Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 29 Juni 2026 | 16:47 WIB
Ternyata CNG Pengganti LPG 3 Kg Impor Juga dari China
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman. [Suara.com/Yaumal Adi Asri Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM menyiapkan tabung Merah Putih berisi CNG sebagai alternatif pengganti LPG subsidi ukuran tiga kilogram.
  • Pemerintah mengimpor lima belas prototipe tabung dari China untuk diuji ketahanan materialnya di Lemigas pada Juli mendatang.
  • Hasil uji coba akan menentukan distribusi bertahap tabung ringan berteknologi katup baru di kota-kota besar Pulau Jawa.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mulai menyiapkan tabung khusus sebagai wadah gas alam terkompresi atau Compressed Natural Gas (CNG). Bahan bakar ini dikembangkan sebagai alternatif pengganti untuk menggantikan LPG ukuran 3 kilogram. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengungkapkan bahwa tabung khusus tersebut diberi nama tabung 'Merah Putih'.

"Pak Menteri (Bahlil) kan kemarin mengumumkan, tabung merah putih (namanya)," ujar Laode saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta pada Senin (29/6/2026).

Direktur Utama PGN Gagas, Santiaji Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan CNG merupakan solusi konkret. Foto ist
Ilustrasi CNG. Foto ist

Laode menjelaskan tabung 'Merah Putih' tersebut akan diimpor dari China. Sebagai tahapan uji coba telah didatangkan 15 tabung prototipe berukuran 3 kilogram.

Adapun uji coba dilakukan di Lemigas pada Juli mendatang. 

"Kita uji di Lemigas kan Dia kan harus ada uji tekanan Seperti itu yang paling penting Safety dari valve dan tabungnya seperti apa," kata Laode. 

Ia menjelaskan, tabung yang digunakan merupakan tipe 4 dengan bahan dasar serat material. Tabung dirancang seringan mungkin sehingga tidak berat saat didistribusikan. 

"Kita harus membuat yang lebih ringan, agar emak-emak nanti nggak merasa oh ini kok penggantinya berat," katanya. 

Uji coba yang dilakukan meliputi ketahanan material  tabung hingga komponen katup yang mengintegrasikan teknologi baru dari pabrikan China. 

baca juga

"Di China itu penggabungan antara tabung sama valve-nya. Jadi valve ini seperti yang sampaikan Pak Menteri ada teknologi," kata Laode. 

Jika proses uji coba telah rampung, makan akan mulai didistribusikan secara bertahap, dimulai di kota-kota besar seperti Jakarta. 

"Kita prioritaskan dulu yang dari pipa. Makanya uji cobanya kan Pak Menteri sudah sampaikan di kota-kota besar di Pulau Jawa dulu yang memang jalur gas dari pipanya lebih banyak," pungkas Laode. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 13:19 WIB

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Program E20 Jadi Senjata Baru Kurangi Impor BBM, Ini Kebutuhan Etanol Indonesia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Jangan Lewatkan Jazz Gunung 2026, BRImo Hadirkan Promo Tiket Diskon 40%!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:37 WIB

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Target Harga Rp6.000, Saham Emiten Tambang AMMN Layak Dibeli?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:35 WIB

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Lippo Malls Gelontorkan Rp11,6 Miliar Bangun PLTS Atap

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:30 WIB

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Iran-AS Damai, Rupiah Berjaya Hari Ini di Level Rp17.851/USD

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 16:19 WIB

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Pasar Modal Indonesia Turun Kasta Jadi Frontier Market? Dirut BEI Beri Bocoran

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:54 WIB

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Profil Jeffrey Hendrik, Dirut BEI Baru dengan Janji Transparansi IHSG

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:20 WIB

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Prabowo Mau 'Copot' Ratusan Direksi dan Komisaris BUMN di Tengah Isu Rangkap Jabatan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 15:02 WIB

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Dirut Baru Berambisi Bawa BEI Masuk Daftar 10 Bursa Terbesar Dunia

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:44 WIB

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bikin Pusing Pengusaha, Mengapa Gas Industri Belakangan Ini Harganya Tinggi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:28 WIB

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Dana Asing Rp449,83 M Minggat dari Pasar Saham di Sesi I, BBCA Banyak Dilepas

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 14:20 WIB

×