Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok

M Nurhadi

Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:53 WIB
Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok
Ilustrasi Tokopedia. [Suara.com/Dythia]
baca 10 detik
  • ByteDance sebagai pemilik mayoritas Tokopedia melakukan PHK massal terhadap sekitar 2.250 karyawan sebagai langkah efisiensi operasional perusahaan.
  • Restrukturisasi besar-besaran ini berfokus pada penataan ulang divisi riset dan pengembangan untuk mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
  • Meskipun melakukan pengurangan jumlah tenaga kerja signifikan, TikTok berkomitmen tetap melanjutkan investasi guna memberdayakan ekosistem UMKM lokal.

Suara.com - Platform e-commerce raksasa, Tokopedia, dilaporkan tengah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar-besaran terhadap para pegawainya.

Induk usaha TikTok, ByteDance, dilaporkan telah memangkas jumlah karyawan di sejumlah divisi tertentu hingga mencapai kisaran 90 persen.

Sebagai informasi, TikTok merupakan pemegang saham mayoritas Tokopedia setelah merampungkan akuisisi 75 persen saham perusahaan lokal tersebut pada akhir tahun 2023 lalu.

Langkah efisiensi kali ini dilaporkan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah operasional perusahaan.

Estimasi Jumlah Karyawan Terdampak

Akibat serangkaian perampingan dan integrasi operasional yang berjalan pasca-akuisisi, jumlah karyawan Tokopedia kini diperkirakan menyusut drastis dan menyisakan sekitar 10 persen saja dari total basis tenaga kerja sebelum efisiensi terbaru dilakukan, yang berada di angka kisaran 2.500 orang.

Jika mengacu pada kalkulasi proporsi tersebut, diperkirakan ada sekitar 2.250 orang karyawan yang terdampak oleh kebijakan efisiensi ini. Meskipun hal ini belum dijelaskan secara rinci oleh manajemen dan ini hanya perkiraan belaka.

Penyusutan jumlah pekerja di tubuh emiten teknologi ini sejatinya telah berlangsung secara bertahap sejak beberapa tahun terakhir melalui beberapa fase penting:

  1. Sebelum resmi bergabung dan diintegrasikan dengan TikTok Shop, Tokopedia mencatatkan jumlah karyawan—yang akrab disapa Nakama—mencapai puncaknya di angka 7.409 orang.
  2. Gelombang Pertama (Pertengahan 2024): Setahun pasca-akuisisi, perusahaan melakukan penyesuaian tim pertama yang berdampak pada pemangkasan 450 karyawan (sekitar 9 persen dari total tenaga kerja) demi menyelaraskan proses integrasi sistem.
  3. Restrukturisasi masif meluas ke lini riset dan pengembangan, menyisakan sekitar 250 pekerja dari sisa 2.500 staf, di mana divisi teknologi menjadi sektor yang paling terdampak.

Pihak TikTok, melalui juru bicaranya pada pekan ini menjelaskan bahwa perusahaan tengah melakukan penataan ulang pada organisasi riset dan pengembangan (research and development/R&D).

baca juga

Kendati demikian, perusahaan menolak memberikan rincian angka pasti mengenai jumlah pekerja yang dirumahkan.

"Kami tengah menyelaraskan organisasi riset dan pengembangan (R&D) pada ranah yang dapat mendorong pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan bagi bisnis kami, komunitas kreator, dan penjual di platform kami," ujar Juru Bicara TikTok dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).

Pihak manajemen menambahkan bahwa keputusan ini murni didasari atas pertimbangan strategi bisnis jangka panjang dan bukan merupakan langkah yang mudah diambil. Pihak aplikator memastikan akan memprioritaskan pemberian hak asasi serta dukungan penuh kepada para Nakama yang terdampak selama proses transisi pemutusan kerja berlangsung.

Di samping langkah perampingan internal ini, TikTok menegaskan bahwa komitmen investasi mereka untuk membesarkan platform Tokopedia di pasar domestik tidak akan berubah.

Manajemen berjanji akan terus memberdayakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal guna memperkuat ekosistem perdagangan digital di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:45 WIB

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 13:35 WIB

Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok

Media AS Sorot Sepasang Kekasih Asal Aceh Dicambuk karena Ciuman di TikTok

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 12:48 WIB

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

DPR Siap Cecar Tiktok yang Dituding Tahan Duit UMKM hingga Triliunan Rupiah

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:08 WIB

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

TikTok Buka Suara soal Isu PHK Tokopedia, Benarkan Restrukturisasi Divisi R&D

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:00 WIB

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Marvel Blade Batal, Microsoft Dirumorkan PHK Ribuan Karyawan Xbox

Tekno | Kamis, 02 Juli 2026 | 17:15 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×