Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Dicky Prastya

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB
Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal
Ilustrasi harga BBM naik. Foto: Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • PT Pertamina resmi menaikkan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax mulai 10 Juni 2026 di seluruh wilayah Indonesia.
  • Ekonom CORE Indonesia menilai penundaan penyesuaian harga menyebabkan lonjakan drastis yang berpotensi memicu guncangan ekonomi bagi masyarakat.
  • Kenaikan harga tersebut berdampak negatif terhadap daya beli konsumen serta meningkatkan tekanan inflasi secara nasional pada saat ini.

Suara.com - Ekonom dari Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyayangkan langkah PT Pertamina (Persero) yang terlalu lama menunda kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax.

Direktur Eksekutif CORE Indonesia, Mohammad Faisal menilai bahwa akibat penundaan tersebut, penyesuaian yang dilakukan saat ini memicu lonjakan harga yang terlampau tinggi dan berpotensi menimbulkan guncangan ekonomi (shock) signifikan bagi masyarakat.

"Mungkin karena juga ditunda, sehingga kenaikan harganya lonjakannya cukup besar. Nah itu yang mungkin saya sayangkan. Seandainya ada pengkondisian sejak awal itu dinaikan pelan-pelan, nah ini mungkin bisa lebih baik hasilnya tidak menimbulkan shock yang terlalu besar," kata Faisal kepada Suara.com, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa sebagai produk BBM non-subsidi, harga Pertamax sejatinya bersifat fluktuatif mengikuti pergerakan harga minyak mentah internasional atau Indonesia Crude Price (ICP). Meski ICP sudah merangkak naik sejak beberapa bulan lalu, Pertamina baru memutuskan untuk mengerek tarif Pertamax saat ini.

Menurutnya, keterlambatan respons ini tidak lepas dari status Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Berbeda dengan badan usaha swasta yang bergerak murni atas pertimbangan profit komersial, Pertamina memikul tanggung jawab pelayanan publik atau public service obligation (PSO).

Executive Director Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal
Executive Director Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal

"BUMN itu perlu melihat bagaimana menjalankan fungsi PSO-nya. Nah, sementara Pertamax ini adalah BUMN non-subsidi yang makin lama penggunaannya itu makin besar, proporsinya terhadap total konsumsi BUMN itu makin besar," papar dia.

Ia memprediksi kalau kenaikan harga BBM ini kemungkinan konsumsi Pertamax sudah melebihi 30 persen, bahkan hampir 40 persen. Maka dari itu kenaikan harga Pertamax sebenarnya sudah bisa diprediksi dan tinggal menunggu waktu.

Namun ia menyayangkan besarnya lompatan harga yang terjadi akibat penundaan penyesuaian tersebut. Kenaikan yang terjadi secara mendadak dan dalam skala besar ini dipastikan akan memukul daya beli konsumen dan memberi tekanan langsung pada angka inflasi nasional.

Faisal menambahkan, dampak lain dari lonjakan harga yang terlampau tinggi ini adalah besarnya potensi pelaku ekonomi atau konsumen untuk beralih ke jenis BBM lebih murah seperti Pertalite.

Namun Faisal mengingatkan bahwa proses migrasi konsumsi ke BBM Pertalite tidak akan berjalan mudah. Sebab Pemerintah dan Pertamina telah memperketat pengawasan penyaluran BBM bersubsidi demi menjaga kuota APBN agar tidak jebol.

"Jadi peralihan konsumen dari Pertamax ke kelas di bawahnya itu juga tidak sangat susah untuk dilakukan pada saat sekarang karena kontrol dalam hal penggunaan dan juga ada kuota, ada pembatasan dari suplai yang untuk Pertalite dan juga Solar," pungkasnya.

Diketahui PT Pertamina Patra Niaga resmi menaikkan harga BBM Pertamax per 10 Juni 2026. Pertamax RON 92 naik dari Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter. Sedangkan Pertamax Green Ron 95 naik dari Rp 12.900 menjadi Rp 17.000 per liter.

Berikut harga BBM Pertamina terbaru 10 Juni 2026

  • Pertamax (RON 92) Rp 16.250 per liter
  • Pertamax Green 95 (RON 95) Rp 17.000 per liter
  • Pertamax Turbo Rp 20.750 per liter
  • Dexlite Rp 23.000 per liter
  • Pertamina Dex Rp 24.800 liter
  • Solar Subsidi Rp 6.800 per liter
  • Pertalite (RON 90) Rp 10.000 per liter

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini

Mekanik Menyerah Bikin Innova Bensin Irit, Cek 4 Mobil Bekas 1200cc Hemat BBM Ini

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:24 WIB

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Pertamax Makin Mahal, Benarkah Mengisi BBM di Pagi Hari Lebih Untung?

Harga Pertamax Makin Mahal, Benarkah Mengisi BBM di Pagi Hari Lebih Untung?

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:59 WIB

Pertamax Tembus Rp16 Ribu, JS Khairen Sindir Balik Cuitan Lawas Partai Gerindra

Pertamax Tembus Rp16 Ribu, JS Khairen Sindir Balik Cuitan Lawas Partai Gerindra

Entertainment | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:55 WIB

Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Pertamina Hari Ini usai Pertamax Naik Sampai Rp16.250

Daftar Lengkap Harga BBM SPBU Pertamina Hari Ini usai Pertamax Naik Sampai Rp16.250

Otomotif | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:07 WIB

Terkini

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:10 WIB

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:52 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:45 WIB

Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat

Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:06 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim (SIMP), Kejaksaan Agung Periksa Maybank

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim (SIMP), Kejaksaan Agung Periksa Maybank

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:58 WIB

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:56 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Rhenald Khasali Duga Ada Pihak Luar Recoki Pemilihan Ketua Umum Hipmi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:47 WIB