Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 September 2026 | 08:55 WIB
Komdigi Koordinasi dengan 3 Operator Selular Cari Lokasi 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
baca 10 detik
  • Titik koordinat terakhir delapan korban hilang di Krakatau terdeteksi berada di Pulau Sebesi.

  • Komdigi bekerja sama dengan tiga operator seluler memantau pemancar BTS Banten dan Lampung.

  • Publik diminta mengacu pada data resmi Tim SAR dan menghindari rumor tak berdasar.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital berhasil melacak titik koordinat terakhir 5 jurnalis dan 3 kru kapal yang hilang saat memantau kawasan Gunung Anak Krakatau. Jejak digital pergerakan rombongan peliput tersebut menunjukkan posisi di Pulau Sebesi sebelum komunikasi terputus total.

Kepastian lokasi pengawasan sinyal ini memangkas spekulasi liar mengenai arah terdamparnya kapal rombongan di perairan Selat Sunda. Sinyal pemancar seluler menjadi penunjuk arah utama bagi tim pencari untuk menyisir area perairan Lampung dan Banten.

Data lalu lintas seluler mencatat aktivitas peranti telekomunikasi para korban masih terekam pada pertengahan pekan lalu. Titik fokus ini menjadi landasan Operasi SAR untuk mempersempit radius pencarian di darat maupun perairan Sebesi.

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]
Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU]

"Komdigi sejak awal, setelah menerima informasi ini, mengajak semua opsel (operator selular) dan infrastruktur yang di bawah Kementerian Komdigi untuk memantau sinyal-sinyal ataupun tanda-tanda dari penggunaan smartphone, misalnya di area yang diduga insiden kehilangan kontak ini terjadi," kata Wamenkomdigi Nezar Patria, Sabtu (12/9/2026).

Pancaran sinyal terakhir ponsel milik anggota rombongan peliputan tersebut terhenti pada 7 September 2026.

"Seperti kita ketahui terakhir data yang terima adalah kontak terakhir pada tanggal 7 September, berada di Pulau Sebesi, dengan demikian kita terus memantau terus mencari," imbuhnya.

Upaya penelusuran sinyal ini melibatkan kolaborasi teknis bersama tiga penyedia jasa telekomunikasi terbesar di Indonesia. Seluruh stasiun pemancar di sepanjang pesisir Selat Sunda dikerahkan untuk mendeteksi sekecil apa pun pancaran gelombang radio dari peranti korban.

Monitoring secara intensif terus berjalan melalui stasiun balai pemantau radio di wilayah Banten serta Lampung. Pengawasan lintas wilayah ini penting untuk memastikan tidak ada pancaran sinyal yang terlewat dari radar pencarian.

"Kalau Komdigi kita sudah berkoordinasi dengan tiga operator selular itu, semua mendeteksi BTS yang ada di seputaran Selat Sunda baik yang ada di Banten maupun yang ada di Lampung melalui balai monitoring yang ada di Banten dan Lampung. Kita terus melakukan pengecekan kalau ada sinyal-sinyal yang tertangkap," katanya.

baca juga

Seluruh data hasil pelacakan koordinat telah diserahkan langsung kepada Tim SAR Gabungan guna memandu pergerakan armada penyelamat di lapangan.

"Dari opsel kita meyakini sudah mendapatkan informasi, dan informasi itu sudah kita teruskan kepada SAR dan sudah diproses berupaya kontak meyakini terakhir di Pulau Sebesi," tambahnya.

Masyarakat dan pihak keluarga diimbau tidak langsung mempercayai rumor yang beredar di media sosial tanpa verifikasi resmi. Kepastian informasi mengenai nasib rombongan jurnalis ini sepenuhnya berada di bawah kendali komando Tim SAR Gabungan.

Ia juga mengajak kepada semua pihak agar tidak termakan informasi hoaks perihal keberadaan korban. Perkembangan penanganan musibah ini disalurkan secara satu pintu demi menjaga kesahihan data di tengah publik.

Peristiwa hilangnya lima jurnalis bersama tiga kru kapal ini bermula saat mereka melakukan agenda peliputan lapangan di sekitar Gunung Anak Krakatau. Aktivitas erupsi serta cuaca ekstrem di perairan Selat Sunda kerap menjadi tantangan keselamatan serius bagi pelayaran dan kegiatan liputan di wilayah tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

Titik Terang Pencarian: Sinyal Terakhir 5 Jurnalis Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi

News | Sabtu, 12 September 2026 | 17:39 WIB

Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara

Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:09 WIB

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Badan Geologi Catat Peralihan Erupsi ke Tipe Strombolian

Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Badan Geologi Catat Peralihan Erupsi ke Tipe Strombolian

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 10:01 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×