Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Kredit Nganggur Bank Tembus Rp2.490 Triliun

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 22 Juli 2026 | 15:52 WIB
Kredit Nganggur Bank Tembus Rp2.490 Triliun
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan hasil rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) II 2026 di Kantor OJK, Jakarta, Kamis (7/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Kredit nganggur perbankan capai Rp2.490 triliun atau 21,52% plafon.
  • BI dorong pencairan kredit untuk memperkuat pembiayaan ekonomi.
  • Kredit Juni 2026 tumbuh 12,67%, target tahunan tetap 8-12%.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai undisbursed loan atau fasilitas kredit yang sudah disetujui tetapi belum dicairkan mencapai Rp2.490 triliun hingga Juni 2026. Nilai tersebut setara 21,52% dari total plafon kredit yang tersedia, mencerminkan masih besarnya ruang pembiayaan yang belum dimanfaatkan untuk menggerakkan aktivitas ekonomi.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan besarnya kredit yang belum terserap tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri perbankan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan ke sektor produktif.

"Masih besarnya fasilitas pinjaman yang belum digunakan atau sering disebut undisbursed loan yang mencapai Rp2.490 triliun atau 21,52% dari plafon kredit yang tersedia, sehingga perlu terus didorong realisasinya untuk mendukung pembiayaan ekonomi," ujar Perry dalam konferensi pers virtual, Rabu (22/7/2026).

Di sisi lain, Perry menegaskan kinerja intermediasi perbankan masih menunjukkan tren positif. Hingga Juni 2026, pertumbuhan kredit nasional tercatat mencapai 12,67% secara tahunan (year-on-year), meningkat dibandingkan 11,51% pada Mei 2026.

Sementara itu, likuiditas perbankan juga tetap terjaga. Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh 10,21% hingga Juni 2026, menunjukkan kemampuan perbankan dalam menghimpun dana masyarakat masih cukup kuat untuk menopang ekspansi kredit.

Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan kredit paling tinggi berasal dari kredit investasi yang melonjak 24,9%, disusul kredit modal kerja sebesar 8,94%, serta kredit konsumsi yang tumbuh 5,75%.

Melihat tren tersebut, Bank Indonesia tetap optimistis pertumbuhan kredit sepanjang 2026 akan berada dalam kisaran 8-12%, sejalan dengan target yang telah ditetapkan. BI berharap percepatan pencairan kredit yang masih menganggur dapat menjadi tambahan amunisi bagi dunia usaha, memperkuat investasi, serta menopang pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:05 WIB

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Cicilan KPR Semakin Berat Jika BI Naikkan Suku Bunga Acuan Hari Ini

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:20 WIB

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Rupiah Tembus Rp17.800, Bank Indonesia Diprediksi Tahan BI-Rate 5,75 Persen di RDG Juli 2026

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:35 WIB

Terkini

Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura

Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:51 WIB

Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija

Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:45 WIB

Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa

Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:45 WIB

Isu TNI Jadi 'Penagih Pajak', Apa Tugas Babinsa Menurut UU yang Berlaku

Isu TNI Jadi 'Penagih Pajak', Apa Tugas Babinsa Menurut UU yang Berlaku

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:44 WIB

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas

Jogja | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:41 WIB

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru

Video | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:40 WIB

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

Piala Dunia 2026 Kalah Populer dari Liga Super Desa di China, Bagaimana Bisa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Berkaca dari Kasus Hotman Paris: Popularitas dan Jabatan Bukan Alasan Merendahkan Profesi Lain

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:35 WIB

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 15:34 WIB

×