Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online

Dicky Prastya

Senin, 13 Juli 2026 | 18:05 WIB
Bisnis Kopi UMKM Moncer 60% Berkat Jualan Online
Ilustrasi kopi. (Pexels)
baca 10 detik
  • Sakha Coffee Roastery asal Bekasi mencatat kenaikan penjualan sebesar 60 persen setelah mengikuti kampanye #BeliLokal Tokopedia dan TikTok Shop.
  • Pemanfaatan fitur konten dan LIVE Shopping membantu UMKM tersebut menjangkau pasar nasional serta membangun edukasi produk bagi para pelanggan.
  • Pertumbuhan bisnis ini telah menciptakan lebih dari 100 lapangan kerja dan memperluas akses pasar bagi para petani kopi Nusantara.

Suara.com - UMKM kopi asal Bekasi, Sakha Coffee Roastery melaporkan kalau total penjualan mereka meningkat 60 persen dari hari biasa setelah mengikuti kampanye jualan online.

Pendiri Sakha Coffee Roastery, Teuku Andi Nova Reza menyatakan bahwa penjualan ini meningkat usai mereka mengikuti kampanye #BeliLokal Tokopedia dan TikTok Shop.

Bahkan sejak awal berdiri pada 2018 lalu, Sakha Coffee telah memanfaatkan Tokopedia dan TikTok Shop untuk menjangkau pelanggan dari berbagai daerah di Indonesia.

Kini, sekitar 40 persen dari total penjualan Sakha Coffee berasal dari kedua platform tersebut, menjadikannya salah satu kanal penjualan utama perusahaan.

"Tokopedia dan TikTok Shop membantu kami menjangkau lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia," kata Teuku Andi Nova Reza dalam siaran pers, Senin (13/7/2026).

Tak hanya memperluas jangkauan pasar, konten juga mengubah cara Sakha Coffee berinteraksi dengan pelanggan. Lewat video pendek, LIVE Shopping, serta kolaborasi bersama kreator, masyarakat tidak hanya membeli kopi tetapi juga mengenal cerita di balik setiap origin kopi Indonesia, cara penyeduhan, hingga karakter rasa setiap produk.

Ilustrasi jualan online di TikTok Shop. [Tokopedia & TikTok Shop]
Ilustrasi jualan online di TikTok Shop. [Tokopedia & TikTok Shop]

Sesi LIVE Shopping juga menarik perhatian pelaku usaha seperti pemilik coffee shop yang melakukan pembelian untuk kebutuhan bisnis mereka. Pengalaman ini menunjukkan bagaimana konten tidak hanya menghubungkan penjual dengan konsumen, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku usaha.

"Yang paling penting, kami bisa menceritakan asal-usul setiap kopi kepada konsumen melalui konten dan LIVE Shopping. Ketika orang memahami cerita di balik produknya, mereka tidak hanya membeli kopi, tetapi juga menghargai perjalanan di baliknya," lanjut dia.

Berawal dari tim kecil yang hanya terdiri dari lima orang, Sakha Coffee kini telah berkembang menjadi perusahaan yang membuka peluang kerja bagi lebih dari 100 orang.

baca juga

Pertumbuhan tersebut mencakup tim kantor, produksi dan pengemasan, hingga para host LIVE Shopping yang menjadi bagian dari perjalanan bisnis Sakha Coffee, mulai dari tim kantor, produksi dan pengemasan, hingga para host LIVE Shopping.

Perusahaan juga bermitra dengan petani kopi dari berbagai daerah, termasuk Mandailing, Karo, Lampung, Jawa Barat, Temanggung, Ijen, Flores, Bali, Toraja, dan Papua, sehingga semakin banyak hasil panen kopi Nusantara yang dapat menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

"Bagi kami, ketika masyarakat memilih kopi lokal, mereka bukan hanya membeli sebuah produk. Mereka juga ikut mendukung petani kopi Indonesia, membuka peluang kerja, dan mendorong semakin banyak pelaku usaha lokal untuk terus berkembang. Itulah dampak yang paling kami syukuri," tambah Teuku.

Kisah Sakha Coffee merupakan salah satu contoh bagaimana program #BeliLokal membantu produk lokal berkembang melalui ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop.

Hingga kuartal I 2026, program ini telah mendukung lebih dari 20.000 penjual lokal pilihan. Jumlah penjual yang bergabung meningkat 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara jumlah listing produk Buatan Indonesia tumbuh 44% hingga mendekati 2 juta produk.

Senior Director of Tokopedia and TikTok Shop Indonesia, Vonny Ernita Susamto mengatakan, cerita Sakha Coffee menunjukkan bahwa ketika produk lokal semakin mudah ditemukan oleh konsumen, manfaatnya tidak berhenti pada pertumbuhan bisnis.

"Di baliknya terdapat lapangan kerja yang tercipta, petani yang memperoleh akses pasar lebih luas, dan rantai pasok lokal yang semakin kuat. Melalui #BeliLokal, kami ingin semakin banyak UMKM Indonesia memiliki kesempatan untuk berkembang sekaligus memberikan dampak positif bagi komunitas di sekitarnya," ujar Vonny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Emiten TUGU Andalkan GCG untuk Dongkrak Daya Saing Bisnis

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 17:10 WIB

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

BNI Dorong UMKM Batik Bertransaksi Digital melalui Promo di Puspa Nuswantara 2026

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:15 WIB

Menteri UMKM Sebut Pendapatan Ojol Tak Menurun usai Kebijakan Potongan Aplikator 8 Persen

Menteri UMKM Sebut Pendapatan Ojol Tak Menurun usai Kebijakan Potongan Aplikator 8 Persen

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 00:15 WIB

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

The 2nd IBOS Expo 2026 Siap Digelar, Hadirkan Lebih dari 100 Peluang Bisnis dari Berbagai Industri

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:18 WIB

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

BNI Dukung UMKM Batik Lewat Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×