Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Lawan Hoaks dan Deepfake, Literasi Digital Jadi Benteng Masyarakat

Rully Fauzi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:10 WIB
Lawan Hoaks dan Deepfake, Literasi Digital Jadi Benteng Masyarakat
PINTU berkolaborasi dengan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina untuk mendukung peningkatan literasi digital masyarakat. [dok. pribadi]
baca 10 detik
  • PINTU dan Universitas Paramadina menggelar program literasi digital "Cek Sebelum Cekcok" untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap hoaks, deepfake, dan ancaman siber berbasis AI.
  • Peserta dibekali tips mengenali hoaks, menghindari penipuan digital, menerapkan prinsip "saring sebelum sharing", serta tidak mudah percaya dan mengklik tautan mencurigakan.
  • AI didorong untuk dimanfaatkan secara positif guna meningkatkan produktivitas dan aktivitas sehari-hari, di tengah meningkatnya ancaman penipuan digital di Indonesia.

Suara.com - PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), berkolaborasi dengan Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Paramadina untuk mendukung peningkatan literasi digital masyarakat.

Melalui program bertajuk “Cek Sebelum Cekcok”, program literasi tersebut berfokus pada penyuluhan mengenai kewaspadaan terhadap bahaya hoaks, deepfake video, hingga ancaman siber yang menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Kegiatan yang diselenggarakan pada 4 Juli 2026, bertempat di Trimedia Green Park, Bintara, Bekasi, Jawa Barat ini dihadiri sekitar 150 warga Kota Bekasi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak di antaranya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang diwakili Ketua Tim Pembinaan Komunikasi Publik Daerah Kemkomdigi Dimas Aditya Nugraha, Chairun Nisa selaku Anggota DPRD Kota Bekasi, Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina Rini Sudarmanti, dan Reyner Jonathan selaku Senior Product Marketing Specialist Pintu.

Timothius Martin, Chief Marketing Officer (CMO) PINTU menjelaskan, "Kolaborasi PINTU dengan Universitas Paramadina merupakan bentuk komitmen serta tanggung jawab PINTU akan pentingnya literasi digital guna meningkatkan kewaspadaan masyarakat dalam menghadapi ancaman siber, sekaligus agar masyarakat dapat memanfaatkan teknologi untuk manfaat sebesar-besarnya."

"Kami berharap program ini dapat menjadi inspirasi serta landasan bagi masyarakat yang lebih cerdas digital,” imbuhnya.

Chairun Nisa, anggota DPRD Kota Bekasi, dalam sambutannya menjelaskan, "Kota Bekasi memiliki jumlah penduduk sebanyak 2,8 juta orang dengan pengguna internetnya ada 2,2 juta orang. Kita bersyukur dikunjungi dan diadakan acara ini di Kota Bekasi, karena kita wajib menjadi bagian dari sumber daya manusia (SDM) Kota Bekasi yang cerdas digital."

"Karena kita tahu hampir setiap orang saat ini menghabiskan waktunya berlama-lama di sosial media, maka dari itu, perlu untuk melindungi kita semua dari praktik penipuan digital," sambungnya.

Dekan Fakultas Falsafah dan Peradaban Universitas Paramadina, Rini Sudarmanti dalam paparannya memberikan imbauan kepada peserta, "Masyarakat, khususnya Ibu-ibu, perlu mengenali ciri hoaks agar tidak terjebak informasi keliru. Kita harus curiga jika ada judul yang lebay, foto atau video hasil rekayasa AI, serta 'sumber hantu' yang tidak jelas nama ahlinya."

"Waspadai juga narasi bombastis yang memaksa untuk menyebarkan berita demi memicu kepanikan. Jika menemukannya, jangan menebak-nebak, melainkan manfaatkan panduan gambar resmi dari pemerintah untuk mengecek kebenarannya. Gunakan formula verifikasi mandiri: tarik napas, cek faktanya, cari dari sumber kredibel, lalu luruskan secara santun," jelasnya.

"Melalui kemudahan pengecekan digital saat ini, ibu-ibu sebagai tiang keluarga memegang kendali utama untuk mengedukasi anak-anak dan suami demi membentengi keluarga dari ancaman informasi yang menyesatkan."

Ketua Tim Pembinaan Komunikasi Publik Daerah Kemkomdigi, Dimas Aditya Nugraha, dalam acara yang sama mengungkapkan, "Mayoritas orang Indonesia ketika dapat informasi yang bersifat hoaks, kemampuan identifikasinya itu beragam."

"Sekitar 7 persen sangat yakin dengan informasi tersebut, 25 persen yakin, dan 45 persen bimbang antara yakin dan tidak yakin. Jadi sangat penting bagi kita melakukan saring sebelum sharing agar terhindar dari praktik manipulasi informasi," paparnya.

Senior Product Marketing Specialist PINTU, Reyner Jonathan memberikan tips bagi peserta untuk terhindar dari penipuan dalam finansial serta manfaat penggunaan AI.

"Banyak sekali penipuan yang menggunakan AI yang juga menyasar kalangan ibu-ibu. Pertama jika mendapatkan informasi yang belum jelas sumbernya, tanamkan sifat tidak mudah percaya, kedua jangan panik, ketiga cek sumbernya, lihat nomornya, jika mengatasnamakan institusi tertentu bisa dicek dulu ini benar nomor resminya atau bukan, dan jangan klik link sembarang maupun link phishing," paparnya.

