Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah

Dicky Prastya

Rabu, 29 Juli 2026 | 21:04 WIB
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
Ilustrasi Perkebunan Kelapa Sawit (Pexels/Pok Rie)
baca 10 detik
  • Zaid Burhan Ibrahim dari BPDP menyatakan lebih dari 80 persen ekspor sawit Indonesia telah berupa produk hilir di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada Rabu (29/7/2026).
  • Sektor perkebunan sawit berhasil menyumbangkan devisa negara lebih dari 20 miliar Dolar AS serta berkontribusi sebesar 4,56 persen terhadap Produk Domestik Bruto nasional.
  • Sebanyak 41 persen perkebunan sawit dikelola oleh petani rakyat dengan total produksi lebih dari 16 juta ton per tahun dan menyerap 16,5 juta tenaga kerja.

Suara.com - Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mencatat lebih dari 80 persen komoditas sawit yang dikirim ke pasar internasional saat ini sudah berupa produk olahan hilir bernilai tambah tinggi, bukan lagi dalam bentuk minyak mentah (Crude Palm Oil atau CPO).

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim, mengungkapkan bahwa perubahan struktur ekspor ini menjadi bukti nyata keberhasilan program hilirisasi industri nasional. 

Lebih lagi setiap tahunnya, sektor perkebunan sawit mampu menyumbangkan devisa negara melebihi 20 miliar Dolar AS (sekitar Rp361,6 triliun, kurs Rp18.082 per USD), sekaligus berkontribusi 4,56 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

"Yang menarik saat ini, struktur ekspor sawit Indonesia telah mengalami perubahan positif. Lebih dari 80 persen ekspor sawit Indonesia sudah berbentuk produk hilir, bukan lagi minyak mentah. Hal ini menunjukkan bahwa hilirisasi mulai memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi industri nasional," ujar Zaid dalam media briefing yang digelar di Hotel Mercure Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026).

Zaid menjelaskan, diversifikasi produk hilir sawit kini telah merambah berbagai sektor kehidupan sehari-hari mulai dari bahan pangan, kosmetik, oleokimia, bahan bakar nabati (biodiesel B50), hingga produk kreatif berteknologi seperti rompi anti-peluru, helm berbahan limbah sawit, dan malam batik.

Sedangkan di pasar global, kelapa sawit juga memiliki keunggulan kompetitif mutlak yang tidak dimiliki oleh jenis tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Lembaga di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) itu menyebut sawit sebagai 'the most land efficient vegetable oil crop' karena tingkat produktivitas lahannya yang sangat tinggi.

Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim saat media briefing yang digelar di Hotel Mercure, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & Umum BPDP, Zaid Burhan Ibrahim saat media briefing yang digelar di Hotel Mercure, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Rabu (29/7/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Kelapa sawit mampu menghasilkan sekitar 4 ton minyak per hektar. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan kedelai yang hanya menghasilkan 0,4 ton per hektar atau bunga matahari sebesar 0,6 ton per hektar. Jika dunia membutuhkan minyak nabati dalam jumlah sama tanpa sawit, maka lahan pertanian yang dibutuhkan akan jauh lebih luas," terangnya.

Lebih lanjut, Zaid turut menepis pandangan publik yang sering kali menganggap industri sawit hanya dikuasai oleh korporasi besar. Data menunjukkan bahwa 41 persen dari total perkebunan sawit nasional dikelola langsung oleh petani rakyat (pekebun swadaya) dari Aceh hingga Papua.

Dengan total produksi perkebunan rakyat mencapai lebih dari 16 juta ton per tahun dan menyerap sekitar 16,5 juta tenaga kerja (langsung maupun tidak langsung), petani menduduki posisi pilar utama dalam menjaga pasokan hilirisasi industri sawit nasional.

baca juga

"Di balik setiap liter minyak sawit yang diekspor atau dikonsumsi, ada jutaan petani yang bekerja. BPDP terus berkomitmen memperkuat produktivitas mereka melalui program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), bantuan sarana-prasarana, hingga beasiswa bagi anak-anak petani agar industri ini tetap kompetitif dan berkelanjutan di tingkat global," pungkas Zaid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

BPDP Kucurkan Rp 240 T untuk Program Biodiesel, Bikin RI Hemat Impor Rp 722,9 Triliun

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 20:38 WIB

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Grup Bakrie Bakal Suplai Metanol Hasil Gasifikasi Batu Bara ke Program B50

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:25 WIB

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Hilirasi Batu Bara jadi Metanol Dimulai, Grup Bakrie Pegang Proyeknya

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 18:41 WIB

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

Dudung Warning APH Termasuk TNI: Aparat Jangan Mengada-ada Hambat Ekspor

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:24 WIB

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Ekspor Mobil Utuh Toyota Tumbuh 10,7 Persen di Semester I 2026

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 19:35 WIB

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Pemerintah Tagih Komitmen Mazda Jadikan Indonesia Basis Ekspor ke Australia

Otomotif | Selasa, 28 Juli 2026 | 17:22 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×