Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Liberty Jemadu

Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?
Proyek E10 menghadapi tantangan karena tetes tebu bahan baku bioetanol juga sudah diserap oleh industri bumbu masak, alkohol, dan kosmetik. [Suara.com/Gemini AI]
baca 10 detik
  • Pengamat pertanian Khudori mendesak pemerintah menyusun peta jalan dan pembagian tugas rinci untuk proyek bioetanol atau E10.
  • Proyek E10 menghadapi tantangan karena tetes tebu bahan baku bioetanol juga sudah diserap oleh industri bumbu masak, alkohol, dan kosmetik.
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan hingga 50 pabrik bioetanol guna mengurangi impor bensin dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Suara.com - Pengamat pertanian Khudori mendesak pemerintah untuk menyusun peta jalan (roadmap) yang jelas dan rinci dalam pengembangan industri bioetanol berbasis tebu. Ia mengingatkan pasokan tebu dalam negeri saat ini sudah diserap untuk berbagai industri dan karenanya proyek bensin campur etanol 10 persen atau E10 harus benar-benar disusun secara rinci sebelum diterapkan.

"Perlu peta jalan detail yang menuntun rencana kerja, cara mencapai, evaluasi hingga outcome," kata Khudori di Jakarta, Jumat (24/7/2026).

Ia mengatakan selain menyusun peta jalan, pemerintah juga perlu memastikan pembagian tugas yang jelas antarinstansi serta konsistensi pelaksanaan di lapangan.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya pemerintah mempercepat pengembangan bioetanol berbasis tebu untuk mendukung implementasi E10.

Khudori mengingatkan pengembangan bioetanol juga memerlukan kepastian pasokan bahan baku, termasuk tebu.

Tetes tebu yang selama ini menjadi bahan baku utama bioetanol juga dimanfaatkan oleh berbagai industri lain, seperti industri bumbu masak, alkohol, dan kosmetik.

"Bisakah dipastikan semua tetes, terutama milik swasta, akan disetor untuk program bahan bakar nabati dan diolah menjadi etanol? Bagaimana jika tetes tidak mungkin digeser? Apa alternatifnya?" ujar Khudori.

Pertamina New & Renewable Energy saat ini mengembangkan bioetanol dari berbagai bahan baku, tidak hanya tetes tebu, tetapi juga nira aren, sorgum, singkong, hingga jagung.

Saat ini penerapan bensin campuran etanol lima persen (E5) masih dilakukan secara terbatas di sekitar 170 SPBU Pertamina di Jawa Timur dan Jakarta.

baca juga

CEO Pertamina New & Renewable Energy John Anis memperkirakan Indonesia membutuhkan sekitar 20 hingga 30 pabrik bioetanol baru dalam dua tahun ke depan untuk mendukung perluasan implementasi bahan bakar campuran etanol.

Presiden Prabowo Subianto sendiri sudah menargetkan pembangunan hingga 50 pabrik bioetanol guna mengurangi ketergantungan impor bensin sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah juga tengah merevisi Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2023 tentang Percepatan Swasembada Gula Nasional dan Penyediaan Bioetanol sebagai Bahan Bakar Nabati (Biofuel).

Revisi tersebut antara lain akan mengakomodasi penambahan kapasitas fasilitas pencampuran (blending) bioetanol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Bahlil Wajibkan Bensin Campur Etanol, Tapi di India Justru Bikin Boros

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:12 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bulog Dukung Upaya Menjaga Kelancaran Penyaluran Tebu Petani di Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:11 WIB

Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?

Calya hingga Xpander, Mana Mobil Bekas Paling Tangguh untuk Transisi ke Bioetanol E20?

Otomotif | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:18 WIB

Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman

Pertamina Siapkan Bioetanol untuk E20? Ini 5 Mobil Keluarga Bekas yang Aman

Otomotif | Kamis, 30 April 2026 | 14:15 WIB

Terkini

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Keadilan Ekosistem Media Lokal, Jalan Menuju Informasi yang Merata

Video | Senin, 26 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Persaingan Sengit Men Elite! Ternadi Bike Park Jadi Arena Hidup Mati 76 Ultimate Downhill

Sport | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:58 WIB

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Honda Modif Contest 2026 Lahirkan 3 Jawara dengan Karya Menawan

Otomotif | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Tradisi Smong Simeulue: Bukti Cerita Rakyat Mampu Mitigasi Tsunami Aceh

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Perbedaan Melasma, Lentigo, dan Hiperpigmentasi Bekas Jerawat pada Kulit: Kenali Ciri-cirinya

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Belajar Al-Quran Braille, Cara Pesantren di Bogor Buka Akses Pendidikan Santri Disabilitas Netra

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

Minta Platform Digital Terbuka Soal Usia Pengguna, Komdigi: Jangan Semua Dianggap Aman

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Kolaborasi Unik Stanley 1913 x ZO&FRIEND Resmi Hadir, Siap Jadi Item Wajib Penggemar G-DRAGON!

Lifestyle | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:41 WIB

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

YouTube hingga Instagram Dinilai Berisiko Tinggi, Kemenkomdigi Batasi Akses Anak

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Menghabiskan Sore Bersama Klub Corat-coret, Cara Bercerita Lewat Gambar

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 18:35 WIB

×