Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:31 WIB
Penduduk Melarat Susut, Tapi Kesenjangan Orang Kaya dan Miskin Makin Besar
Ilustrasi penduduk miskin yang makin berkurang. [Antara]
baca 10 detik
  • Badan Pusat Statistik melaporkan jumlah penduduk miskin di Indonesia turun menjadi 22,93 juta orang pada Maret 2026.
  • Deputi Moh Edy Mahmud menyampaikan bahwa tingkat kemiskinan nasional turun sebesar 0,18 persen poin dibanding periode September 2025.
  • BPS mencatat Gini Ratio nasional naik menjadi 0,368 pada Maret 2026 yang menunjukkan peningkatan ketimpangan pengeluaran masyarakat.

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan jumlah penduduk miskin di Indonesia kembali menurun pada Maret 2026. Hingga periode tersebut, orang miskin di RI mencapai 22,93 juta orang atau setara 8,07 persen dari total penduduk.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud mengatakan, jumlah tersebut tersebut turun 430 ribu orang dibandingkan September 2025.

"Dari sisi persentase, tingkat kemiskinan pada Maret 2026 mencapai 8,07 persen, atau turun sebesar 0,18 persen poin dibandingkan dengan bulan September 2025," ujar Edy dalam konferensi pers di Kantor BPS Pusat, Jakarta, Rabu (5/8/2026).

Penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Tingkat kemiskinan di perkotaan turun dari 6,60 persen menjadi 6,34 persen, sedangkan di perdesaan turun tipis dari 10,72 persen menjadi 10,67 persen.

Ilustrasi angka kemiskinan ekstrem. [Ist]
Ilustrasi kemiskinan. [Ist]

Selain itu, BPS juga mencatat Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) secara nasional mengalami penurunan dibandingkan September 2025. Hal ini menunjukkan rata-rata kesenjangan pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin mengecil.

Di sisi lain, BPS justru mencatat jumlah orang kaya justru meningkat dibandingkan penduduk miskin. Hal ini diukur melalui Gini Ratio yang melonjak pada periode tersebut.

Pada Maret 2026, Gini Ratio nasional tercatat sebesar 0,368 atau naik 0,005 poin dibandingkan September 2025 yang sebesar 0,363.

"Pada bulan Maret 2026, ketimpangan di Indonesia tercatat sebesar 0,368, atau naik sebesar 0,005 poin dari September 2025," ujar Edy.

Kenaikan ketimpangan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Gini Ratio di perkotaan naik menjadi 0,387 dari sebelumnya 0,383. Sementara di perdesaan meningkat menjadi 0,296 dari 0,286.

baca juga

Edy menjelaskan, indikator kemiskinan dan ketimpangan mengukur dua kondisi yang berbeda. Kemiskinan menggambarkan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan, sedangkan Gini Ratio menunjukkan tingkat pemerataan pengeluaran masyarakat.

BPS juga mencatat garis kemiskinan nasional pada Maret 2026 sebesar Rp669.235 per kapita per bulan, naik 4,33 persen dibandingkan September 2025.

Sementara jika dihitung pada tingkat rumah tangga, garis kemiskinan mencapai Rp3.091.866 per bulan, dengan rata-rata anggota rumah tangga miskin sebanyak 4,62 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Perang Timur Tengah Belum Goyahkan Ekspor RI, BPS Ungkap Mesin Pertumbuhan Ekonomi Masih Ngebut

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:05 WIB

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:05 WIB

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

BPS: Belanja Kendaraan Koperasi Merah Putih Sudah Masuk Investasi Kuartal I 2026

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 16:03 WIB

Terkini

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

×