4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:33 WIB
4 Kajian Ilmiah Ungkap Produk Tembakau Alternatif
Beberapa sample produk tembakau alternatif ditampilkan pada acara "Vape Fair" di JCC, Jakarta, Sabtu (7/9). (Suara.com/Angga Budhiyanto)
baca 10 detik
  • Sejumlah riset menemukan toksikan produk alternatif lebih rendah dari rokok.
  • Studi Bern dan JAMA menunjukkan vape berpotensi bantu perokok dewasa berhenti.
  • BRIN menemukan toksikan produk tembakau dipanaskan turun hingga 80-90%.

Suara.com - Perdebatan mengenai produk tembakau alternatif terus berkembang seiring bertambahnya penelitian ilmiah di berbagai negara. Sejumlah kajian menunjukkan rokok elektronik atau vape, produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin memiliki paparan sejumlah zat berbahaya yang lebih rendah dibandingkan rokok konvensional.

Temuan tersebut mendorong berkembangnya pendekatan tobacco harm reduction atau pengurangan risiko bagi perokok dewasa yang masih kesulitan menghentikan kebiasaan merokok.

Berbagai penelitian umumnya menyoroti dua aspek utama, yakni perbedaan paparan toksikan dibandingkan rokok serta potensi produk tersebut sebagai alternatif bagi perokok dewasa yang ingin berhenti atau beralih dari rokok.

Berikut empat temuan penelitian yang menjadi sorotan.

1. Kajian Inggris Sebut Risiko Lebih Rendah 90-95 Persen

Salah satu kajian yang banyak menjadi rujukan adalah Evidence Review of E-Cigarettes and Heated Tobacco Products yang diterbitkan otoritas kesehatan Inggris pada 2018.

Kajian tersebut menyimpulkan bahwa rokok elektronik dan produk tembakau yang dipanaskan memiliki profil risiko yang diperkirakan sekitar 90-95 persen lebih rendah dibandingkan rokok.

Perbedaan tersebut terutama dikaitkan dengan tidak adanya proses pembakaran tembakau seperti pada rokok konvensional. Pembakaran menghasilkan asap yang mengandung TAR serta berbagai senyawa berbahaya.

Meski demikian, produk alternatif tetap mengandung nikotin dan bukan produk yang bebas risiko.

baca juga

2. Riset Universitas Bern: Berpotensi Membantu Perokok Beralih

Bukti lainnya datang dari penelitian klinis Electronic Nicotine-Delivery Systems for Smoking Cessation yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada Februari 2024.

Penelitian yang melibatkan peneliti dari Institute of Primary Health Care Universitas Bern, Swiss, tersebut membandingkan efektivitas penggunaan produk penghantar nikotin elektronik dengan pendekatan konseling berhenti merokok.

Pemimpin penelitian, Reto Auer, mengatakan penelitian tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas, keamanan, dan toksikologi produk tersebut dalam membantu perokok dewasa berhenti merokok.

"Studi itu untuk membandingkan efektivitas, keamanan, dan toksikologi produk tembakau alternatif sebagai solusi berhenti dari kebiasaan merokok dibandingkan dengan metode lainnya," kata Auer, seperti dikutip Jumat (7/8/2026).

Hasil penelitian menunjukkan penggunaan produk penghantar nikotin elektronik dapat meningkatkan peluang perokok untuk berhenti merokok sepenuhnya dibandingkan konseling tanpa penggunaan produk tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

M3GAN: Perpaduan Unik Horor Fiksi Ilmiah dan Komedi Satire yang Cerdas!

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:30 WIB

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

Darurat Algoritma, Saat Anak Jadi Alat Promosi Vape di YouTube

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

Buntut Promosi Vape Libatkan Anak, Polda Metro Bakal Panggil Pelapor YouTuber Bigmo

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 18:44 WIB

Terkini

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Cara Cari Restoran Terdekat untuk Pesan Makanan Online, Jangan Cuma Lihat Rating

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 00:09 WIB

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok

Bogor | Selasa, 22 September 2026 | 23:29 WIB

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

vivo X500 Series Sudah Meluncur di China, Kapan Masuk Indonesia? Ini Jawaban vivo

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:19 WIB

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Hujan Turun di Palembang, Apakah Kabut Asap Benar-Benar Hilang?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:15 WIB

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Harga Timah Tembus US$54.250, Kenapa Komoditas Ini Makin Diburu Dunia?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 23:02 WIB

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Janjian Balap Liar via WhatsApp, 4 Pemuda Diamankan Polres Cianjur

Jabar | Selasa, 22 September 2026 | 23:01 WIB

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

AI Mulai Masuk Bisnis Pelajar, 6.125 Siswa Dibekali Keterampilan Wirausaha Digital

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 23:00 WIB

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

realme 16 Pro Harry Potter Edition Meluncur, Bawa Teknologi Warna yang Berubah Saat Kena Matahari

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 22:45 WIB

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Bupati Askolani Sebut Bimtek Kepsek Ilegal, Kok Bisa Berujung OTT Polda Sumsel?

Sumsel | Selasa, 22 September 2026 | 22:40 WIB

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

BMKG Sebut Hujan Turun Berangsur Guyur Area Karhutla hingga Bulan Oktober

Video | Selasa, 22 September 2026 | 22:10 WIB

×