Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi

Dicky Prastya

Senin, 08 Juni 2026 | 16:42 WIB
Rupiah Jeblok ke Rp 18.100, Purbaya Ungkap Nasib Utang Pemerintah dan Subsidi Energi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan keterangan saat konferensi pers APBN KiTa edisi Mei 2026 di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/tom]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan nilai tukar Rupiah berdampak minim terhadap pembayaran utang pemerintah Indonesia saat ini.
  • Pemerintah menggunakan strategi lindung nilai alami melalui penerbitan surat utang global untuk menutup beban pembayaran utang luar negeri.
  • Kementerian Keuangan telah melakukan simulasi perhitungan subsidi energi dengan asumsi nilai tukar yang sudah melampaui angka dalam APBN.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau nilai tukar Rupiah yang terus anjlok terhadap Dolar AS hanya berdampak minim pada pembayaran utang Pemerintah maupun subsidi energi.

Menkeu Purbaya mengklaim kalau utang luar negeri sebagian dibayarkan Pemerintah lewat utang juga. Strategi natural hedge atau lindung nilai alami tersebut membuat nilai tukar Dolar AS tidak mengikuti Rupiah saat ini.

"Biasanya kita bayar pakai utang juga ya sebagian ya, dari luar negeri juga kan sumbernya kan. Jadi dolar ke dolarnya sama, natural hedge, enggak ada beban tambahan ke kita. Kecuali saya beli Dolar untuk bayar utang itu," katanya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026, dikutip Senin (8/6/2026).

Selain itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) juga menerbitkan surat utang Pemerintah (government bond) global dengan nilai tukar Dolar AS. Dengan demikian pembayaran utang RI masih bisa tertutup.

"Tahun ini kita terbitkan juga government bond global, yang income-nya dolar. Harusnya disesuaikan dengan pembayaran utang, minimal sudah nutupin kan? Pasti tertutup. Jadi dari sisi pembayaran bunga, pembayaran utang, faktor Rupiah dampaknya amat minim," beber dia.

Begitu pula dengan beban subsidi energi. Purbaya mengakui kalau melemahnya nilai tukar Rupiah kepada Dolar AS memang signifikan. Hanya saja Pemerintah sudah melakukan penghitungan terhadap harga minyak dunia.

Rupiah menguat tipis ke level Rp18.036 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat sore, 5 Juni 2026. [Antara]
Ilustrasi Rupiah ke Dolar AS. [Antara]

Bendahara Negara juga menegaskan kalau penghitungan tersebut tidak mengikuti asumsi APBN dengan nilai tukar Rupiah Rp 16.500 ke Dolar AS. Tapi Purbaya enggan menyebut berapa angka rincinya.

"Waktu itu saya enggak sebutkan juga sebetulnya, asumsi perhitungan nilai tukarnya enggak sama dengan APBN, sudah jauh di atas. Tapi tentunya enggak saya sebutkan ke publik. Takutnya entar orang bilang Menteri Keuangan maunya Rupiah melemah, nanti saya disalahin lagi," paparnya.

"Tapi enggak jauh dari level yang sekarang (Rupiah). Jadi saya enggak harus mengubah simulasi APBN. Jadi yang saya umumkan waktu itu, sudah memasukkan faktor-faktor itu," jelas Purbaya.

baca juga

Diketahui Rupiah semakin melemah ke level Rp18.110 per dolar AS pada perdagangan Senin pagi ini. Mata uang Garuda turun 104 poin atau 0,58% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp 123,8 Triliun di Mei 2026, Purbaya Klaim Manufaktur Mulai Kuat

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 15:52 WIB

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 14:52 WIB

Heboh Influencer Masih Punya Utang Biaya Lahiran Rp 30 Juta, Padahal Gaya Hidupnya Hedon

Heboh Influencer Masih Punya Utang Biaya Lahiran Rp 30 Juta, Padahal Gaya Hidupnya Hedon

Entertainment | Senin, 08 Juni 2026 | 14:29 WIB

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

Prabowo Didesak Segera Ganti Menteri Ekonomi Purbaya Yudhi Sadewa

News | Senin, 08 Juni 2026 | 13:37 WIB

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

IHSG Hancur Lebur di Sesi 1, Saham BBCA dan Big Banks Catat Harga Termurah!

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 12:54 WIB

Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan

Video | Senin, 08 Juni 2026 | 12:45 WIB

Terkini

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bahlil Diserang PDIP Soal Batu Bara PLN, Ade Ginanjar Pasang Badan: Jangan Politisasi Energi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:46 WIB

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

IHSG Bertahan di Atas 6.000, Tapi Dihantam Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:40 WIB

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Tak Sekadar Chatbot, Investor Ritel Bisa Manfaatkan AI untuk Analisis Saham

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Rupiah Menguat Tipis Berkat Sentimen Positif S&P Global Ratings

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:28 WIB

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Aturan Kemasan Rokok Polos Dinilai Ancam 1,2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:23 WIB

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Pengangkatan Keponakan Menteri PU Jadi Komisaris PTPP Atas Usulan BP BUMN-Danantara

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:18 WIB

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Ajinomoto Indonesia Jadi Pelopor PMR Proaktif, Raih PMR Award 2026 dari BPOM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Kas Seret, Pos Indonesia Tunda Bayar Imbal Jasa Sukuk Rp24,11 Miliar

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 14:42 WIB

×