Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.715.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 5.902,376
LQ45 589,478
Srikehati 287,394
JII 351,837
USD/IDR 17.966

Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti

Achmad Fauzi

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB
Hunian Tapak Masih Jadi Primadona di Tengah Lesunya Pasar Properti
Ilustrasi rumah tapak. [Antara]
  • PT Minahasa Membangun Hebat Tbk menjadikan hunian rumah tapak sebagai fokus utama di tengah tantangan daya beli masyarakat.
  • Perseroan mengoptimalkan strategi konstruksi, pemasaran, dan pemanfaatan insentif pajak pemerintah untuk mendorong penjualan serta inovasi produk properti.
  • Sepanjang tahun 2025, HBAT mencatatkan penjualan sebesar Rp24,53 miliar dan meraih laba komprehensif mencapai Rp2,7 miliar dari target perusahaan.

Suara.com - Emiten properti, PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT) menilai segmen hunian rumah tapak masih andalan di tengah industri properti yang tidak baik-baik saja.

Perseroan melihat daya beli masyarakat yang masih terbatas serta meningkatnya kehati-hatian konsumen dalam mengambil keputusan pembelian properti masih menjadi tantangan utama bagi industri saat ini. Namun demikian, peluang pertumbuhan dinilai tetap terbuka, khususnya pada segmen rumah tapak.

Direktur Utama HBAT, Go Ronny Nugroho mengatakan rumah tapak memiliki sejumlah keunggulan yang membuat permintaannya tetap terjaga dibandingkan sektor properti lainnya.

"Segmen hunian rumah tapak menawarkan nilai tambah seperti konsep ramah lingkungan dan fitur yang mendukung fleksibilitas aktivitas," ujar Ronny dalam Paparan Publik secara virtual, Kamis (11/6/2026).

Jajaran Direksi PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT). [Dok HBAT].
Jajaran Direksi PT Minahasa Membangun Hebat Tbk (HBAT). [Dok HBAT].

Menurutnya, dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan, termasuk insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN), juga diharapkan dapat membantu meningkatkan minat masyarakat untuk memiliki hunian.

Untuk menghadapi tantangan pasar, HBAT terus menjalankan sejumlah strategi bisnis. Salah satunya dengan mempercepat penyelesaian unit-unit rumah yang telah memasuki tahap akhir pembangunan tanpa mengesampingkan aspek kualitas.

Selain itu, perseroan juga melakukan optimalisasi proses perencanaan dan konstruksi untuk proyek-proyek baru agar lebih efisien dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Ronny mengatakan penguatan strategi pemasaran menjadi salah satu fokus utama perusahaan guna meningkatkan daya tarik produk sekaligus mendorong penjualan di tengah persaingan industri yang semakin ketat.

"Inovasi produk, pemanfaatan insentif Pemerintah, transformasi digital dan pemasaran kreatif, penguatan legalitas dan transparansi, pembangunan berkelanjutan, konsep bangunan hijau, adalah sederet kebijakan dan strategi Perseroan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada," ujarnya.

Sepanjang 2025, HBAT membukukan penjualan sebesar Rp24,53 miliar atau mencapai 33,6 persen dari target penjualan yang ditetapkan sebesar Rp73,02 miliar. Dari capaian tersebut, perseroan masih mampu mencatatkan laba komprehensif tahun berjalan sebesar Rp2,7 miliar.

Direktur Keuangan HBAT, Andrie Rianto menjelaskan tekanan terhadap penjualan tidak terlepas dari melemahnya daya beli masyarakat dan masih tingginya suku bunga kredit.

"Penurunan penjualan disebabkan oleh melemahnya daya beli masyarakat, tingkat suku bunga kredit yang masih relatif tinggi, serta kecenderungan konsumen untuk menunda keputusan pembelian di tengah dinamika ekonomi. Selain itu, meningkatnya selektivitas konsumen terhadap produk properti dan ketatnya persaingan di industri turut memberikan tekanan terhadap penjualan Perseroan," pungkas Andrie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Profil Emiten Cetak Spanduk yang Dibeli Raffi Ahmad Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:31 WIB

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Emiten BMHS Gunakan Capex Bangun Skybridge, Berapa Besarannya?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 08:49 WIB

Emiten Jaya Real Property Perkuat Posisi Kota Mandiri dengan Fasilitas Premium

Emiten Jaya Real Property Perkuat Posisi Kota Mandiri dengan Fasilitas Premium

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:40 WIB

Terkini

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Masyarakat RI Masih Malas Belanja, Penjualan Eceran Anjlok 11,6% di April

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:56 WIB

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Rupiah Nyaris Kembali ke Level Rp18.000 per Dolar AS, BI Sudah Siap-siap

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:37 WIB

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Harga Pertamax Naik, Grab Akan Naikkan Tarif?

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:15 WIB

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Inflasi Tembus 4 Persen Akibat Perang Iran, Donald Trump: Saya Suka Inflasi!

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:45 WIB

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Mantan Kapolri Era SBY dan Jokowi Jadi Komisaris Utama Bukalapak

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:40 WIB

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Dari Cibubur ke Kantor, Kenaikan Harga Pertamax Buat Warga Kelas Menengah Mengelus Dada

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:30 WIB

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Negara Berpotensi Boncos Rp12 Triliun Imbas Jual Beli Titik Dapur MBG

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:01 WIB

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Derita Pekerja Setelah Harga Pertamax Naik: Sekarang Uang Rp50.000 Tak Cukup

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 13:07 WIB

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Tak Hanya Armada, SDM Jadi Kekuatan Utama Distribusi Energi Nasional

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:39 WIB

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 12:33 WIB