Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Selasa, 23 Juni 2026 | 09:36 WIB
Rupiah Tertekan, Dolar AS Terus Naik ke Level Rp17.855
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. (Dok. Kolase/Suara.com)
baca 10 detik
  • Nilai tukar Rupiah melemah ke level Rp17.855 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 22 Juni 2026 pagi.
  • Pelemahan Rupiah dipicu ketidakpastian investor terkait perdamaian AS-Iran serta adanya sentimen negatif dari prospek suku bunga The Fed.
  • Kondisi mata uang Asia bervariasi dengan Rupiah bersama mata uang Filipina, Thailand, dan Hong Kong yang turut melemah.

Suara.com - Rupiah masih belum menunjukkan perlawanan terhadap dolar Amerika Serikat pada pagi ini. Mata uang Garuda belum bangkit dan masih level Rp17.800.  

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah Selasa 22 Juni 2026  ke level Rp17.855 per dolar Amerika Serikat (AS). Angka ini melemah 12 poin atau 0,07 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp17.845 per dolar AS.

Dalam hal ini,  Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengungkapkan bahwa kondisi ini disebabkan investor yang belum yakin terhadap perdamaian Amerika Serikat dan Iran.

"Rupiah diperkirakan masih akan melemah terhadap dolar AS yang kembali menguat oleh ketidakyakinan investor pada pembicaraan damai AS-Iran," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia mengatakan, pelemahan rupiah ini juga dipengaruhi oleh tekanan suku bunga. Hal ini memberikan sentimen negatif pada mata uang Garuda.

 "Adanya prospek suku bunga the Fed juga memberikan tekanan pada rupiah. Range 17800-17900," katanya.

Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]
Ilustrasi mata uang asing. [Pixabay]

Pelemahan rupiah juga terjadi pada peso Filipina yang ambruk 0,35 persen.Lalu, baht Thailand melemah 0,02 persen dan dolar Hong Kong yang melemah 0,001 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Ringgit Malaysia mencatat penguatan terbesar yakni 0,30 persen, disusul won Korea yang menguat 0,15 persen. 

Diikuti dolar Taiwan menguat 0,15 persen, dolar Singapura menguat 0,02 persen. Lalu ada yen Jepang menguat 0,02 persen yuan China menguat 0,01 persen terhadap dolar AS.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Terkini

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

4 Atlet Junior Padel DIY Tembus Seleksi Timnas KU-18, Buktikan Bakat Tak Kenal Latar Belakang

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 22:07 WIB

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Empat Nyawa Melayang dalam Ledakan Pabrik SPS Lamongan, Polisi Libatkan Labfor

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 22:02 WIB

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Razia Gabungan Lapas Kelas II A Kediri, Petugas Temukan Barang Berbahaya Ini

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

Sebelum Digeledah KPK, Ipda Yayat Ternyata Sudah Diperiksa Propam

News | Selasa, 22 September 2026 | 21:58 WIB

×