Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 08 Juni 2026 | 18:35 WIB
Prabowo dalam Tekanan! Media Asing Sebut Anies Baswedan Saat Rupiah dan IHSG Kompak Jebol
Lemahnya nilai tukar rupiah dan IHSG dimanfaatkan sejumlah figur politik untuk kembali tampil di ruang publik. Salah satu yang disorot adalah Anies Baswedan yang mulai melontarkan kritik terhadap ketidakpastian ekonomi nasional. Foto ist.
baca 10 detik
  • Rupiah melemah dan investor asing keluar, tekanan ekonomi meningkat.
  • Tokoh politik mulai kritik pemerintah jelang kontestasi 2029.
  • Kinerja ekonomi berpotensi menentukan arah persaingan politik nasional.

Suara.com - Tekanan terhadap perekonomian Indonesia mulai memunculkan dinamika politik baru. Di tengah jebolnya rupiah, turunnya kepercayaan investor asing, dan meningkatnya sorotan terhadap belanja negara, sejumlah tokoh politik nasional disebut mulai melihat peluang untuk memperkuat posisi menjelang Pemilihan Presiden 2029.

Laporan terbaru harian Singapura, The Straits Times, menyebut Presiden Prabowo Subianto menghadapi kritik yang semakin tajam terkait kondisi ekonomi.

Rupiah disebut menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terburuk di Asia, sementara pasar saham Indonesia mengalami tekanan akibat arus keluar modal asing. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran publik terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintah.

Situasi itu dimanfaatkan sejumlah figur politik untuk kembali tampil di ruang publik. Salah satu yang disorot adalah Anies Baswedan yang mulai melontarkan kritik terhadap ketidakpastian ekonomi nasional.

Pengamat politik menilai langkah tersebut merupakan upaya membangun kembali basis dukungan politik sekaligus menguji sentimen publik terhadap pemerintahan saat ini.

Meski pemilu masih tiga tahun lagi, berbagai manuver politik dinilai mulai menghangat seiring meningkatnya perhatian masyarakat terhadap isu ekonomi. Kondisi ini menunjukkan bahwa stabilitas ekonomi akan menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi peta persaingan politik menuju 2029.

Dikeathui, nilai tukar rupiah terus tertekan terhadap dolar AS hingga penutupan perdagangan, Senin 8 Mei 2026. Bahkan, rupiah terus cetak rekor terburuknya.

Berdasarkan data kompilasi pasar spot Bloomberg, rupiah ditutup melemah ke level Rp 18.187 per dolar AS atau turun sebesar 151 poin atau setara 0,8  persen.

Senasib dengan rupiah, IHSG juga mengalami pelemahan pada penutupan Senin ini ke level 5.342 atau turun 4,52 persen.

baca juga

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG ini imbas dri hilangnya kepercayaan investor asing ke pasar saham Indonesia.

"Selain itu, sentimen Iran dan Israel saling melakukan serangan, sehingga mengancam gencatan senjata yang rapuh. Akibatnya harga minyak mentah naik lebih dari 4 persen, sehingga meningkatkan risiko akan potensi kenaikan inflasi yang berlanjut serta potensi pelebaran defisit APBN 2026," tulis Phintraco Sekuritas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah

Rupiah-IHSG Ambruk, Purbaya Akui Kelemahannya Ada di Komunikasi Pemerintah

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 18:28 WIB

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Kepercayaan Investor Asing Hilang, Rupiah dan IHSG Kompak Melemah Hari Ini

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:52 WIB

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 16:42 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×