Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.116,690
LQ45 599,198
Srikehati 294,170
JII 361,413
USD/IDR 17.814

Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 23 Juni 2026 | 06:33 WIB
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)
baca 10 detik
  • Pertamina sebut investasi terbaik adalah pembangunan SDM unggul.
  • Pertamina-Kemnaker perkuat pelatihan vokasi dan budaya K3.
  • SDM kompeten dinilai kunci daya saing energi masa depan.

Suara.com - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan menegaskan bahwa investasi terbaik yang bisa dilakukan Indonesia saat ini bukan hanya pada infrastruktur maupun teknologi, melainkan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya, kualitas SDM akan menjadi penentu utama daya saing bangsa di tengah transisi energi global dan persaingan ekonomi yang semakin ketat.

Pernyataan tersebut disampaikan Iriawan saat menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Pertamina (Persero) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta, Senin (22/6/2026). Kerja sama itu difokuskan pada penguatan pelatihan vokasi di bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

"Sebagai satu-satunya perusahaan Indonesia yang konsisten masuk dalam jajaran Fortune Global 500, Pertamina menyadari keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset maupun kecanggihan teknologi, tetapi oleh kualitas SDM yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Karena itu, investasi terbaik yang dapat dilakukan adalah investasi pada manusia," ujar Iriawan.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menilai kolaborasi antara Pertamina dan Kemnaker memiliki arti strategis bagi masa depan Indonesia. Di tengah pergeseran global menuju ekonomi rendah karbon, negara yang mampu memenangkan persaingan adalah negara yang memiliki tenaga kerja berkualitas dan terus meningkatkan kompetensinya.

Menurut Iriawan, penguatan kapasitas tenaga kerja kini menjadi kebutuhan mendesak. Apalagi, peran Pertamina dalam menjaga ketahanan energi nasional semakin besar, sehingga pengembangan kompetensi serta budaya keselamatan kerja harus menjadi bagian penting dalam transformasi perusahaan.

Kerja sama ini juga menjadi implementasi dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan SDM sebagai salah satu prioritas utama pembangunan nasional.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyambut positif sinergi tersebut. Ia menilai Pertamina merupakan aset strategis bangsa yang harus terus diperkuat melalui peningkatan kualitas SDM dan hubungan industrial yang sehat.

"Saya ingin success story itu dibangun di Pertamina. Saat ini sedang ada restrukturisasi Holding-Subholding dan kami siap mengawal karena memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan hubungan industrial, kompetensi SDM hingga future skills yang menjadi tantangan dunia kerja ke depan," kata Yassierli.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja menjadi kebutuhan krusial bagi ratusan ribu pekerja Pertamina Grup yang beroperasi dari sektor hulu hingga hilir.

baca juga

Menurutnya, penguatan kompetensi K3 semakin relevan seiring target yang diberikan Presiden Prabowo kepada Pertamina untuk meningkatkan produksi minyak nasional hingga mencapai satu juta barel per hari pada 2029.

Sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut, Pertamina dan Kemnaker menjalankan dua program utama. Pertama, penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) HSSE Passport bagi instruktur Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP/BPVP) Kemnaker. Hingga Juni 2026, program ini telah dilaksanakan di Bekasi, Sidoarjo, Semarang, Medan, dan Serang.

Program kedua adalah pelatihan perdana HSSE Passport yang diikuti secara serentak oleh 250 tenaga kerja mitra Pertamina. Melalui program ini, para instruktur yang telah mendapatkan pelatihan diharapkan mampu menularkan budaya keselamatan kerja kepada seluruh mitra Pertamina sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, produktif, dan bertanggung jawab.

Kolaborasi Pertamina dan Kemnaker menunjukkan bahwa pembangunan SDM unggul tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci untuk menciptakan tenaga kerja Indonesia yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi tantangan industri energi masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:35 WIB

Terkini

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:16 WIB

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 06:05 WIB

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 22:19 WIB

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 21:05 WIB

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 20:34 WIB

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:51 WIB

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:20 WIB

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 19:04 WIB

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 18:56 WIB