Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009

Achmad Fauzi

Senin, 27 Juli 2026 | 15:48 WIB
Ditinggal Penjaga Gawang Perry Warjiyo, Rupiah Loyo ke Level Rp18.009
Eks Gubernur BI Perry Warjiyo. [Antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.009 per dolar AS pada penutupan Senin, 27 Juli 2026.
  • Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menyatakan mundurnya Perry Warjiyo menekan sentimen mata uang rupiah.
  • Sebagian besar mata uang negara Asia lainnya justru mengalami penguatan di tengah kondisi pasar tersebut.

Suara.com - Nilai tukar rupiah langsung loyo, pada penutupan, Senin, 27 Juli 2026, setelah ditinggal kabur penjaga gawangnya Perry Warjiyo. Bahkan, mata uang Garuda yang paling melemah diantara mata uang negara Asean yang alami penguatan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp18.009 per dolar AS atau melemah 46 poin atau 0,26 persen dari pekan sebelumnya yang ada di Rp17.963 per dolar AS.  

Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan mundurnya Perry Warjiyo dari Gubernur Bank Indonesia jadi salah satu sentimen pelemahan rupiah.

"Rupiah seharusnya menguat hari ini oleh perlemahan indeks dolar AS di tengah meredanya tensi geopolitik timteng. Namun pengunduran diri gubernur BI menekan sentimen baik rupiah maupun ekuitas," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Nilai tukar rupiah menguat 0,30 persen ke level Rp17.475 terhadap dolar AS pada penutupan Rabu sore, 13 Mei 2026. [Antara]
Nilai tukar rupiah meloyo [Antara]

Dia menambahkan, sentimen negatif ini diperkirakan masih akan bertahan dalam jangka pendek ini. Namun, rupiah masih bisa menguat melawan dolar AS jika sentimen domestik dan global mereda.

"Walau demikian, perkembangan eksternal seputar geopolitik di timteng, fomc dan data ekonomi AS sepekan ini juga akan mempengaruhi pergerakan rupiah," jelasnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang di Asia menguat. Di mana, baht Thailand menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,41 persen.

Selanjutnya, peso Filipina dan yen Jepang yang sama-sama melesat 0,26 persen. Diikuti, dolar Taiwan mencapai 0,27 persen. Disusul oleh Yen jepang yang melonjak 0,20 persen.

Lalu ada ringgit Malaysia terangkat 0,10 persen. Berikutnya ada dolar Singapura terapresiasi 0,5 persen dan yuan China menanjak 0,07 persen.

baca juga

Lalu, dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen.  Sedangkan, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,76 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Strategi Investasi Saham di Saat Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 15:23 WIB

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Daftar Pejabat Profesional Sektor Keuangan yang Mundur era Prabowo

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 14:09 WIB

Pasca Perry Warjiyo Mundur, Investasi Asing Langsung Hengkang di Sesi I

Pasca Perry Warjiyo Mundur, Investasi Asing Langsung Hengkang di Sesi I

Bisnis | Senin, 27 Juli 2026 | 13:27 WIB

Terkini

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

Politikus Singapura 'Ancam' Putus 90 Persen Jalur Internet Indonesia

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Lagi Nunggu Pembeli, 2 Pemuda Jual Pod Getar di Medan Diciduk Polisi

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya

Viral Aksi Kadus di Deli Serdang Berani Seorang Diri Bakar Lapak Judi-Narkoba, Ini Alasannya

Sumut | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:47 WIB

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

Kemendagri Paraf DIM RUU Adminduk, 1.027 DIM Jadi Dasar Penyempurnaan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:46 WIB

Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob

Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob

Riau | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:43 WIB

Cara Mengatasi Atap Rembes agar Rumah Tidak Bocor saat Hujan, Jangan Tunggu Plafon Jebol

Cara Mengatasi Atap Rembes agar Rumah Tidak Bocor saat Hujan, Jangan Tunggu Plafon Jebol

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:39 WIB

×