Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB
Usai Isu Reshuffle Menkeu, Purbaya Kini Janji Lakukan Penghematan Belanja Besar-besaran
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) II 2026 di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Purbaya siapkan efisiensi dan refocusing belanja besar-besaran pada 2027.
  • Konsumsi pemerintah diproyeksi melambat menjadi 4,3%-7,7%.
  • Target ekonomi 6,5% ditempuh lewat investasi dan reformasi perizinan.

Suara.com - Di tengah mencuatnya isu perombakan kabinet yang sempat menyeret namanya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan efisiensi dan refocusing belanja negara secara besar-besaran pada 2027 sebagai bagian dari strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

Komitmen tersebut disampaikan Purbaya saat Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Dalam pemaparannya, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,8%-6,5% pada 2027, dengan target jangka menengah menuju level 8% pada 2029.

Namun, target ambisius tersebut tidak akan ditempuh melalui ekspansi belanja negara yang agresif. Sebaliknya, pemerintah memilih jalur efisiensi anggaran dan penataan ulang prioritas belanja.

Data yang dipaparkan Purbaya menunjukkan konsumsi pemerintah pada 2027 diperkirakan hanya tumbuh 4,3%-7,7%, lebih rendah dibandingkan outlook 2026 yang mencapai 8,4%-10%. Angka tersebut mengindikasikan pemerintah mulai menahan laju pengeluaran negara demi menjaga kesehatan fiskal sekaligus meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran.

Dalam rancangan awal, belanja pemerintah pusat ditetapkan sebesar Rp1.059,3 triliun, sementara Transfer ke Daerah (TKD) dialokasikan Rp306,1 triliun.

Purbaya menegaskan efisiensi belanja bukan berarti pemerintah mengurangi dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, anggaran akan diarahkan lebih fokus pada program-program yang memiliki dampak besar terhadap produktivitas dan investasi.

"Ekonomi tahun 2027 pada kisaran 5,8 sampai dengan 6,5% dengan trajektori menuju 8% pada tahun 2029," kata Purbaya dalam rapat tersebut.

Menurutnya, mesin utama pertumbuhan ekonomi ke depan bukan lagi berasal dari belanja pemerintah, melainkan investasi yang lebih kuat dan berkualitas. Karena itu, pemerintah akan mempercepat berbagai reformasi untuk menghilangkan hambatan investasi yang selama ini menjadi keluhan dunia usaha.

Salah satu strategi yang diandalkan adalah debottlenecking atau penghapusan berbagai kendala struktural yang menghambat realisasi investasi. Langkah tersebut mencakup penyederhanaan proses perizinan, penguatan kepastian hukum, hingga peningkatan koordinasi antar-kementerian dan lembaga.

Pendekatan tersebut menandai perubahan arah kebijakan fiskal pemerintah. Jika selama beberapa tahun terakhir pertumbuhan banyak ditopang oleh belanja negara, maka mulai 2027 pemerintah tampaknya akan lebih mengandalkan investasi swasta sebagai motor utama ekonomi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dollar Meroket, Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Sentuh di Rp16.000-17.500 di 2027

Dollar Meroket, Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Sentuh di Rp16.000-17.500 di 2027

Video | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:03 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:45 WIB

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB

Terkini

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Ekonom Sayangkan Harga BBM Naik Terlalu Tinggi, Padahal Pemerintah Bisa Cegah Sejak Awal

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:19 WIB

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

BI Rate Naik, Bank Mandiri Segera Sesuaikan Bunga Kredit dan Tabungan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:10 WIB

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Stok BBM di SPBU BP, Vivo dan Shell Langka setelah Pertamina Naikkan Harga

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:58 WIB

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Indonesia Dua Tahun Bebas dari Daftar Kasus ILC, Menaker Soroti Kuatnya Dialog Sosial

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:52 WIB

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

BPJS Kesehatan Defisit Rp2 Triliun Per Bulan, Terancam Gagal Bayar

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:45 WIB

Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat

Indonesia-Singapura Umumkan Kerja sama Ekonomi, Dari Investasi hingga Rute Pesawat

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:06 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim (SIMP), Kejaksaan Agung Periksa Maybank

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim (SIMP), Kejaksaan Agung Periksa Maybank

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:58 WIB

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:56 WIB

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

BBM Naik-Rupiah Jebol, Budget Hiburan Kelas Menengah Hilang

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:05 WIB

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Luhut-Chatib Basri soal MBG: Jangan Bertengkar-Ini Masalah Kepercayaan!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:55 WIB