Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB
Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada
Pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU di Jakarta, Rabu (10/6/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Pertamax naik 32%, pekerja kelas menengah minta insentif pemerintah.
  • Biaya transportasi pekerja Jakarta melonjak akibat kenaikan BBM.
  • Kelas menengah desak pemerintah jaga daya beli dan stabilkan rupiah.

Suara.com - Kenaikan tajam harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax hanya bisa membuat warga kelas menengah di Jakarta mengelus dada. Di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat, para pekerja berharap pemerintah segera mengeluarkan insentif untuk membantu menjaga daya beli masyarakat.

Rafi (28), seorang karyawan swasta yang setiap hari menempuh perjalanan dari Cibubur, Jakarta Timur, menuju kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan, mengaku kenaikan harga Pertamax akan langsung menambah beban pengeluaran bulanannya.

Sebelum penyesuaian harga, Rafi biasanya menghabiskan sekitar Rp45.000 hingga Rp60.000 per pekan untuk membeli 4 hingga 5 liter Pertamax. Namun, setelah harga Pertamax melonjak menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter, biaya transportasinya dipastikan meningkat signifikan.

Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih kepada kelompok masyarakat kelas menengah yang selama ini dinilai belum banyak mendapatkan bantuan langsung.

"Kasih insentif yang jelas buat kelas menengah," ujar Rafi kepada Suara.com, Jumat (11/6/2026).

Tak hanya soal bantuan, Rafi juga menyoroti pentingnya komunikasi ekonomi pemerintah yang lebih terkoordinasi. Ia menilai perbedaan pernyataan antar kementerian dapat memperburuk sentimen masyarakat dan pelaku usaha.

"Komunikasikan ekonomi yang benar, jangan asal. Jangan sampai ada pernyataan yang bertolak belakang antar kementerian. Kuatkan rupiah, jangan terus menyalahkan faktor eksternal," katanya.

Keluhan serupa disampaikan Arif (31), karyawan swasta yang juga pengguna Pertamax. Ia mengaku kenaikan harga BBM nonsubsidi membuat anggaran rumah tangganya semakin tertekan.

Meski harga Pertamax naik drastis, Arif masih enggan beralih ke Pertalite karena khawatir kualitas BBM bersubsidi tersebut dapat memengaruhi performa mesin kendaraannya. Akibatnya, ia harus menerima konsekuensi pengeluaran yang lebih besar untuk kebutuhan transportasi.

baca juga

"Makanya saya berharap ada insentif dari pemerintah. Setidaknya bisa meringankan beban kita di tengah harga kebutuhan hidup yang naik semuanya," ujarnya.

Kenaikan harga Pertamax menjadi sorotan karena terjadi saat masyarakat masih menghadapi tekanan inflasi dan kenaikan berbagai kebutuhan pokok. Kondisi ini berpotensi menggerus daya beli kelompok kelas menengah yang selama ini menjadi salah satu motor utama konsumsi domestik.

Diketahui, Pertamina resmi menyesuaikan harga BBM nonsubsidi mulai 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, sementara Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter. Di sisi lain, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan.

PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai 10 Juni 2026. Foto Suara.com/AI
PT Pertamina (Persero) resmi menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) mulai 10 Juni 2026. Foto Suara.com/AI

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Mengapa Pertamina Naikkan Harga Pertamax Saat Gajian Telah Habis?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Harga Pertamax Harusnya Tembus Rp 30.000/Liter

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:18 WIB

Terkini

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

8 Bedak Tabur yang Aman untuk Kulit Sensitif dan Mudah Ditemukan di Toko Online

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:55 WIB

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

Prof Theddeus Prasetyono Sebut Gerakan Kritis Mahasiswa Bangun Keberanian Publik Lebih Luas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:54 WIB

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

DPR Bahas RUU Perampasan Aset, Sahroni Ingatkan Jangan Jadi Alat Kekuasaan

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:52 WIB

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Cara Melacak HP Hilang dalam Keadaan Mati untuk Android dan iPhone

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Polisi Bunuh Ibu Kandung Alami Gangguan Mental, Kok Masih Dinas di Polda Riau?

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

Demo 28 Oktober Dikawal Kendaraan Berat Polisi, Publik: Mau Amankan Aksi atau Perang dengan Rakyat?

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:47 WIB

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?

Malang | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

Kapolri Siapkan Bodycam untuk Personel saat Amankan Aksi Demonstrasi

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

Menlu Sigapura Datang Mendadak, Mohon Waktu Bertemu Presiden Prabowo

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Arti Simbol Warna Hijau Biru Merah di Aksi 28 Oktober Jogja, Saatnya Suporter Bersatu

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×