Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 01 Juli 2026 | 19:10 WIB
Bukannya Senang, Driver Ojol Justru Kecewa Kebijakan Potongan 8%
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di seberang Stasiun Palmerah, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Sejumlah pengemudi ojek online di Jakarta mengeluhkan penerapan skema potongan 8 persen pada layanan GrabHemat mulai Juli 2026.
  • Para pengemudi khawatir kebijakan baru tersebut akan menyebabkan akumulasi potongan lebih besar dibandingkan dengan skema pembagian hasil sebelumnya.
  • Mitra pengemudi mendesak pihak aplikator memberikan transparansi perhitungan serta evaluasi kebijakan agar pendapatan harian mereka tidak terus menurun.

Suara.com - Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) justru tidak merasa senangan dengan penerapan skema potongan 8 persen. Mereka menilai kebijakan itu dapat mengurangi pendapatan.

Kekhawatiran itu muncul karena mekanisme baru dinilai berpotensi menghasilkan potongan yang lebih besar dibanding skema sebelumnya.

Salah seorang pengemudi Grab, Refli (27), mengaku awalnya menyambut baik kebijakan tersebut. Ia mengira potongan 8 persen akan diterapkan pada layanan reguler yang selama ini memiliki potongan lebih besar. 

Namun setelah mengetahui aturan itu berlaku untuk layanan murah bernama GrabHemat, ia mulai merasa khawatir.

"Awalnya sih saya jujur ya, senang gitu. Karena kan saya kira yang 8 persen itu buat yang standar. Ternyata malah buat yang hemat (bagi hasil)," ujar Refli di Jakarta, Selasa (1/7/2026).

Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan senayan, Jakarta, Senin (11/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengemudi ojek online menunggu penumpang di kawasan senayan, Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut Refli, selama ini potongan pada layanan reguler bisa mencapai 20 hingga 30 persen. Sementara GrabHemat umumnya hanya dikenai potongan sekitar 5 hingga 10 persen.

Meski demikian, dengan skema bagi hasil yang baru, ia memperkirakan total potongan yang dibebankan justru bisa lebih besar.

"Yang saya takutin malah lebih gede dari yang biasanya," ujarnya.

Ia mengatakan sebagian besar order yang diterimanya berasal dari GrabHemat. Dalam sehari, pendapatan kotornya rata-rata mencapai Rp300 ribu.

baca juga

Dari jumlah itu, ia masih harus mengeluarkan biaya operasional sekitar Rp110 ribu untuk sewa motor listrik, baterai, dan kebutuhan makan.

Refli berharap aplikator memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai mekanisme perhitungan potongan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di kalangan mitra pengemudi.

"Kalau menurut saya sih lebih transparan aja ya. Kayak misalnya yang 8 persen ini kan enggak dikabarin tuh gimana-gimananya, apa yang berubah gitu. Ternyata tahu-tahu jebret, yang di hemat. Kirain yang saya kira di standar," ucapnya.

Kekhawatiran serupa disampaikan pengemudi lain, Saripudin Asra (51). Pada hari pertama penerapan aturan baru, ia mengaku sudah merasakan penurunan pendapatan dari sejumlah order GrabHemat yang diterimanya.

"Baru berjalan satu hari, saya ngerasain kayaknya terpuruk," kata Saripudin.

Ia menuturkan selama ini pendapatan hariannya berkisar Rp150 ribu. Dengan skema baru, ia khawatir penghasilannya semakin berkurang setelah potongan dihitung secara akumulatif pada akhir hari.

"Kalau menurut saya, saya terpuruk," ujarnya.

Meski demikian, Saripudin mengaku masih menunggu hasil perhitungan potongan pada malam hari untuk mengetahui dampak sebenarnya dari kebijakan tersebut. Ia berharap skema baru dapat dievaluasi apabila terbukti mengurangi pendapatan para mitra pengemudi.

"Mudah-mudahan sih cuman 3 bulan doang, mungkin ada perubahan lagi," pungkas Saripudin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Mulai Hari Ini, Potongan Komisi Ojol Resmi Turun Jadi 8 Persen

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:05 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×