Reyner menambahkan, “AI juga memiliki banyak manfaat bisa dipergunakan untuk hal yang positif. Misalnya bagi ibu-ibu yang suka masak bisa bertanya resep masakan, atau bagi yang sedang mencari barang tertentu dan ingin melakukan komparasi produknya, bisa menggunakan AI.

"Terakhir bisa mendukung untuk berjualan, seperti membuatkan caption untuk media sosial, menghitung pembukuan, dan lain-lainnya. Jadi AI ini hanya alat yang harusnya bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif,” lanjutnya.

Dalam penggunaan teknologi AI, Indonesia disebut sebagai negara dengan tingkat adopsi yang tinggi.

Berdasarkan laporan Global Workforce Hopes and Fears Survey 2025 dari PwC Indonesia, 69% pekerja Indonesia yang disurvei menyatakan telah memanfaatkan AI dalam pekerjaannya sepanjang satu tahun terakhir untuk meningkatkan produktivitas.

Di sisi lain, Komdigi menyoroti adanya peningkatan ancaman penipuan berbasis digital di Indonesia yang kerugiannya ditaksir sekitar Rp7,5 triliun.

"Kami memiliki komitmen untuk mendukung program edukasi dan literasi bagi masyarakat agar masyarakat bisa lebih waspada terhadap segala bentuk tindak kejahatan berbasis digital serta mampu memanfaatkan kemajuan teknologi untuk kehidupan yang lebih baik," papar Reyner.

"Kami mengapresiasi Universitas Paramadina yang telah menggagas kegiatan ini yang diharapkan bisa meningkatkan pemahaman lebih dalam mengenai bahaya hoaks dan penipuan digital," tandas Reyner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Eksplorasi Peluang Finansial Lewat Trading, Apa yang Perlu Dipahami Pemula?

Eksplorasi Peluang Finansial Lewat Trading, Apa yang Perlu Dipahami Pemula?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 17:55 WIB

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Prabowo Sebut Ojol Kini Dapat 92 Persen dari Jerih Payah Mereka

Prabowo Sebut Ojol Kini Dapat 92 Persen dari Jerih Payah Mereka

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 15:09 WIB

Indodax Perkenalkan Fitur Baru, Bawa Konsep Gamifikasi ke Aplikasi Kripto

Indodax Perkenalkan Fitur Baru, Bawa Konsep Gamifikasi ke Aplikasi Kripto

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:45 WIB

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Bahaya Scroll Society: Saat Anak Muda Mahir Scrolling, Lupa Berpikir

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

Nadiem Makarim Disebut Bukan Penerima Manfaat Ekonomis AKAB dan GoTo

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:54 WIB

Google Maps Hadirkan Ask Maps di Indonesia, AI Bisa Cari Hidden Gems hingga Susun Rute Liburan

Google Maps Hadirkan Ask Maps di Indonesia, AI Bisa Cari Hidden Gems hingga Susun Rute Liburan

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?

Dulu Googling, Kini TikToking: Mengapa Gen Z Beralih ke TikTok?

Your Say | Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:11 WIB

Terkini

Cara Mencari Jari-Jari Lingkaran Jika Diketahui Kelilingnya, Lengkap dengan Rumus dan Contoh

Cara Mencari Jari-Jari Lingkaran Jika Diketahui Kelilingnya, Lengkap dengan Rumus dan Contoh

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:57 WIB

Pembuktian Iklan Mobil Balap XL: Benarkah Paling Tercepat?

Pembuktian Iklan Mobil Balap XL: Benarkah Paling Tercepat?

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:55 WIB

Bogem Mentah Eks Atlet Kickboxing: Saat Satpam RS Graha Sehat Hajar Perawat Tanpa Ampun

Bogem Mentah Eks Atlet Kickboxing: Saat Satpam RS Graha Sehat Hajar Perawat Tanpa Ampun

Jatim | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:54 WIB

PLTS 100 GWp Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Panel Surya dan Baterai Lokal Disiapkan

PLTS 100 GWp Jadi Jalan Indonesia Menuju Kemandirian Energi, Panel Surya dan Baterai Lokal Disiapkan

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:47 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Pernyataan Budi Arie Soal 'Percepatan 2029' Ramai, Relawan Gibran: Itu Bukan Representasi Jokowi!

Pernyataan Budi Arie Soal 'Percepatan 2029' Ramai, Relawan Gibran: Itu Bukan Representasi Jokowi!

Jawa Tengah | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:42 WIB

Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini

Mengapa Bunyi Tidak Bisa Merambat di Ruang Hampa Udara? Jawabannya Ada pada Hukum Fisika Ini

Tekno | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Profesor IIUM Malaysia Dipecat Buntut Klaim Sejarah Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

Profesor IIUM Malaysia Dipecat Buntut Klaim Sejarah Orang Melayu Kuno Bisa Terbang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:39 WIB

Niat Awal Cuma Nyolong, Pemuda Pringsewu Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos

Niat Awal Cuma Nyolong, Pemuda Pringsewu Rudapaksa Pelajar di Kamar Kos

Lampung | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:38 WIB

Capek Terjebak Sinyal Lemah di Tiap Momen Penting? Lawan bareng XL Aja!

Capek Terjebak Sinyal Lemah di Tiap Momen Penting? Lawan bareng XL Aja!

Your Say | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:38 WIB

×