Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus

Dicky Prastya

Kamis, 02 Juli 2026 | 11:44 WIB
Purbaya Lantik Sekaligus 3 Dirjen Baru Kemenkeu, Langsung Kasih Tugas Khusus
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. [Dok. Kemenkeu]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik tiga pejabat eselon I Kemenkeu di Aula Djuanda, Jakarta, pada Rabu, 1 Juli 2026.
  • Sudarto, Evita Manthovani, dan Herman Saheruddin resmi menjabat sebagai Dirjen Anggaran, Dirjen Kekayaan Negara, serta Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan.
  • Pejabat baru diinstruksikan menjaga disiplin fiskal, mengoptimalkan aset negara, serta memperkuat stabilitas sektor keuangan demi pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi melantik tiga orang pejabat pimpinan tinggi madya atau pejabat eselon I Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Direktur Jenderal (Dirjen) baru yang dilantik Menkeu Purbaya yakni Sudarto sebagai Dirjen Anggaran, Evita Manthovani sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara, dan Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan. 

Purbaya menyampaikan bahwa pelantikan ini bukan sekedar pergantian atau pengisian jabatan, melainkan penyerahan amanat negara, rakyat, dan Presiden. 

“Jabatan yang diemban adalah kepercayaan yang sangat besar. Di balik setiap keputusan yang Saudara ambil, ada dampak terhadap anggaran negara, aset negara, stabilitas ekonomi, dunia usaha, dan kehidupan masyarakat. Karena itu, saya minta Saudara memimpin dengan integritas, keberanian, empati, dan profesionalisme,” katanya dalam pelantikan yang digelar di Aula Djuanda Kemenkeu, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Dalam menyikapi berbagai tantangan dan dinamika perekonomian, baik global maupun domestik, Purbaya meminta Kemenkeu harus dapat hadir sebagai institusi yang tenang dalam menghadapi tekanan, tajam dalam membaca risiko, dan berani mengambil keputusan yang besar. 

Untuk Dirjen Kekayaan Negara, Purbaya berpesan agar Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) terus bergerak maju agar mampu menjadi strategic asset manager dan value creator bagi negara. 

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik tiga Dirjen Baru Kemenkeu yang terdiri dari Sudarto sebagai Dirjen Anggaran, Evita Manthovani sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara, dan Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan. [Dok. Kemenkeu]
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa melantik tiga Dirjen Baru Kemenkeu yang terdiri dari Sudarto sebagai Dirjen Anggaran, Evita Manthovani sebagai Direktur Jenderal Kekayaan Negara, dan Herman Saheruddin sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan. [Dok. Kemenkeu]

"Mana (aset) yang belum optimal, mana yang idle, mana yang under-utilized, dan mana yang bisa mendukung program pembangunan tanpa harus menambah belanja modal baru. Dalam hubungan dengan BUMN, Danantara, maupun pengelolaan kekayaan negara yang dipisahkan, saya minta DJKN menjaga posisi negara dengan jelas: negara adalah pemilik kekayaan, pengelola fiskal, dan penjaga kepentingan rakyat,” ungkap dia. 

Sedangkan untuk Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Purbaya meminta agar Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK) tak hanya mampu menjaga stabilitas sistem keuangan, melainkan juga mendukung sektor keuangan agar semakin dalam, inklusif, dan inovatif, dan mampu membiayai pertumbuhan ekonomi. 

“Saya minta DJSPSK memperkuat koordinasi dengan BI, OJK, LPS, KSSK, DPR, serta kementerian/lembaga terkait dalam implementasi Undang-Undang P2SK (Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan) dan regulasi turunannya. Saya juga minta setiap analisis sektor keuangan disusun dengan data terbaru, jernih dan berani menyampaikan risiko apa adanya,” paparnya.

baca juga

Ia juga menambahkan apabila terdapat tekanan di sisi likuiditas, pasar modal, atau arus modal, DJSPSK dapat segera memberikan peringatan dini dan rekomendasi yang dapat segera ditindaklanjuti. 

