Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.231,780
LQ45 627,750
Srikehati 307,753
JII 374,159
USD/IDR 17.971

Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB
Moody's Soroti Risiko Kebijakan RI, Subsidi Energi Hingga DSI Jadi Catatan Merah Prabowo
Ketidakpastian kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto serta tekanan terhadap kondisi fiskal membuat keseimbangan risiko bagi Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih negatif dibandingkan beberapa bulan lalu. Foto tangkapan layar.
baca 10 detik
  • Moody's nilai risiko kebijakan dan fiskal Indonesia makin meningkat.
  • Danantara dan sempitnya basis pajak jadi sorotan investor.
  • Reformasi penerimaan negara dinilai krusial menjaga peringkat kredit.

Suara.com - Lembaga pemeringkat internasional Moody's Ratings kembali menyoroti meningkatnya risiko terhadap perekonomian Indonesia. Moody's menilai ketidakpastian kebijakan Pemerintahan Prabowo Subianto serta tekanan terhadap kondisi fiskal membuat keseimbangan risiko bagi Indonesia kini bergerak ke arah yang lebih negatif dibandingkan beberapa bulan lalu.

Menukil TheEdge Singapura, Selasa (21/7/2026) Wakil Presiden Divisi Sovereign Risk Moody's, Martin Petch, mengatakan tekanan terhadap anggaran negara meningkat setelah lonjakan subsidi energi yang dipicu konflik Iran. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mempersempit ruang fiskal pemerintah pada tahun ini hingga tahun depan.

Menurut Moody's, kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto juga masih membayangi pasar keuangan Indonesia. Sejumlah isu seperti disiplin fiskal, independensi bank sentral, hingga semakin besarnya peran pemerintah dalam berbagai sektor strategis disebut menjadi perhatian investor sepanjang tahun ini.

Salah satu fokus perhatian Moody's adalah keberadaan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Lembaga pemeringkat tersebut menilai mandat dan tata kelola lembaga baru itu masih belum cukup jelas sehingga memicu kekhawatiran mengenai meningkatnya intervensi negara dalam perekonomian.

Selain itu, Moody's juga menyoroti masih sempitnya basis penerimaan negara Indonesia. Kondisi tersebut dinilai membatasi kemampuan pemerintah dalam membiayai berbagai program prioritas, termasuk program makan bergizi gratis, apabila tidak diikuti reformasi untuk meningkatkan pendapatan negara. Hingga kini, Moody's menilai belum terlihat langkah signifikan dalam memperluas basis penerimaan tersebut.

Meski demikian, Moody's mencatat sejumlah perkembangan positif. Pemerintah Indonesia telah memangkas anggaran program makan bergizi gratis di tengah meningkatnya subsidi energi sebagai upaya menjaga defisit anggaran tetap berada dalam batas yang ditetapkan undang-undang. Pemerintah juga disebut tengah melakukan evaluasi anggaran untuk mencari tambahan efisiensi belanja.

Pandangan Moody's berbeda dengan S&P Global Ratings yang pekan lalu tetap mempertahankan peringkat utang Indonesia pada level investment grade dengan outlook stabil. Menurut S&P, fundamental kredit Indonesia masih cukup kuat meskipun menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

Ke depan, Moody's menyatakan akan mencermati kecukupan cadangan devisa, kredibilitas kebijakan pemerintah, kondisi badan usaha milik negara (BUMN), serta tata kelola Danantara. Lembaga tersebut menegaskan bahwa ekspansi belanja fiskal tanpa dibarengi reformasi penerimaan negara akan menjadi sinyal negatif bagi profil kredit Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 10:10 WIB

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029

News | Senin, 20 Juli 2026 | 22:15 WIB

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

Tak Hanya Gaji Naik 280 Persen, Prabowo Janji Bangun Rumah Buat Semua Hakim

News | Senin, 20 Juli 2026 | 20:55 WIB

Terkini

Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, 1 Ditemukan Tewas

Rumah Mewah Meledak di Grand Polonia Medan, 1 Ditemukan Tewas

Sumut | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:21 WIB

10 Merek Kosmetik Indonesia yang Terkenal di Pasaran, Kamu Pakai Apa?

10 Merek Kosmetik Indonesia yang Terkenal di Pasaran, Kamu Pakai Apa?

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:20 WIB

John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan

John Herdman Ungkap Target Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Jawabannya di Luar Dugaan

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:18 WIB

Jangan Lewatkan Promo Spesial BRI di XXI: Acara Nonton Bareng di Bioskop Makin Seru Juga Hemat

Jangan Lewatkan Promo Spesial BRI di XXI: Acara Nonton Bareng di Bioskop Makin Seru Juga Hemat

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:14 WIB

Putusan MK Batasi Penunjukan Langsung IUP, Bahlil Pastikan Prioritas Tetap Ada

Putusan MK Batasi Penunjukan Langsung IUP, Bahlil Pastikan Prioritas Tetap Ada

Bisnis | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:12 WIB

KPK Ungkap 3 Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat usai OTT

KPK Ungkap 3 Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat usai OTT

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:12 WIB

Kerap Dianggap Limba, Pakar IPB Ungkap Kepala Hingga Sisik Ikan Bisa Bernilai Ekonomis

Kerap Dianggap Limba, Pakar IPB Ungkap Kepala Hingga Sisik Ikan Bisa Bernilai Ekonomis

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

Cerita Bayi-bayi Nigeria Bayar Mahal Dampak Perang AS - Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Dody Hanggodo Ngaku Tak Tahu Soal Doxing Dosen UGM: Demi Allah!

Dody Hanggodo Ngaku Tak Tahu Soal Doxing Dosen UGM: Demi Allah!

Video | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB

Masuk Jajaran 10 Hotel ibis Terbaik Dunia, Ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Promo Menginap Spesial

Masuk Jajaran 10 Hotel ibis Terbaik Dunia, Ibis Jakarta Raden Saleh Hadirkan Promo Menginap Spesial

Jakarta | Selasa, 21 Juli 2026 | 11:07 WIB

×