Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 27 Juli 2026 | 11:34 WIB
Perry Warjiyo Dipaksa Mundur? Ada Tekanan Politik ke BI!
Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai mundurnya Perry bukan sekadar pergantian kepemimpinan biasa, melainkan mengindikasikan adanya tekanan politik yang selama ini membayangi kebijakan moneter. Foto Antara.
baca 10 detik
  • Bhima: Perry mundur diduga akibat tekanan politik terhadap BI.
  • Fiskal dinilai bermasalah, tetapi BI yang disalahkan atas rupiah.
  • Destry Damayanti jadi Pejabat Gubernur Sementara BI.

Suara.com - Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) sebelum masa tugasnya berakhir pada Mei 2028 memicu kekhawatiran terhadap independensi bank sentral. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira Adhinegara, menilai mundurnya Perry bukan sekadar pergantian kepemimpinan biasa, melainkan mengindikasikan adanya tekanan politik yang selama ini membayangi kebijakan moneter.

Menurut Bhima, pengunduran diri Perry merupakan pukulan telak bagi sektor moneter Indonesia. Ia menilai tekanan terhadap BI sudah mulai terlihat sejak nilai tukar rupiah mengalami pelemahan tajam pada akhir 2025.

"Sepertinya ada tekanan politik sehingga Perry mundur dan ini sudah terasa sejak rupiah melemah di akhir tahun 2025," ujar Bhima kepada Suara.com.

Bhima menilai akar persoalan justru berasal dari sisi fiskal. Pelebaran defisit APBN, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), proyek Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang dinilai bermasalah dalam perencanaan, hingga melemahnya penerimaan pajak dan peningkatan utang pemerintah telah memperbesar persepsi risiko Indonesia di mata investor.

Menurutnya, memburuknya tata kelola fiskal juga tercermin dari prospek (outlook) negatif terhadap peringkat utang Indonesia yang diberikan lembaga pemeringkat internasional. Namun, yang justru menjadi sasaran kritik adalah Bank Indonesia karena dianggap gagal menjaga stabilitas rupiah dan kepercayaan pasar.

"Intervensi otoritas fiskal ke moneter juga sudah berlebihan, bukan lagi sinergi," katanya.

Bhima juga menyoroti disahkannya revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK) serta Undang-Undang Pusat Finansial Internasional Indonesia (UU PFII). Menurutnya, sejumlah ketentuan baru berpotensi mengurangi kewenangan BI.

Ia mencontohkan klausul mengenai Patriot Bond dalam revisi UU P2SK yang dinilai dapat melemahkan kewenangan BI dalam mengatur lalu lintas devisa dan pengawasan transaksi lintas negara. Sementara dalam UU PFII, pembentukan kawasan khusus dengan skema pengawasan tersendiri dinilai juga berpotensi mengurangi peran BI dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Bhima mengingatkan tantangan terbesar setelah pengunduran diri Perry adalah menjaga independensi bank sentral. Ia menilai proses memulihkan kepercayaan investor tidak akan mudah apabila arah kebijakan moneter dipersepsikan semakin berada di bawah kendali pemerintah.

baca juga

"Selama masalah tekanan politik ke BI tidak berhenti, pengganti Perry dari internal tidak akan bertahan lama," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo.

"Bahwa per kemarin secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur Bank Indonesia kepada Bapak Presiden," kata Prasetyo dalam konferensi pers di Gedung BI, Jakarta, Senin (27/7/2026).

Sesuai ketentuan Undang-Undang Bank Indonesia, jabatan Gubernur BI untuk sementara akan dijalankan oleh Deputi Gubernur Senior BI, Destry Damayanti, sebagai Pejabat Gubernur Sementara.

"Untuk selanjutnya sesuai UU BI jabatan Gubernur BI akan secara otomatis dijabat oleh Deputi Gubernur Senior yang selanjutnya akan menjalankan seluruh tugas sebagai Pejabat Gubernur Sementara," ujar Prasetyo.

Destry memastikan seluruh fungsi dan kewenangan Bank Indonesia tetap berjalan normal. BI, kata dia, akan tetap fokus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, stabilitas sistem pembayaran, serta stabilitas sistem keuangan guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Perry Warjiyo yang Senasib dengan Sri Mulyani dan Mahendra Siregar

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:09 WIB

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Mundurnya Perry Warjiyo Bayangi IHSG, Investor Diminta Waspada

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 10:45 WIB

Destry Damayanti Gantikan Sementara Jadi Gubernur BI, Ini Alasannya

Destry Damayanti Gantikan Sementara Jadi Gubernur BI, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 09:23 WIB

Terkini

Membangun Transportasi Ramah Anak dan Lingkungan, Mengapa Jakarta Perlu Mendengar Suara Anak-anak?

Membangun Transportasi Ramah Anak dan Lingkungan, Mengapa Jakarta Perlu Mendengar Suara Anak-anak?

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 11:33 WIB

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

Harga Minyak Dunia Turun 4 Persen Usai AS Stop Serang Iran 2 Malam

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:32 WIB

10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO

10 HP Xiaomi yang Tak Lagi Dapat Update, Lengkap Termasuk Redmi dan POCO

Tekno | Senin, 27 Juli 2026 | 11:30 WIB

"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru

"Offline Is the New Luxury": Ketika Tidak Memegang Ponsel Adalah Kemewahan Baru

Your Say | Senin, 27 Juli 2026 | 11:23 WIB

SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang

SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 11:22 WIB

Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura

Tampang Duo Belanda yang Bikin Entourage Bali Kini Dicekal dan Kabur ke Singapura

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:22 WIB

Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya

Rieke Oneng Soroti Pengeroyokan di Bali: Jangan Sampai Ramah ke Turis, Tapi Lupa Lindungi Rakyatnya

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:22 WIB

5 Cushion yang Semakin Lama Semakin Glowing, Bikin Makeup Tampak Segar Seharian

5 Cushion yang Semakin Lama Semakin Glowing, Bikin Makeup Tampak Segar Seharian

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Orang Israel Bakar Masjid Tepi Barat Palestina, Api Lalap Pintu Hingga Bangunan

Detik-detik Orang Israel Bakar Masjid Tepi Barat Palestina, Api Lalap Pintu Hingga Bangunan

News | Senin, 27 Juli 2026 | 11:17 WIB

Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo

Sopir Tangki CPO Gelapkan Muatan dengan Modus 'Kencing' di Jalan Trimurjo

Lampung | Senin, 27 Juli 2026 | 11:17 WIB

×