Lalu kepada Dirjen Anggaran, Menkeu berpesan agar Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) dapat berperan menjadi penjaga disiplin fiskal dan kualitas belanja negara. 

Terkait disiplin fiskal, hal ini tidak hanya berarti menjaga defisit anggaran tetap terkendali, melainkan juga perlu memastikan bahwa perencanaan anggaran dijalankan secara konsisten. 

Selain itu, DJA juga harus dapat memastikan bahwa negara hadir untuk pendidikan, kesehatan, pangan, energi, UMKM, perumahan, dan program-program Presiden lainnya.  

“Artinya kalau ada ABT (Anggaran Belanja Tambahan), Anda hati-hati, jangan sampai gara-gara ABT anggaran kita terganggu, yang penting adalah pastikan kementerian/lembaga mengerti bahwa disiplin fiskal ya kita akan membelanjakan seperti yang dianggarkan," jelas Purbaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Pajak Marketplace Resmi Berlaku, DJP Bidik Penerimaan Negara Tembus Rp 24 Triliun

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:21 WIB

Asosiasi E-commerce hingga Pengusaha Dukung Purbaya Tarik Pajak Marketplace

Asosiasi E-commerce hingga Pengusaha Dukung Purbaya Tarik Pajak Marketplace

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:49 WIB

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 17:22 WIB

Indonesia Gelontorkan Rp73,5 Triliun Per Tahun Atasi Masalah Iklim

Indonesia Gelontorkan Rp73,5 Triliun Per Tahun Atasi Masalah Iklim

Video | Selasa, 30 Juni 2026 | 18:10 WIB

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Purbaya Sentil BPKP soal Audit 10 Perusahaan Sawit Diduga Manipulasi Ekspor CPO

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 17:06 WIB

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Purbaya Jamin Lahan Hibah Meikarta 30 Hektare Tak Bebani APBN Saat Dikelola Danantara

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:40 WIB

Terkini

Prediksi Timnas Indonesia vs Bangladesh: Misi Menang Besar demi Tiket Final

Prediksi Timnas Indonesia vs Bangladesh: Misi Menang Besar demi Tiket Final

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Promo Viva Cosmetics Selama Oktober 2026, 4 Paket Ini Dibanderol Mulai Rp50 Ribuan

Promo Viva Cosmetics Selama Oktober 2026, 4 Paket Ini Dibanderol Mulai Rp50 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:34 WIB

Suyudi Usung Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai Arah Baru Polri

Suyudi Usung Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' sebagai Arah Baru Polri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Jurang Kualitas Timnas Indonesia vs Bangladesh Bikin Thomas Dooley Ketar-ketir

Jurang Kualitas Timnas Indonesia vs Bangladesh Bikin Thomas Dooley Ketar-ketir

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Antrean Solar di Siak Mengular, Sopir: Butuh 2 Jam Lebih untuk Dapat Minyak

Antrean Solar di Siak Mengular, Sopir: Butuh 2 Jam Lebih untuk Dapat Minyak

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:29 WIB

Tiba di Ruang Komisi III DPR, Komjen Suyudi Jalani Fit And Proper Test Calon Kapolri

Tiba di Ruang Komisi III DPR, Komjen Suyudi Jalani Fit And Proper Test Calon Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Pengganti Listyo, DPR Langsung Gelar Fit And Proper Test

Komjen Suyudi Jadi Calon Kapolri Pengganti Listyo, DPR Langsung Gelar Fit And Proper Test

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:20 WIB

'Mata Elang' Thomas Dooley Tandai Kevin Diks dan Ole Romeny Jelang Timnas Indonesia Vs Bangladesh

'Mata Elang' Thomas Dooley Tandai Kevin Diks dan Ole Romeny Jelang Timnas Indonesia Vs Bangladesh

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:16 WIB

Egy Maulana Vikri Main Saat Timnas Indonesia Lawan Bangladesh? Ini Kata John Herdman

Egy Maulana Vikri Main Saat Timnas Indonesia Lawan Bangladesh? Ini Kata John Herdman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:15 WIB

Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah

Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah

Batam | Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:12 WIB

×