Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina

M Nurhadi

Senin, 13 Juli 2026 | 13:04 WIB
IMF Pertahankan Target Ekonomi Indonesia, 'Lebih Baik' dari India dan Filipina
IMF (Antara)
baca 10 detik
  • IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil di level lima persen hingga tahun 2026 sebelum meningkat pada 2027.
  • Pertumbuhan ekonomi dunia melambat menjadi tiga persen akibat konflik Timur Tengah yang menghambat rantai pasok global.
  • Adopsi teknologi kecerdasan buatan menjadi faktor pendukung utama yang meredam dampak negatif guncangan ekonomi di sektor riil.

Suara.com - Lembaga Dana Moneter Internasional (International Monetary Fund/IMF) memperkirakan performa perekonomian domestik Indonesia akan berada di level 5 persen hingga penghujung tahun 2026.

Target pertumbuhan ini tercatat sedikit lebih melambat apabila disandingkan dengan realisasi capaian pertumbuhan ekonomi pada tahun sebelumnya yang mampu menyentuh angka 5,11 persen.

Melalui dokumen laporan World Economic Outlook Update yang dipublikasikan pekan lalu, institusi multilateral yang menaungi 191 negara anggota ini menegaskan bahwa estimasi tersebut tidak mengalami perubahan. Angka ini masih berjalan linier dengan kalkulasi awal yang dirilis oleh IMF pada awal tahun.

Kendati pertumbuhan tahun ini diperkirakan mendatar, IMF melihat adanya potensi pemulihan jangka pendek. Untuk periode tahun 2027, lembaga keuangan global tersebut memproyeksikan laju perekonomian Indonesia berpeluang merangkak naik ke posisi 5,1 persen.

Dalam pembaruan data globalnya, IMF memotong estimasi pertumbuhan ekonomi dunia secara keseluruhan menjadi 3 persen untuk tahun 2026 dan mematok target 3,4 persen pada tahun 2027.

Angka-angka tersebut berada di bawah rata-rata performa ekonomi global periode 2024–2025 yang sempat menembus level 3,5 persen.

Tim ekonom IMF memaparkan bahwa tren penurunan laju pertumbuhan global ini merupakan konsekuensi langsung dari meluasnya dampak negatif konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah. Efek domino dari ketegangan geopolitik tersebut menghambat rantai pasok dan menekan sentimen pasar.

Meski demikian, guncangan di sektor riil tersebut berhasil diredam oleh lompatan kinerja di sektor teknologi global. Peningkatan permintaan pasar dunia ini didorong oleh akselerasi pemanfaatan serta adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang masif di berbagai negara.

Perbandingan Dinamika Proyeksi di Kawasan Asia Pasifik

baca juga

Kondisi bertahannya estimasi ekonomi Indonesia berada dalam posisi yang berbeda jika dibandingkan dengan performa sejumlah negara tetangga di kawasan Asia Pasifik.

Beberapa negara berkembang justru harus rela proyeksi ekonominya dipangkas akibat penyesuaian kondisi pasar makro:

  • India: Target pertumbuhan ekonominya dipotong sebesar 0,1 persen, sehingga menempatkan perkiraan baru di level 6,4 persen untuk tahun 2026.
  • Filipina: Mengalami koreksi proyeksi yang lebih dalam, yakni terpangkas 0,2 persen menjadi berada di angka 3,9 persen.

Di sisi lain, Malaysia mencatatkan kondisi yang serupa dengan Indonesia. Otoritas moneter dunia tersebut memilih untuk tidak melakukan perubahan atau revisi terhadap angka perkiraan pertumbuhan ekonomi Malaysia, baik untuk kalender tahun 2026 maupun proyeksi jangka panjang tahun 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Purbaya: APBN Tak Bisa Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:55 WIB

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Riset Ungkap Masa Depan Industri Fintech RI Setelah Hadir Lebih dari 10 Tahun

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 16:46 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×