Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 21 Juli 2026 | 09:09 WIB
Kabar Mediasi AS - Iran Meredam Kenaikan Harga Minyak Dunia
Ilustrasi, perdamaian perang antara Amerika Serikat dengan Iran. [Gemini AI].
baca 10 detik
  • Harga minyak dunia turun pada 21 Juli 2026 karena pasar merespons potensi mediasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
  • Teheran menerima usulan gencatan senjata sepuluh hari guna meredakan ketegangan konflik yang berlangsung sejak bulan Februari lalu.
  • Ancaman blokade laut oleh kelompok Houthi terhadap Arab Saudi berisiko mengganggu pasokan energi global di luar kawasan Teluk.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia melandai pada perdagangan Selasa 21 Juli 2026. Pasar kini mempertimbangkan potensi mediasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Hal itu menahan kenaikan harga minyak, di tengah eskalasi konflik AS - Iran dan ancaman blokade laut Houthi terhadap Arab Saudi.

Mengutip dari Reuters, minyak mentah berjangka Brent turun 35 sen atau 0,4 persen ke posisi 88,87 dolar AS per barel pada pukul 00.52 GMT. Sementara itu, jenis West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman September bergerak stabil di level 82,47 dolar AS per barel.

Kedua harga minyak tersebut melandai dari level tertinggi dalam sebulan terakhir yang dicapai pada sesi sebelumnya.

Seorang pejabat senior Iran mengonfirmasi bahwa Teheran telah menerima usulan mediasi berupa gencatan senjata selama 10 hari.

Usulan ini ditujukan untuk menyelamatkan kesepakatan sementara demi meredakan konflik yang meluas akibat serangan AS dan Israel ke Iran sejak Februari lalu.

Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah selatan dan tengah Israel. [Istimewa]
Situasi keamanan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran meluncurkan serangan rudal ke wilayah selatan dan tengah Israel. [Istimewa]

Meski isu de-eskalasi mengemuka, risiko di lapangan masih tinggi. Kelompok Houthi di Yaman mengancam akan memberlakukan blokade laut terhadap Arab Saudi, yang berpotensi membuka front konflik baru serta mengancam pasokan energi global di luar kawasan Teluk.

Analis Pasar Utama KCM Trade, Tim Waterer, menilai ancaman blokade terhadap Arab Saudi tergolong krusial.

"Ancaman blokade angkatan laut terhadap Arab Saudi oleh Houthi sangat signifikan karena meningkatkan risiko gangguan terhadap eksportir minyak utama lainnya," kata Waterer.

baca juga

Di sisi lain, saling serang antar kedua negara masih berlangsung. Pasukan AS melancarkan gelombang serangan udara terbaru ke beberapa kota di Iran, yang dibalas aksi serupa oleh Korps Garda Revolusi Iran terhadap aset militer AS di kawasan tersebut.

Analis Pasar IG, Tony Sycamore, menyebutkan bahwa wacana dialog damai untuk sementara waktu menahan laju kenaikan harga minyak. Namun, efektivitas dari proses mediasi tersebut masih harus dibuktikan di lapangan.

"Harga minyak sudah jauh lebih tinggi dan tentu saja memiliki potensi untuk naik lagi. Namun, dalam jangka pendek, pembicaraan semalam tentang de-eskalasi dan perundingan perdamaian tampaknya membatasi potensi kenaikan untuk sementara waktu. Apakah akan ada hasil dari perundingan perdamaian tersebut masih harus dilihat," jelas Sycamore.

Sementara itu, survei awal Reuters memproyeksikan adanya penurunan pada stok minyak mentah dan bensin AS untuk pekan lalu, meski persediaan produk distilat diperkirakan mengalami kenaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

IHSG Terkoreksi di Tengah Isu Turun Kelas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lagi

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 07:32 WIB

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Ketegangan AS - Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Harga Minyak Naik Tipis di Tengah Bayang-Bayang Melimpahnya Pasokan

Bisnis | Selasa, 07 Juli 2026 | 09:13 WIB

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Harga Minyak Dunia Semakin Melorot, Gimana Nasib Harga Pertamax?

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 09:36 WIB

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Harga Minyak Dunia Bakal Turun Besar-besaran, 'Tandanya' Sudah Muncul

Bisnis | Minggu, 05 Juli 2026 | 17:51 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×