Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 Juli 2026 | 17:22 WIB
Kegaduhan di Kementerian PU Dinilai Bisa Berujung Lengsernya Dody Hanggodo
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo. [Ist]
baca 10 detik
  • Dody dinilai berpotensi bernasib sama seperti eks Mendiktisaintek Satryo.
  • Kegaduhan di Kementerian PU disebut bisa jadi alasan evaluasi Presiden.
  • Pengamat minta alasan pergantian menteri disampaikan secara terbuka.

Suara.com - Posisi Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo kembali menjadi sorotan di tengah mencuatnya berbagai polemik yang membelit kepemimpinannya. Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah menilai Dody berpotensi mengalami nasib serupa dengan mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro apabila Presiden Prabowo Subianto menilai kegaduhan di internal kementerian sudah mengganggu kinerja pemerintahan.

Menurut Trubus, Presiden Prabowo sebelumnya telah memberikan contoh dengan mengganti Satryo setelah muncul gejolak di lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pengalaman tersebut dinilai menjadi preseden bahwa Presiden tidak mentoleransi menteri yang dinilai memicu kegaduhan di dalam kabinet.

"Jadi sebenarnya Pak Prabowo punya pengalaman. Ini terkait dengan dulu menteri itu, Menteri Dikti. Menteri itu yang didemo karyawannya, terus akhirnya dicopot," kata Trubus kepada Suara.com, Senin (20/7/2026).

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi yang berkembang saat itu, alasan utama pergantian Satryo karena Presiden tidak menyukai kondisi yang menimbulkan kegaduhan di pemerintahan.

Trubus menilai kondisi tersebut memiliki kemiripan dengan situasi yang kini dihadapi Dody Hanggodo. Sejumlah polemik yang mencuat, mulai dari kebijakan pemindahan ribuan pegawai Kementerian PU hingga isu perjalanan dinas ke Amerika Serikat yang menjadi perhatian publik, dinilai memperburuk persepsi terhadap kepemimpinan di kementerian tersebut.

"Nah, kalau dasarnya itu, ya potensi-potensi untuk Pak Dody iya, karena Pak Dody kan sebenarnya ada problem dengan itu, memindahkan ribuan karyawannya. Yang kemudian dikait-kaitkan dengan bocornya dia perjalanan ke Amerika itu," ujarnya.

Meski demikian, Trubus menegaskan keputusan untuk mengganti atau mempertahankan seorang menteri sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Dalam pandangannya, evaluasi kabinet merupakan bagian dari kewenangan politik kepala negara untuk memastikan efektivitas pemerintahan.

Ia juga menilai apabila Presiden akhirnya memutuskan melakukan pergantian menteri, pemerintah sebaiknya menyampaikan alasan keputusan tersebut secara terbuka kepada masyarakat agar proses evaluasi kabinet berlangsung transparan dan tidak menimbulkan spekulasi baru.

"Kalau menurut saya, kalau memang mau diganti, itu ya hak prerogatif presiden. Kalau memang dipandang tidak berprestasi dalam pengertian politik, ya diganti saja. Cuma menurut saya penilaiannya terbuka saja, dibuka saja ke publik," kata Trubus.

baca juga

Munculnya kembali isu evaluasi terhadap Menteri PU dinilai berpotensi menambah ketidakpastian di lingkungan kementerian, terutama di tengah berbagai proyek infrastruktur strategis yang masih berjalan. Polemik berkepanjangan juga dikhawatirkan dapat memengaruhi kepercayaan publik terhadap stabilitas tata kelola pemerintahan dan pelaksanaan program pembangunan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Isu Copot Dody Hanggodo Mencuat, Pengamat Nilai Prabowo Berhak Ganti Menteri Demi Stabilitas

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 17:00 WIB

Gerindra Semprot Hotman usai Bawa-bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie

Gerindra Semprot Hotman usai Bawa-bawa Nama Prabowo di Kasus Febrie

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:51 WIB

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

Istana Respons Isu Menteri PU Bakal Kena Copot Agustus

News | Senin, 20 Juli 2026 | 15:21 WIB

Terkini

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Lemas ke Level Rp17.866

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Daftar Weton Tibo Ratu, Si Anak Emas Primbon Jawa yang Selalu Beruntung

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:45 WIB

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Mobil Terjemur Terik Matahari, Bagian Apa yang Perlu Jadi Sorotan?

Otomotif | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:41 WIB

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

HyperOS 4 Resmi Meluncur! Desain Kaca Mewah dan AI-nya Bisa Tebak Pikiran Pengguna?

Tekno | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

Menag Pimpin Doa di Sidang Tahunan MPR 2026: Lindungi Kami dari Fitnah dan Pengkhianatan

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Jembatan Garuda Merah Putih di Way Bungur Jadi Harapan Baru Masyarakat

Lampung | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:38 WIB

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Belanja Pengadaan Pemerintah Tembus Rp1.193 Triliun, Jadi Motor Ekonomi Hijau

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Jelang Pidato Prabowo, Harga Emas Antam Merosot Jadi Rp2.664.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bahan Bakar Alternatif SIG Naik 24%, Pangkas Konsumsi Batu Bara 467 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 09:29 WIB

×