- PT Lotte Chemical Indonesia menerima kunjungan 50 mahasiswa Teknik Kimia UI di Cilegon pada Kamis, 18 Juni 2026.
- Mahasiswa mempelajari operasional produksi petrokimia, aspek keselamatan kerja, serta peran industri dalam mendukung rantai pasok nasional secara langsung.
- Kolaborasi ini bertujuan menyiapkan SDM kompeten untuk mendukung pertumbuhan industri petrokimia dan kemandirian pasar di masa depan.
Suara.com - Industri petrokimia nasional membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan industri.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui program company visit yang diikuti 50 mahasiswa Teknik Kimia Universitas Indonesia (UI).
Kegiatan yang digelar di area operasional LCI, Cilegon, Banten, Kamis (18/6/2026), itu menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan proses operasional industri petrokimia kepada mahasiswa.
Peserta yang tergabung dalam American Institute of Chemical Engineers Universitas Indonesia (AiChE UI) diajak memahami proses produksi, aspek keselamatan kerja, hingga peran industri petrokimia dalam mendukung rantai pasok industri nasional.

Selama kunjungan, mahasiswa mengikuti sesi pengenalan perusahaan, diskusi interaktif bersama jajaran LCI, serta site tour untuk melihat langsung aktivitas operasional di fasilitas petrokimia.
Presiden Direktur Lotte Chemical Indonesia, Yim Dong Hee, menilai kolaborasi antara dunia industri dan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting untuk menyiapkan talenta yang mampu menjawab kebutuhan industri di masa depan.
“Kami meyakini bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan industri merupakan kunci dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi dunia yang semakin kompleks dan dinamis. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan wawasan praktis bagi mahasiswa, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang siap berkontribusi bagi industri di masa depan,” ujar Yim.
Menurut LCI, kegiatan tersebut juga bertujuan memperluas pemahaman mahasiswa mengenai penerapan ilmu teknik kimia di dunia industri, termasuk pentingnya aspek keselamatan kerja, keberlanjutan, inovasi, serta tata kelola operasional yang baik.
Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat kemitraan dengan perguruan tinggi untuk mendukung pengembangan SDM sekaligus mendorong pertumbuhan industri petrokimia nasional yang berkelanjutan.
Sebagai informasi, Lotte Chemical Indonesia merupakan bagian dari Lotte Chemical Corporation yang mengoperasikan naphtha cracker pertama di Indonesia dalam tiga dekade terakhir. Fasilitas tersebut resmi beroperasi secara komersial pada Oktober 2025.
Pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sekitar 1 juta ton etilena per tahun, 520 ribu ton propilena per tahun, 350 ribu ton polipropilena per tahun, serta berbagai produk kimia lainnya. Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian industri petrokimia nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pasar domestik dan global.