Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
Ilustrasi HSBC. [Ist]
baca 10 detik
  • HSBC Indonesia meluncurkan layanan HSBC TradeCash pada 25 Juni 2026 untuk mempermudah akses pembiayaan modal kerja pelaku UMKM.
  • Platform digital ini memungkinkan nasabah mencairkan dana melalui unggahan faktur penjualan tanpa memerlukan dokumen perdagangan konvensional yang rumit.
  • Layanan tersebut bertujuan mempercepat arus kas dan mendukung ekspansi bisnis perusahaan di tengah dinamika perdagangan global yang menantang.

Suara.com - HSBC Indonesia menilai akses pembiayaan modal kerja sangat penting untuk para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Untuk itu, perusahaan meluncurkan HSBC TradeCash.

Hal ini menjawab solusi trade finance terbaru yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh akses modal kerja secara cepat dan digital. 

Melalui layanan ini, nasabah dapat mencairkan pembiayaan dengan mengunggah faktur penjualan (invoice), sehingga mempercepat arus kas dan mendukung kebutuhan modal kerja perusahaan di tengah dinamika perdagangan global.

Country Head Global Trade Solutions HSBC Indonesia, Delia Melissa, mengatakan akses terhadap modal kerja kini menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan untuk menjaga keberlangsungan bisnis dan daya saing.

“Di tengah volatilitas yang meningkat, siklus pembayaran panjang, dan kenaikan biaya operasional, akses terhadap modal kerja kini telah menjadi kebutuhan strategis untuk menjaga likuiditas dan pertumbuhan," ujar Delia Melissa dalam siaran pers yang diterima, Kamis (25/6/2026).

Menurutnya, kemudahan akses modal kerja menjadi faktor krusial yang menentukan daya saing, khususnya bagi pebisnis Indonesia yang sedang ekspansi pasar ekspor.

Peluncuran HSBC TradeCash menjadi langkah strategis HSBC Indonesia dalam memperkuat layanan trade finance dan pembiayaan modal kerja bagi pelaku usaha. 

Melalui platform HSBCnet, nasabah yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh pendanaan hanya dalam hitungan menit setelah seluruh informasi yang diperlukan disampaikan dan disetujui, tanpa perlu menyerahkan dokumen perdagangan konvensional.

Layanan ini memungkinkan perusahaan memperoleh likuiditas lebih cepat dibandingkan siklus pembayaran yang umumnya mencapai 30 hari atau lebih. 

baca juga

Dengan demikian, HSBC TradeCash diharapkan dapat membantu bisnis menjembatani kesenjangan arus kas, mengurangi beban administrasi, dan mempercepat ekspansi usaha.

Kebutuhan terhadap modal kerja semakin meningkat seiring tingginya volatilitas geopolitik dan tren kenaikan suku bunga global yang memberikan tekanan terhadap likuiditas perusahaan. 

Di sisi lain, aktivitas perdagangan Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia mencapai 25,30 miliar dolar AS pada April 2026 atau meningkat sebesar dua puluh satu koma sembilan puluh delapan persen dibandingkan April 2025. 

Sementara itu, impor tercatat sebesar 25,21 miliar dolar AS atau tumbuh 22,49 persen pada periode yang sama.

Survei HSBC terhadap 3.000 pelaku bisnis dan investor juga menunjukkan tingginya kebutuhan terhadap fleksibilitas pendanaan. 

Sebanyak 86 persen responden mengaku menyusun ulang alokasi modal sebagai respons terhadap meningkatnya volatilitas pasar, sedangkan 89 persen responden secara aktif meningkatkan penempatan modal di pasar dengan pertumbuhan tinggi.

Ilustrasi HSBC. [Unsplash]
Ilustrasi HSBC. [Unsplash]

Sementara itu, Global Head of Trade HSBC, Vivek Ramachandran, menjelaskan bahwa HSBC TradeCash dirancang untuk membantu nasabah mengoptimalkan kas yang tertahan dalam piutang melalui proses digital yang sederhana dan efisien.

“Dengan menghadirkan akses pendanaan yang cepat, kami membantu bisnis mengalihkan fokus dari pengelolaan dokumen ke pemenuhan pesanan, investasi, dan ekspansi,” kata Vivek Ramachandran.

Menurut HSBC, gejolak geopolitik dan perang tarif global turut memicu kenaikan harga barang serta keterlambatan pengiriman, sehingga meningkatkan kebutuhan dunia usaha terhadap solusi pembiayaan yang mudah diakses. 

Kehadiran HSBC TradeCash melengkapi portofolio solusi trade finance HSBC, termasuk HSBC TradePay yang memungkinkan perusahaan memperoleh pembiayaan dan melakukan pembayaran kepada pemasok secara lebih cepat.

Survei HSBC juga mengungkap bahwa banyak pelaku usaha menghadapi tekanan likuiditas akibat siklus pembayaran yang semakin panjang. 

Selain menahan arus kas, proses pembiayaan konvensional dinilai masih membebani perusahaan karena membutuhkan waktu dan sumber daya untuk pengelolaan dokumen.

Sebagai salah satu pemimpin di sektor trade finance Indonesia, HSBC terus memperkuat inovasi layanan digital bagi nasabah korporasi. 

Dalam tiga tahun terakhir, HSBC meraih predikat bank nomor satu Trade Finance Provider versi Euromoney. 

Selain itu, HSBC Indonesia juga menempati peringkat pertama layanan trade finance pada kategori technology, products and client service, mempertegas posisinya sebagai penyedia solusi trade finance dan pembiayaan modal kerja terdepan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

DJP Klaim Aturan Baru PPh Final Bikin UMKM Naik Kelas, Bukan Bebani Administrasi Pajak

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 17:47 WIB

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Program 3 Juta Rumah, Kredit Perumahan Rp500 Miliar Dapat Penguatan Mitigasi Risiko

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 10:54 WIB

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Meski Makin Melek Keuangan, Gen Z Masih Terjebak FOMO

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:30 WIB

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Saham Perbankan Masih Jadi Rekomendasi Beli, BBCA Paling Aman

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 08:26 WIB

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:42 WIB

Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen

Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen

Bisnis | Kamis, 11 Juni 2026 | 17:43 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×