- Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis ke level Rp18.070 per dolar AS pada Kamis, 30 Juli 2026.
- Analis Lukman Leong menyatakan penguatan rupiah didorong oleh rencana kebijakan suku bunga The Fed yang dinilai kurang agresif.
- Sentimen domestik yang belum pulih dan kekosongan jabatan Gubernur Bank Indonesia membuat potensi penguatan rupiah menjadi terbatas.
Suara.com - Nilai rupiah mulai menguat pada awal perdagangan, Kamis, 30 Juli 2026. Namun, mata uang garuda masih mendekam di level Rp18.000 per dolar AS
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah dibuka ke level Rp 18.070 per dolar AS menguat 3 poin atau 0,02 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.073 per dolar AS.
Analis dari Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan penguatan rupiah ini imbas dari rencana The Fed yang akan agresif menaikan suku bunga acuannya atau Fed Rate.
"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang terkoreksi cukup besar setelah hasil pertemuan FOMC dinilai less hawkish dari harapan," ujarnta saat dihubungi Suara.com.
![Mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/01/29/55963-nilai-tukar-rupiah.jpg)
Namun penguatan akan terbatas dikarenakan sentimen domestik belum mereda. Salah satunya kosongnya jabatan Gubernur Bank Indonesia yang ditinggalkan oleh Perry Warjiyo.
"Penguatan akan terbatas mengingat sentimen domestik yang masih belum pulih dan situasi geopolitik yang memanas di timur tengah. Range Rp18.000 - Rp18.100," jelasnya.
Sementara itu mayoritas mata uang Asia melemah. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,38 persen disusul dolar Taiwan yang melemah 0,20 persen, baht Thailand melemah 0,11 persen, yen China melemah 0,04 persen dolar Singapura melemah 0,04 persen.
Diikuti dolar Hong Kong melemah 0,01 persen dan peso Filipina yang melemah 0,002 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan, hanya tiga mata uang yang menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yakni yuan China yang menguat 0,08 persen, ringgit Malaysia yang menguat 0,07 persen dan rupiah yang menguat 0,02 persen terhadap dolar AS.