penguatan kedisiplinan usaha ultra mikro di tingkat komunitas. (Dok. PNM)

Bagi nasabah, kehadiran PNM Mekaar menjadi ruang untuk belajar mengelola usaha sekaligus membangun kemandirian. Pertemuan kelompok tidak hanya menjadi tempat membayar angsuran, tetapi juga menjadi ruang saling mengingatkan, saling belajar, dan saling menjaga agar usaha tetap berjalan. Di sana, modal finansial bertemu dengan modal sosial. Ibu-ibu pengusaha tidak berjalan sendiri, karena ada pendampingan dan komunitas yang ikut menopang perjalanan mereka.

Indriana, nasabah PNM Mekaar asal Depok yang memiliki usaha gorengan, pernah menyampaikan pentingnya bagi para ibu untuk lebih bijak dalam memilih akses permodalan. Ia menilai PNM Mekaar bukan hanya memberikan modal usaha, tetapi juga pelatihan usaha serta ruang untuk memperluas pasar melalui Pertemuan Kelompok Mingguan.

“Ibu-ibu yang menjadi andalan ekonomi keluarga harus lebih pintar dalam mengelola usaha dan mendapatkan modal. Kalau saya pilih PNM Mekaar,” ujar Indriana.

Indriana juga menyebutkan bahwa menjadi nasabah PNM Mekaar memberinya manfaat lebih luas, bukan hanya dalam bentuk pembiayaan. Melalui Mekaar, ia merasakan adanya modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial yang membantunya mengembangkan usaha.

“Mekaar memberikan modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Pokoknya jauhi rentenir dan gabung PNM Mekaar. Sudah banyak keuntungan yang saya dapat dari Mekaar,” ungkapnya.

Hal serupa dirasakan Selly, nasabah PNM Mekaar lainnya dari Depok yang menjalankan usaha salon dan parfum. Ia menyebut PNM Mekaar membantunya mengembangkan usaha melalui pembiayaan dan pelatihan. Baginya, akses pembiayaan yang disertai pendampingan memberi rasa lebih aman karena nasabah tidak hanya menerima modal, tetapi juga diarahkan untuk menata usaha secara bertahap.

Selly juga merasakan manfaat yang lebih luas bagi keluarganya, mulai dari mencukupi kebutuhan rumah tangga, menyekolahkan anak, hingga ikut melakukan kegiatan sosial di lingkungannya.

“Jangan terjebak rentenir. Kalau saya tidak mau rentenir, lebih baik ikut PNM Mekaar yang sudah terbukti meningkatkan kemajuan usaha saya dan membuat keluarga semakin sejahtera,” ujarnya.

Pandangan tersebut sejalan dengan pendapat Guru Besar Universitas Jenderal Soedirman, Imam Widhiono, yang menilai bahwa salah satu cara paling efektif untuk menjauhkan masyarakat dari praktik rentenir adalah meningkatkan pendapatan mereka. Menurutnya, pembiayaan dan pendampingan menjadi langkah yang tepat agar masyarakat tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga mampu menumbuhkan usaha secara lebih sehat.

Melalui PNM Mekaar, PNM ingin menghadirkan pilihan yang lebih aman bagi masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal. Pembiayaan tidak berdiri sendiri sebagai pinjaman, tetapi menjadi pintu masuk bagi proses pemberdayaan. Ada pendampingan, ada literasi, ada pelatihan, dan ada ruang bertumbuh bersama.

PNM percaya, ketika perempuan ultra mikro mendapatkan akses pembiayaan yang tepat dan pendampingan yang berkelanjutan, mereka tidak hanya mampu mengembangkan usaha, tetapi juga menata masa depan keluarga. Dari usaha kecil yang dijalankan setiap hari, tumbuh keberanian untuk mandiri, memperbaiki kehidupan, dan melangkah lebih jauh tanpa harus kembali pada jalan pintas yang menyulitkan.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

PNM Siapkan Babak Baru Transformasi, Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:39 WIB

Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar

Dari Pesisir Sorong, Ibu Ragaia Wujudkan Rumah Layak dan Pendidikan Anak Bersama PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 21:00 WIB

RE3 For-E PNM Ubah Limbah Pakaian Menjadi Rantai Manfaat bagi Nasabah Laundry

RE3 For-E PNM Ubah Limbah Pakaian Menjadi Rantai Manfaat bagi Nasabah Laundry

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 21:00 WIB

PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia

PNM Salurkan Pakaian Hasil RE3 For-E untuk Disabilitas dan Lansia

Bisnis | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:00 WIB

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Sambut Idul Adha, PNM Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat dan Pelaku UMKM

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 21:00 WIB

Terkini

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Gegara Ditolak Bank, Pengguna Pinjol Makin Banyak Nilainya Tembus Rp 102,07 T

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:40 WIB

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Khawatir Ada Gelombang PHK, Anggota DPR Ramai-ramai Tolak Kebijakan Kemasan Rokok Polos

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:35 WIB

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

OJK Panggil Paksa Pinjol Solusiku, Penyebabnya Diduga Pelanggaran Berat

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 11:29 WIB

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Akun 'Anak Menkeu' Sebut Purbaya Bakal Gantikan Gubernur BI, Menkeu Diganti?

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 10:37 WIB

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Investor Asing Terus Kabur Buat Kapitalisasi Pasar Susut Jadi Rp 9.807 Triliun

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:38 WIB

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

RI Mulai Garap Potensi Bisnis Energi Terbarukan di Amerika Latin dan Karibia

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:33 WIB

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Mulai 'Panik' Rupiah Terus Loyo, Pemerintah-BI Keluarkan 5 Jurus Jitu

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 09:25 WIB

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bank Mandiri Taspen Dorong Lansia untuk Tetap Aktif dan Produktif

Bisnis | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:05 WIB

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

27 Tahun PNM, Excellence Awards 2026 Jadi Motor Transformasi Budaya Kerja

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:35 WIB

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Devisa Hasil Ekspor Akan Digunakan sebagai Agunan Tunai

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:10 WIB