Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB
Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111
Rupiah semakin terpuruk hari ini. [antara]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.111 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 30 Juli 2026.
  • Pelemahan rupiah disebabkan oleh ketegangan geopolitik Timur Tengah serta pengunduran diri Perry Warjiyo.
  • Mayoritas mata uang Asia turut mengalami pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat pada hari yang sama.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berakhir melemah pada perdagangan, Kamis, 30 Juli 2026. Padahal, mata uang Garuda sempat menguat tipis pada pembukaan pagi ini.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 18.111 per dolar AS atau melemah 38 poin atau 0,21 persen dari hari sebelumnya yang ada di Rp18.073 per dolar AS.  

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah masih jadi penghambat rupiah bergerak menguat.

"Rupiah dan mata uang regional ditutup melemah terhadap dolar AS di tengah kekuatiran eskalasi geopolitik di Timur Tengah," katanya saat dihubungi Suara.com.

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]

Lukman menambahkan, rupiah juga masih tertekan imbas sentimen negatif domestik paska pengunduruan diri tiba-tiba Perry Warjiyo.

"Rupiah berpotensi masih dalama tekanan apabila geopolitik di Timur Tengah masih memanas. Rupiah juga bergantung pada rilis date ekonomi AS yaitu inflasi dan pertumbuhan ekonomi kuartal kedua," jelasnya.

Sementara itu mayoritas mata uang Asia melemah. Baht Thailand paling anjlok dengan 0,61 persen. Disusul oleh dolar Taiwan yang melemah 0,31 persen. Lalu ada peso Filipina yang anjlok 28 persen.

Selain itu yen Jepang juga turun 0,20 persen dan dolar Singapura anjlok 0,18 persen. Sedangkan mata uang won Korea menguat dengan 20 persen dan yuan China naik 0,07 persen.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tapi Masih di Level Rp18.000

Rupiah Menguat Pagi Ini, Tapi Masih di Level Rp18.000

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 09:39 WIB

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Bangkit! Ditutup Menguat ke Rp18.073 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:34 WIB

Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS

Tekanan Belum Reda, Rupiah Tembus Rp18.106 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Mahasiswa Sebut Rezim Prabowo-Gibran sebagai Bencana Nasional

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 06:05 WIB

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

×