- Cabai rawit merah anjlok 19,3% menjadi Rp46.200 per kg.
- Beras, ayam, telur, gula, dan bawang kompak turun harga.
- Hanya daging sapi II dan minyak goreng merek II yang naik tipis.
Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional kompak mengalami penurunan pada perdagangan Jumat (24/7/2026). Penurunan paling tajam terjadi pada komoditas cabai, disusul beras, daging ayam, telur, minyak goreng, hingga gula pasir yang sama-sama mencatat pelemahan harga.
Berdasarkan data rata-rata harga pangan nasional dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) Bank Indonesia yang dipantau melalui situs bi.go.id/hargapangan pada pukul 10.40 WIB, harga cabai rawit merah menjadi komoditas dengan penurunan terbesar. Harga cabai rawit merah turun 19,3% atau Rp11.110 menjadi Rp46.200 per kilogram (kg).
Penurunan juga terjadi pada cabai merah keriting yang merosot 13,12% menjadi Rp40.400 per kg. Sementara cabai rawit hijau turun 10,75% menjadi Rp47.300 per kg dan cabai merah besar terkoreksi 6,74% menjadi Rp44.250 per kg.
Di kelompok beras, seluruh jenis mengalami penurunan harga. Beras kualitas super I turun menjadi Rp17.000 per kg dan kualitas super II menjadi Rp16.450 per kg. Beras kualitas medium I turun menjadi Rp15.900 per kg, medium II menjadi Rp15.600 per kg, sedangkan beras kualitas bawah I dan II masing-masing turun menjadi Rp14.700 per kg dan Rp14.450 per kg.
Komoditas protein hewani juga bergerak turun. Harga daging ayam ras segar turun 6,63% atau Rp2.550 menjadi Rp35.900 per kg, sementara telur ayam ras segar turun 3,75% menjadi Rp28.200 per kg.
Untuk daging sapi, harga kualitas I turun tipis 1,23% menjadi Rp148.750 per kg. Sebaliknya, daging sapi kualitas II justru naik tipis 0,14% menjadi Rp141.750 per kg.
Pada kelompok minyak goreng, minyak goreng curah turun menjadi Rp20.150 per kg dan minyak goreng kemasan bermerek I turun menjadi Rp23.900 per kg. Namun, minyak goreng kemasan bermerek II justru naik tipis menjadi Rp23.700 per kg.
Sementara itu, harga gula pasir premium turun menjadi Rp20.050 per kg dan gula pasir lokal menjadi Rp18.900 per kg. Penurunan juga terjadi pada komoditas bumbu dapur, yakni bawang merah ukuran sedang yang turun menjadi Rp42.500 per kg dan bawang putih ukuran sedang menjadi Rp42.000 per kg.
Pelemahan harga berbagai komoditas pangan tersebut memberi angin segar bagi masyarakat karena berpotensi mengurangi tekanan belanja kebutuhan pokok, meski beberapa komoditas seperti daging sapi kualitas II dan minyak goreng kemasan bermerek II masih mencatat kenaikan tipis.