Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

M Nurhadi

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
Ilustrasi (Gemini)
baca 10 detik
  • Komisi X DPR RI dan Kemendiktisaintek menyoroti fenomena 60 ribu calon mahasiswa yang mundur dari PTN akibat kendala finansial dan ketidaksesuaian prodi.
  • Ketua SNPMB mengklarifikasi bahwa 60 ribu data tersebut merupakan akumulasi pengunduran diri dari seluruh jalur seleksi pada tahun sebelumnya.
  • Transformasi PTN menjadi badan hukum memicu kenaikan biaya UKT yang dinilai membebani calon mahasiswa hingga menyebabkan tingginya angka batal kuliah.

Suara.com - Isu mengenai eksodus massal puluhan ribu calon mahasiswa baru yang memutuskan mundur setelah dinyatakan lolos di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mencuat menjadi polemik nasional.

Fenomena ini memicu perdebatan hangat dalam rapat kerja antara Komisi X DPR RI bersama Kementerian Pendidikan, Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) baru-baru ini.

Dalam forum tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan, meminta kementerian melakukan penelusuran mendalam terkait rumor adanya 60 ribu calon mahasiswa jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang tidak memanfaatkan hak kursi kuliah mereka.

Sofyan menggarisbawahi tiga faktor utama yang dicurigai menjadi pemantik, yakni kesalahan memilih program studi, diterimanya siswa di kampus lain yang dianggap lebih ideal, serta ketidakmampuan finansial akibat tidak terserap dalam skema bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah.

"Apakah 60 ribu itu memilih jurusan yang salah atau memang diloloskan pada jurusan yang tidak dia berkenan? Yang kedua apakah dia diterima di perguruan tinggi negeri yang lain yang menurut yang bersangkutan lebih sesuai? Yang paling dikhawatirkan adalah yang ketiga bahwa yang lolos ini karena tidak bisa dibiayai lewat KIP Kuliah, maka mereka itu tidak melanjut," papar Sofyan Tan dalam keterangannya yang dikutip dari TVR Parlemen.

Merespon bergulirnya isu tersebut, Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, Prof. Eduart Wolok, mengklarifikasi bahwa angka 60 ribu peserta yang tidak melakukan registrasi ulang tersebut bukanlah data eksklusif dari jalur prestasi (SNBP) tahun ini, melainkan akumulasi total dari seluruh lini seleksi pada tahun sebelumnya.

"Angka sekitar 60 ribu peserta itu merupakan akumulasi calon mahasiswa yang tidak melakukan registrasi ulang dari seluruh jalur penerimaan perguruan tinggi pada pelaksanaan SNPMB tahun sebelumnya," beber Eduart.

Data riil panitia menunjukkan bahwa khusus untuk jalur SNBP, tingkat kepatuhan daftar ulang justru tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 92 persen.

Angka sisa pengunduran diri baru terakumulasi ketika digabungkan dengan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri.

baca juga

Meskipun demikian, jika diletakkan dalam lanskap kapasitas tampung PTN nasional yang berada di kisaran 500.000 kursi, angka kemubaziran ini tetap setara dengan hilangnya sekitar 12 persen jatah kursi pendidikan tinggi akibat dinamika proses daftar ulang.

Sorotan Keras Komodifikasi Pendidikan Tinggi dan Status PTN-BH

Di sisi lain, gelombang protes mengenai mahalnya biaya penentuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) terus disuarakan oleh kelompok masyarakat.

Juru Bicara Gerakan Rakyat, Fajar Fathurahman, mengkritik keras adanya jurang pemisah antara komitmen politik pemerintah dengan situasi riil di lapangan.

Ia mengungkit kembali janji kampanye Presiden Prabowo Subianto pada September 2023 lalu yang menyatakan komitmennya agar sekolah dan universitas negeri tidak memungut biaya dari siswa.

Menurut Gerakan Rakyat, tingginya angka batal kuliah ini bersumber dari pergeseran tata kelola birokrasi kampus yang masif bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!

Heboh Dugaan Uang Rp20 Juta untuk Alihkan Demo Mahasiswa, DPR: Jangan Beli Idealisme!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:43 WIB

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

Ribuan Siswa Lolos PTN Memilih Tak Daftar Ulang, Sinyal Krisis Biaya Pendidikan?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:34 WIB

Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu

Muncul Isu Perintah Awasi Gibran Buntut 'Mahasiswa Bayaran', Gerindra Tepis Ada Agenda Itu

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:00 WIB

Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau

Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau

Your Say | Jum'at, 26 Juni 2026 | 12:50 WIB

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 10:13 WIB

Terkini

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Heboh Napi Bisa Pakai HP, Lapas Ujungtanjung Angkat Bicara

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:02 WIB

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Review Serial American Classic: Kisah Kehidupan Teater Kecil yang Unik

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Cerita Inspiratif: Desa Sungai Rasau Bangun Kemandirian dari Potensi Alam

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Kevin Diks 'Baper' Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Video | Selasa, 29 September 2026 | 19:00 WIB

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

ASII, BBCA dan BUMI Sudah Bisa Jadi Amunisi Short Selling

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:59 WIB

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Penuh Ambisi! BoyNextDoor Siap Raih Masa Depan Cerah di Lagu Animal

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Banpres Karhutla Rp100 Miliar Sudah Turun, Apa yang Sudah Berubah di Sumsel?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 18:56 WIB

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Kades di Bogor Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Jual Tanah 4 Hektare Pakai Pemilik Jadi-jadian

Bogor | Selasa, 29 September 2026 | 18:49 WIB

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Perkiraan Gaji Yoseph Jhon Ferry, Kasi Binadik Lapas Cibinong yang Dinonaktifkan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Pemerintah & DPR Sepakat Anggaran Sekolah Gratis SD-SMA Rp5 Triliun di APBN 2027

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:46 WIB

×