Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 16 Juli 2026 | 12:20 WIB
Kelangkaan Pertalite Meluas, ESDM Turunkan Tim Usut Masalah Distribusi BBM
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pihaknya telah meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan pasokan. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • SDM evaluasi distribusi usai BBM bersubsidi langka di Medan.
  • Stok BBM diklaim aman, tetapi warga tetap antre di SPBU.
  • Distribusi Pertalite diduga bermasalah, Pertamina tambah armada.

Suara.com - Kelangkaan BBM bersubsidi yang memicu antrean panjang di sejumlah SPBU, khususnya di Medan, Sumatera Utara, membuka celah baru dalam tata kelola distribusi energi nasional. Meski pemerintah memastikan stok BBM dalam kondisi aman, fakta di lapangan justru menunjukkan masyarakat kesulitan memperoleh Pertalite dan Biosolar selama beberapa hari terakhir.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakui persoalan tersebut dan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap ketersediaan BBM di seluruh wilayah Indonesia. Langkah itu diambil setelah kelangkaan tidak hanya terjadi di Medan, tetapi juga dilaporkan muncul di sejumlah daerah lain, termasuk Ketapang, Kalimantan Barat.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan pihaknya telah meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina (Persero) turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi penyebab gangguan pasokan.

"Jadi untuk ketersediaan BBM untuk seluruh wilayah kita lakukan evaluasi. Saya dari Kementerian ESDM sudah minta Kepala BPH Migas melakukan pengecekan bersama PT Pertamina, jadi apa permasalahan yang ada di lapangan," kata Yuliot di Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Ironisnya, di tengah antrean kendaraan yang mengular di berbagai SPBU, pemerintah justru memastikan cadangan BBM nasional masih berada pada level yang sangat aman.

"Stok aman, lebih dari cukup," ujar Yuliot.

Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa persoalan bukan terletak pada ketersediaan BBM, melainkan diduga berada pada rantai distribusi dari terminal penyimpanan menuju SPBU.

Menurut Yuliot, pemerintah kini tengah menelusuri apakah terdapat hambatan dalam proses pengiriman, mulai dari armada angkut hingga distribusi ke SPBU.

"Ini pengiriman itu relatif lancar. Kemudian distribusi dari terminal terpadu ke SPBU-SPBU ada hambatan transportasi atau bagaimana, itu yang sedang kita cek," katanya.

baca juga

Untuk mempercepat penyelesaian masalah, Kementerian ESDM juga telah menurunkan tim khusus ke lapangan guna memantau kondisi distribusi sekaligus mengurai antrean yang terus terjadi.

"Kita juga sudah turunkan tim ke lapangan. Jadi untuk ini kita akan selesaikan permasalahan adanya antrean-antrean di SPBU di beberapa daerah," ujarnya.

Kelangkaan BBM bersubsidi di Medan mulai terjadi sejak Senin (13/7/2026). Warga mengaku kesulitan memperoleh Pertalite dan Biosolar sehingga terpaksa mengantre berjam-jam. Sebagian bahkan memilih membeli BBM nonsubsidi dengan harga lebih mahal agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem distribusi BBM nasional. Pasalnya, meski stok di terminal dinyatakan mencukupi, pasokan di tingkat SPBU justru mengalami gangguan hingga berdampak langsung terhadap masyarakat.

Sebagai respons darurat, Pertamina Patra Niaga telah mengerahkan tambahan 10 unit mobil tangki operasional dan 30 unit mobil tangki spot charter untuk mempercepat distribusi di Medan.

Selain itu, sebanyak 34 Awak Mobil Tangki (AMT) dari fuel terminal terdekat diterjunkan bersama 16 personel Bekangdam. Pertamina juga mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Medan dan sejumlah SPBU strategis selama 24 jam penuh guna mempercepat pemulihan pasokan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari

Siap-siap BBM Naik Lagi, Harga Minyak Dunia Telah Melonjak 4 Hari

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 09:09 WIB

Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang

Pertamina Tambah Armada, Pasokan BBM di Medan Kembali Normal usai Antrean Panjang

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 19:10 WIB

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Harga Bright Gas Turun Mulai 14 Juli, Tabung 12 Kg Kini Rp220.00

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:59 WIB

Terkini

Jakarta Biennale 2026 Strategis Majukan Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia

Jakarta Biennale 2026 Strategis Majukan Potensi Ekonomi Kreatif Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Kebakaran Hebat Landa Kampung Nelayan di Jayapura, Ratusan Rumah Hangus

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:54 WIB

Cara Cerdas Nabung Sambil Dapat Benefit Eksklusif Klub, Khusus Nasabah BRI!

Cara Cerdas Nabung Sambil Dapat Benefit Eksklusif Klub, Khusus Nasabah BRI!

Bri | Selasa, 01 September 2026 | 19:53 WIB

Penumpang KRL BNI City Melonjak 326 Persen di Hari Pertama Pengalihan Stasiun Karet

Penumpang KRL BNI City Melonjak 326 Persen di Hari Pertama Pengalihan Stasiun Karet

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:50 WIB

Bahas Rumah Rakyat di Hambalang, Prabowo Ingin Hunian Tak Sekadar Bangunan Tapi Nyaman

Bahas Rumah Rakyat di Hambalang, Prabowo Ingin Hunian Tak Sekadar Bangunan Tapi Nyaman

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:50 WIB

Mirip Pam Swakarsa, Pelibatan Ormas Bubarkan Demo Bisa Picu Konflik Horizontal!

Mirip Pam Swakarsa, Pelibatan Ormas Bubarkan Demo Bisa Picu Konflik Horizontal!

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:50 WIB

Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar

Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar

Bola | Selasa, 01 September 2026 | 19:48 WIB

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Status Naik Jadi Siaga

Foto | Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB

Satgas PASTI Ungkap 5 Modus Penipuan Online yang Paling Sering Merugikan Masyarakat

Satgas PASTI Ungkap 5 Modus Penipuan Online yang Paling Sering Merugikan Masyarakat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB

Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok

Simpang Gramedia Jogja Memanas, Warga dan Massa Aksi Sempat Cekcok

News | Selasa, 01 September 2026 | 19:45 WIB

×