Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)
baca 10 detik
  • Pertamina sebut investasi terbaik adalah pembangunan SDM unggul.
  • Pertamina-Kemnaker perkuat pelatihan vokasi dan budaya K3.
  • SDM kompeten dinilai kunci daya saing energi masa depan.

Suara.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan bahwa investasi terbaik yang bisa dilakukan Indonesia saat ini bukan hanya pada infrastruktur maupun teknologi, melainkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kualitas SDM akan menjadi penentu utama daya saing bangsa di tengah transisi energi global dan persaingan ekonomi yang semakin ketat.

Pernyataan tersebut disampaikan Iriawan saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta, Senin (22/6/2026). Kerja sama itu difokuskan pada penguatan pelatihan vokasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang konsisten masuk dalam jajaran Fortune Global 500, Pertamina menyadari keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset maupun kecanggihan teknologi, tetapi oleh kualitas SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Karena itu, investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi pada manusia," ujar Iriawan.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menilai kolaborasi antara Pertamina dan Kemnaker memiliki arti strategis bagi masa depan Indonesia. Di tengah pergeseran global menuju ekonomi rendah karbon, negara yang mampu memenangkan persaingan adalah negara yang memiliki tenaga kerja berkualitas dan terus meningkatkan kompetensinya.

Menurut Iriawan, penguatan kapasitas tenaga kerja kini menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi, peran Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional semakin besar, sehingga pengembangan kompetensi serta budaya keselamatan kerja harus menjadi bagian penting dalam transformasi perusahaan.

Kerja sama ini juga menjadi implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut positif sinergi tersebut. Ia menilai Pertamina merupakan aset strategis bangsa yang harus terus diperkuat melalui peningkatan kualitas SDM dan hubungan industrial yang sehat.

"Saya ingin success story itu dibangun di Pertamina. Saat ini sedang ada restrukturisasi Holding-Subholding dan kami siap mengawal karena memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan hubungan industrial, kompetensi SDM hingga future skills yang menjadi tantangan dunia kerja ke depan," kata Yassierli.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi kebutuhan krusial bagi ratusan ribu pekerja Pertamina Grup yang beroperasi dari sektor hulu hingga hilir.

baca juga

Menurutnya, penguatan kompetensi K3 semakin relevan seiring target yang diberikan Presiden Prabowo kepada Pertamina untuk meningkatkan produksi minyak nasional hingga mencapai satu juta barel per hari pada 2029.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, Pertamina dan Kemnaker menjalankan dua program utama. Pertama, penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) HSSE Passport bagi instruktur Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP/BPVP) Kemnaker. Hingga Juni 2026, program ini telah dilaksanakan di Bekasi, Sidoarjo, Semarang, Medan, dan Serang.

Program kedua adalah pelatihan perdana HSSE Passport yang diikuti secara serentak oleh 250 tenaga kerja mitra Pertamina. Melalui program ini, para instruktur yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu menularkan budaya keselamatan kerja kepada seluruh mitra Pertamina sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Kolaborasi Pertamina dan Kemnaker menunjukkan bahwa pembangunan SDM unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri energi masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Terkini

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

Abdullah Arrosyi Ngaku Ketemu Allah, Dicium Rasulullah dan Diberi Ludahnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:26 WIB

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

Iran Mau Jual Kapal Sitaan AS dan Israel di Selat Hormuz, Duitnya untuk Korban Perang

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:25 WIB

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

Ditemukan Nelayan, Satu Korban KM Virgo Transport 8 Dievakuasi dalam Kondisi Meninggal

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:19 WIB

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Banting Setir! Alex Rins Hijrah ke Kompetisi Balap Roda 4 Usai dari MotoGP

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:14 WIB

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Dananya Ditabung Dulu, Harga Emas Antam Lagi Naik Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 10:13 WIB

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

Perpres Timah Disorot! Pemerintah Kini Legalkan Praktik yang Dulu Dipidana

News | Rabu, 23 September 2026 | 10:08 WIB

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

5 Zodiak yang Dikenal Mudah Jatuh Cinta, Gampang Baper dan Cepat Terpesona

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 10:05 WIB

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

×