Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.710.000
Beli Rp2.570.000
IHSG 6.007,656
LQ45 597,448
Srikehati 291,253
JII 359,060
USD/IDR 17.916

Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS

M Nurhadi

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:37 WIB
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. (Suara.com/Bagas)
  • Bank Indonesia dan China sepakat menggunakan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan pada 11 Juni 2026 di Shanghai.
  • Perjanjian tersebut mencakup perluasan Local Currency Transaction ke Hong Kong untuk meningkatkan penggunaan Rupiah di pasar internasional.
  • Integrasi sistem QRIS lintas negara mempermudah transaksi UMKM Indonesia-China tanpa bergantung pada mata uang Dolar Amerika Serikat.

Suara.com - Tren positif nilai tukar Rupiah di pasar global belakangan ini, mendapat perhatian serius dari parlemen. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, secara terbuka memberikan pujian terhadap langkah-langkah strategis dan konkret yang diambil oleh Bank Indonesia dalam memperkuat stabilitas mata uang nasional.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan besar dalam menjaga kedaulatan ekonomi Indonesia di tengah fluktuasi ekonomi global yang tidak menentu.

Apresiasi tersebut disampaikan Dasco sebagai respons atas keberhasilan penandatanganan kerja sama Bilateral Currency Swap Arrangement (BCSA) yang dilakukan oleh Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, bersama Gubernur People’s Bank of China (PBOC), Pan Gongsheng.

Kesepakatan penting ini ditandatangani pada 11 Juni 2026 di Shanghai, China, dan menandai babak baru dalam hubungan dagang kedua negara.

"Perjanjian itu penting, karena transaksi Indonesia, Hong Kong maupun China daratan tak lagi bergantung pada Dolar Amerika Serikat, tapi Rupiah atau Renmimbi," kata Dasco, Minggu (14/6/2026).

Strategi Bank Indonesia tidak hanya berhenti di daratan China. Dalam momentum yang sama, dilakukan pula penandatanganan memorandum of understanding (MoU) mengenai perluasan Local Currency Transaction (LCT) yang kini mencakup wilayah administratif khusus Hong Kong.

Kerja sama ini melibatkan Eddie Yue, Chief Executive Hong Kong Monetary Authority (HKMA), sebagai perwakilan otoritas moneter Hong Kong.

Perluasan jangkauan tersebut dianggap sangat vital, mengingat posisi Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan dunia dan pintu gerbang investasi global.

Dengan masuknya Hong Kong dalam skema LCT, eksportir dan importir Indonesia kini memiliki lebih banyak opsi untuk menggunakan Rupiah dalam transaksi internasional mereka, yang secara otomatis akan meningkatkan permintaan terhadap mata uang garuda di pasar valuta asing.

Revolusi Transaksi Digital: QRIS Lintas Batas

Salah satu poin yang paling menarik perhatian publik, adalah integrasi sistem pembayaran digital melalui QRIS lintas negara.

Dasco mengungkapkan, dalam MoU tersebut, disepakati bahwa QRIS kini dapat digunakan sebagai jembatan transaksi antara pengusaha di China dan Indonesia secara langsung.

"Sistem ini sudah melibatkan 191 penyedia layanan di China dan 24 di Indonesia semuanya terhubung," katanya.

Kehadiran QRIS antaranegara ini diprediksi akan mengubah lanskap perdagangan mikro hingga menengah.

Pengusaha UMKM Indonesia kini dapat lebih mudah melakukan pengadaan barang atau menerima pembayaran dari mitra di China, tanpa perlu melewati proses konversi mata uang yang rumit dan biaya administrasi perbankan yang mahal akibat ketergantungan pada mata uang perantara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Elegi Hujan Bulan Juni: Merawat Tabah di Tengah Badai Rupiah yang Tiarap

Your Say | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Purbaya Mau ke China & Inggris Minggu Depan demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:23 WIB

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Demonstrasi Mahasiswa Bikin Rupiah Kembali Menguat

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Rupiah Letoy, Warga RI Ramai-ramai Borong Valas dan Khawatir Ekonomi Memburuk

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:14 WIB

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Sinyal dari Thamrin: Isi Dompet Warga RI Mendadak Ludes, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:42 WIB

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Jebakan 'Sekalian Aja': Bagaimana Supermarket dan QRIS Menguras Isi Dompet Kita

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:12 WIB

Terkini

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 20:06 WIB

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 17:49 WIB

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:33 WIB

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:23 WIB

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:11 WIB

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 16:07 WIB

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:33 WIB

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:25 WIB

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 14:49 WIB

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite

Bisnis | Minggu, 14 Juni 2026 | 12:40 WIB