Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB
Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat
Nilai tukar rupiah menguat 128 poin ke level Rp17.860 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Demonstrasi mahasiswa yang berlangsung kondusif disebut turut memperkuat nilai tukar rupiah. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Nilai tukar rupiah menguat 128 poin ke level Rp17.860 per dolar AS pada perdagangan Jumat, 12 Juni 2026.
  • Penguatan rupiah didorong oleh demonstrasi kondusif, rencana kenaikan suku bunga Bank Indonesia, serta sentimen perdamaian AS-Iran.
  • Kondisi ini sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang turut menguat di tengah optimisme pasar global saat ini.

Suara.com - Rupiah makin perkasa melawan dolar Amerika Serikat pada perdagangan Jumat sore, (12/6/2026) dan semakin menjauhi level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Beberapa faktor disebut berpengaruh atas menguatnya nilai tukar rupiah, mulai dari demonstrasi yang berlangsung kondusif, rencana kebijakan Bank Indonesia hingga pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait potensi perdamaian di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.860 per dolar Amerika Serikat (AS), menguat 128 poin atau 0,71 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang ada di Rp 17.988 per dolar AS.

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan rupiah menguat dengan adanya sentimen positif pernyataan Trump yang akan berdamai dengan Iran.

"Rupiah ditutup menguat cukup tajam ke level Rp17.860 terhadap dolar AS di tengah sentimen risk on di pasar global maupun domestik oleh harapan tercapainya perdamaian AS-Iran," katanya saat dihubungi Suara.com.

Kata dia, penguatan ini didukung dengan aksi demo yang tidak anarkis. Terlebih rencana Bank Indonesia (BI) berencana menaikkan BI Rate bisa memberikan sentimen positif pada dolar rupiah.

"Demo yang hingga saat ini masih kondusif juga mendukung rupiah. Rupiah untuk minggu depan diperkirakan masih berpotensi menguat, kecuali apabila ada perubahan drastis pada harapan damai tersebut. BI juga diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga minggu depan," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas pergerakan mata uang di Asia menguat. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah ditutup melonjak 0,93 persen.

Selanjutnya ada won Korea Selatan yang terkerek 0,68 persen dan rupee India naik 0,35 persen. Disusul, yuan China yang terangkat 0,17 persen. Berikutnya, ringgit Malaysia yang menanjak 0,16 persen dan dolar Hong Kong terapresiasi 0,01 persen. Lalu, baht Thailand menguat tipis 0,003 persen.

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,22 persen. Kemudian, dolar Singapura yang turun 0,08 persen dan dolar Taiwan melemah tipis 0,02 persen terhadap the greenback.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Pengamat Sentil Menhub soal Wacana Kenaikan Tarif Pesawat: Mau Langgar Aturan?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:52 WIB

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Merosot ke Level Rp17.928

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:34 WIB

Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit

Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 20:35 WIB

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

Segera Lepas Dolar Anda! Dasco Wanti-wanti Agar Tak Rugi Minggu Depan

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 11:23 WIB

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Dasco: Rupiah Menguat Pekan Depan, Publik Segera Jual Dolar AS Kalau Tak Mau Rugi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Harga BBM Naik, Purbaya Pede Tak Semua Warga Pindah ke Pertalite

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:35 WIB

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Sinyal Cuan Piala Dunia 2026: 7 Saham Indonesia yang Berpotensi Cetak Gol untuk Investor

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:34 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Terbitkan Obligasi USD 1,5 Milar, Danantara Spill Siapa Pembelinya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:10 WIB

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Tak Hanya Saham, Kripto Mulai Jadi Koleksi Warga RI untuk Investasi

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:01 WIB

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Mendag Tegaskan Amerika Serikat Negara Tujuan Ekspor Terpenting

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:57 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Marketeers Tech for Business 2026: Jurus Baru Digital Marketing di Era AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:06 WIB

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Listrik Sejumlah Wilayah Jawa Padam, Mas Bahlil Bilang Masalahnya di PLN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:57 WIB

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Gegara Bau Asap, Perokok Mulai Berbondong-bondong Gunakan Vape

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:41 WIB