Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya

Dicky Prastya

Senin, 22 Juni 2026 | 16:41 WIB
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama DPD RI yang disiarkan virtual, Senin (22/6/2026). [Screenshot YouTube DPD RI]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia tetap kuat dalam rapat kerja bersama DPD RI, Senin (22/6/2026).
  • Pemerintah memaparkan data pertumbuhan ekonomi 5,61 persen serta surplus neraca perdagangan berkelanjutan sebagai bukti stabilitas ekonomi nasional yang nyata.
  • Berbagai indikator seperti kenaikan kredit, konsumsi masyarakat, dan sektor manufaktur menunjukkan aktivitas ekonomi tetap berjalan positif di tahun 2026.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap meyakini kondisi ekonomi Indonesia masih kuat meskipun muncul protes beberapa waktu belakangan.

Menkeu Purbaya mengaku sempat khawatir karena banyaknya protes soal ekonomi di media sosial. Namun setelah melihat data, ia yakin kondisinya tak seburuk yang dituduhkan.

"Saya juga tadi deg-degan apakah betul keluhan yang disuarakan di banyak medsos itu berdasar. Kita lihat, ketika lihat angkanya tumbuh, saya agak lega, berarti tidak seburuk yang diperkirakan. Artinya masih ada daya beli yang menguat, yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," katanya dalam Rapat Kerja bersama DPD RI yang disiarkan virtual, Senin (22/6/2026).

Purbaya lalu memaparkan data soal kondisi perekonomian RI, seperti pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,61 persen di triwulan pertama 2026 dan inflasi 3,08 persen per Mei 2026.

Neraca Perdagangan RI juga surplus 72 bulan beruntun dengan angka 5,64 miliar Dolar AS hingga April 2026. Begitu pula cadangan devisa sebanyak 144,9 miliar Dolar AS per Mei 2026, yang diklaim aman untuk 5,6 bulan impor.

Purbaya juga memaparkan pertumbuhan kredit hampir 12 persen per Mei 2026. Ia menilai itu menandakan aktivitas ekonomi masih berjalan.

"Jadi angka itu bukan angka yang dibuat oleh pemerintah, itu kan data dari perbankan. Jadi pertumbuhan ekonomi yang kuat, yang masih kuat. Ini menunjukkan memang ada betul-betul perbaikan di perekonomian," paparnya.

Purbaya lalu mengungkapkan kinerja Purchasing Manager's Index (PMI) Manufaktur yang tumbuh 50,0 persen tahunan (year on year/yoy) per Mei 2026.

Paparan lain, data konsumsi masyarakat dari Mandiri Spending Index (MSI) ada di level 123,2 per Mei 2026. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga diklaimnya masih tinggi meskipun ada penurunan ke level 120,9 per Mei 2026.

baca juga

Kemudian sektor otomotif dengan penjualan mobil naik 55 persen dan motor 28,1 persen per April 2026, di mana angkanya sempat minus 13,8 persen dan 17,1 persen pada Maret 2026.

Penjualan listrik juga tumbuh 19 persen dengan rincian konsumsi listrik rumah tangga 23 persen, bisnis 11,9 persen, dan industri 17,1 persen. 

Data terakhir yakni konsumsi semen domestik yang tumbuh 35,6 persen yoy per April 2026. Purbaya mengklaim kalau kenaikan ini berhubungan dengan tumbuhnya aktivitas investasi.

"Artinya memang ada aktivitas real di perekonomian yang mungkin luput dari pengawasan atau pengamatan atau kalangan yang memang ingin bilang jelek saja," tegas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:24 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Cerita Inspiratif: Desa Batuah Menyulam Harapan dari Hasil Alam

Video | Senin, 22 Juni 2026 | 12:47 WIB

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 12:05 WIB

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:49 WIB

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:14 WIB

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Siapa Sasaran Sensus Ekonomi 2026? Ini Daftar Lapangan Usaha yang Didata

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 11:04 WIB

Terkini

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:48 WIB

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 16:00 WIB

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 15:19 WIB

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:40 WIB

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:26 WIB

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:25 WIB

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:08 WIB

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 14:02 WIB