Kerap Dianggap Limba, Pakar IPB Ungkap Kepala Hingga Sisik Ikan Bisa Bernilai Ekonomis

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 21 Juli 2026 | 11:08 WIB
Kerap Dianggap Limba, Pakar IPB Ungkap Kepala Hingga Sisik Ikan Bisa Bernilai Ekonomis
Ilustrasi Ikan - Ikan Lokal Tinggi Protein yang Bagus untuk Anak-Anak Selain Hiu (Unsplash)
baca 10 detik
  • Prof Wini Trilaksani dari IPB University menyatakan limbah ikan mengandung senyawa nutrisi berharga untuk industri kesehatan dan farmasi.
  • Penelitian menunjukkan bagian sisa ikan seperti mata tuna memiliki kandungan omega-3 tinggi untuk mendukung kesehatan serta perkembangan otak.
  • Pemanfaatan maksimal seluruh bagian ikan dapat mendukung ketahanan pangan, efisiensi sumber daya, dan pengembangan ekonomi biru di Indonesia.

Suara.com - Bagian-bagian ikan yang selama ini kerap dibuang, seperti kepala, tulang, kulit, sisik, hingga mata ikan, ternyata menyimpan potensi ekonomi dan kesehatan yang besar. Peneliti menilai, jika dimanfaatkan secara optimal, hasil samping perikanan dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat ekonomi biru Indonesia.

Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) IPB University, Prof Wini Trilaksani, mengatakan transformasi hasil samping blue food menjadi biomolekul bernilai tinggi dapat meningkatkan daya saing sektor perikanan nasional.

Menurutnya, laut tidak hanya menyediakan ikan sebagai bahan pangan, tetapi juga mengandung berbagai senyawa yang dapat dimanfaatkan untuk industri pangan, kesehatan, hingga farmasi.

Ilustrasi ikan (freepik)
Ilustrasi ikan (freepik)

"Bagian-bagian hasil perikanan yang selama ini dianggap limbah sebenarnya masih kaya nutrisi dan senyawa bioaktif," ujar Wini dalam Pra Orasi Ilmiah Guru Besar IPB University, Sabtu (27/6).

Secara global, sekitar 35 persen hasil tangkapan ikan terbuang di sepanjang rantai pasok. Sementara itu, hanya sekitar 54 persen hasil panen perikanan yang dikonsumsi langsung oleh manusia. Sisanya hilang akibat pembusukan, pengolahan yang tidak efisien, atau belum dimanfaatkan sebagai produk bernilai tambah.

Padahal, kepala, tulang, kulit, sisik, mata ikan, gelembung renang, cangkang, hingga limbah cair pengolahan masih mengandung minyak kaya asam lemak omega-3, kolagen, gelatin, kitin, kitosan, glukosamin, dan astaxanthin. Berbagai senyawa tersebut dapat diolah menjadi pangan fungsional, suplemen kesehatan (nutrasetikal), kosmetik, biomaterial, hingga bahan baku farmasi.

Salah satu riset yang dikembangkan tim Prof Wini adalah pemanfaatan mata tuna sebagai sumber omega-3. Hasil penelitian menunjukkan mata tuna berukuran besar memiliki kandungan DHA sebesar 37,45 persen, EPA 6,19 persen, serta total asam lemak tak jenuh ganda (PUFA) mencapai 48,10 persen.

Temuan tersebut menunjukkan mata tuna bukan sekadar limbah industri, tetapi juga sumber nutrisi bernilai tinggi yang berpotensi mendukung kesehatan dan perkembangan otak.

Menurut Wini, masa depan perikanan Indonesia tidak hanya bergantung pada banyaknya ikan yang dipanen, tetapi juga pada kemampuan memanfaatkan seluruh bagian hasil tangkapan. Selain mengurangi limbah, langkah tersebut dinilai dapat meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya laut sekaligus mendukung pengembangan ekonomi biru.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka

Di Balik Siluk Sisik Emas: Kisah Johnny Chandra Merawat Arwana yang Kian Langka

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 13:15 WIB

Dua Ton Ikan Ditebar, Festival Memet Ikan Klaten Diserbu Ribuan Warga

Dua Ton Ikan Ditebar, Festival Memet Ikan Klaten Diserbu Ribuan Warga

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 09:00 WIB

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Bisakah Sampah Plastik Diubah Menjadi Hidrogen? Peneliti Kembangkan Metode Tanpa Perlu Pemilahan

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Awal Mula Betrand Peto Dilaporkan atas Dugaan Kekerasan Seksual, Ini Kata Ruben Onsu

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 10:43 WIB

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Begini Aturan Ganjil-Genap Pengisian BBM Subsidi di Sulawesi Selatan

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:42 WIB

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Maria Kristin Bongkar Kriteria Peraih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026: Kalah Masih Bisa Lolos

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Ketika Cinta Bertemu Realitas: Ulasan Film Before Sunset yang Mengiris Hati

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:35 WIB

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Redmi Note 17 Series Siap Hadir di Indonesia, Apa yang Membuatnya Istimewa?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Modus Pejabat Desa Jual Kawasan Hutan Rp2 M di Bengkalis, Terungkap dari Karhutla

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 10:25 WIB

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Anak Krakatau Sudah Siaga Sejak Juli, Lalu Mitigasi Pemerintah ke Mana?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:23 WIB

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Bahas Chemistry Instan, Le Sserafim Comeback dengan Lagu 'Made My Night'

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

7 Cara Menghilangkan Noda Bekas Setrika yang Nempel di Baju dengan Mudah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:15 WIB

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Harga Diri Dipertaruhkan! Wali Kota Bakar Semangat PSM Jelang Lawan Arema FC

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 10:13 WIB

×