- CEO FLOQ, Yudhono Rawis, memprediksi mata uang kripto dapat menjadi sistem finansial alternatif di Indonesia dalam tiga tahun mendatang.
- FLOQ berupaya mengintegrasikan aset kripto dengan institusi keuangan melalui kolaborasi strategis serta diskusi aktif terkait regulasi di Indonesia.
- Selama satu tahun beroperasi di Indonesia, FLOQ telah meraih 1,8 juta pengguna dan pendanaan strategis sebesar 11,3 juta dolar.
Kehadiran RLUSD mencerminkan semakin pentingnya stablecoin sebagai infrastruktur keuangan digital yang menjembatani efisiensi teknologi blockchain dengan kebutuhan dunia nyata, termasuk pembayaran lintas batas, manajemen likuiditas, dan akses terhadap aset berbasis dolar AS.
FLOQ juga mendorong kolaborasi dengan Ondo Finance, yang merepresentasikan salah satu tren paling signifikan dalam industri saat ini, yaitu tokenisasi aset dunia nyata (real-world assets). Perkembangan ini membuka peluang bagi akses yang lebih luas terhadap instrumen keuangan yang sebelumnya hanya tersedia bagi segmen tertentu.
Ke depan, FLOQ akan berfokus pada pengembangan produk, perluasan kolaborasi strategis, peningkatan pengalaman pengguna, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri yang lebih matang, inklusif, dan berkelanjutan.
“Pada akhirnya, kami tidak hanya ingin membangun perusahaan yang lebih besar. Kami ingin membantu membangun ekosistem yang lebih kuat," jelasnya.