Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026

Liberty Jemadu

Senin, 10 Agustus 2026 | 17:29 WIB
Kelas Menengah Berisiko Gerus Tabungan dan Tambah Utang di Semester II 2026
Daya beli masyarakat menengah ke bawah menjadi kunci pertumbuhan ekonomi Semester II 2026. [Suara.com/Rochmat]
baca 10 detik
  • Ekonom INDEF M Rizal Taufikurahman menyatakan daya beli masyarakat menengah ke bawah menjadi kunci ekonomi Semester II 2026.
  • Bank Indonesia melaporkan Indeks Keyakinan Konsumen turun menjadi 116,8 pada Juli 2026 akibat kekhawatiran lapangan kerja.
  • Proporsi pendapatan konsumen untuk membayar cicilan atau utang meningkat dari 10 persen menjadi 10,5 persen pada Juli 2026.

Bahkan, persepsi mengenai lapangan kerja masih berada di zona pesimis pada responden berpendidikan SMA. Kondisi ini kontras dengan kelompok berpendidikan akademi/diploma, sarjana, dan pascasarjana yang masih mencatat indeks optimistis.

Berdasarkan usia, kelompok berusia di atas 41 tahun juga masih berada di zona pesimis dalam melihat ketersediaan lapangan kerja.

Artinya, optimisme konsumen belum sepenuhnya mencerminkan kondisi yang merata. Kelompok masyarakat tertentu masih menghadapi kekhawatiran terhadap keamanan pekerjaan dan peluang memperoleh penghasilan.

Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) memang masih tinggi di level 118,5. Namun, angka tersebut turun dari 119,8 pada Juni.

Pelemahan juga terlihat pada indeks pembelian barang tahan lama yang turun dari 105,9 menjadi 104,1. Ini menjadi sinyal bahwa sebagian konsumen mulai menahan pembelian barang bernilai besar.

Kondisi tersebut cukup penting bagi perekonomian karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu mesin utama pertumbuhan ekonomi. Jika konsumen mulai menunda pembelian barang tahan lama, momentum konsumsi dapat ikut tertekan.

Secara spasial, pelemahan persepsi kondisi ekonomi paling terasa di Pontianak, Bandung, dan Pangkal Pinang. Sementara peningkatan terjadi antara lain di Banten, Manado, dan Banjarmasin.

Sinyal yang lebih mengkhawatirkan terlihat dari kondisi keuangan rumah tangga. BI mencatat proporsi pendapatan konsumen yang digunakan untuk membayar cicilan atau utang meningkat menjadi 10,5 persen pada Juli 2026, dari 10,0 persen pada bulan sebelumnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Purbaya Beberkan Fakta-fakta di Balik Pertumbuhan Ekonomi RI 5,29% Q2 2026

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 12:29 WIB

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Kelas Menengah RI Tercekik, Ekonom Peringatkan Pemerintah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Purbaya Janji Pertumbuhan Ekonomi RI Merata hingga Maluku dan Papua

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:56 WIB

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Pertumbuhan Ekonomi RI Meleset dari Target, Purbaya Salahkan Kenaikan Harga Minyak Global

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

Usut Sindikat Scam Kripto Malaysia-Vietnam, Polisi Telusuri Transaksi Fantastis Rp3,19 Triliun

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Kedatangan Jenazah Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Disambut Isak Tangis di Rumah Duka

Video | Kamis, 24 September 2026 | 19:30 WIB

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

Tim Penyelam Temukan 14 Jasad di Bangkai KM Virgo, 93 Korban Masih Dicari

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:23 WIB

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

11 Tuntutan Demo Buruh di Jakarta Hari Ini, Tolak Outsourcing hingga Aturan Cuti Haid

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Wabup Iwan Tuaji Segera Disidang, Terungkap Lagi Perkara Rp872,5 Juta dari Proyek PALI

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 19:16 WIB

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Sinopsis Seisei no Uzume, Drama Slice of Life Jepang Dibintangi Imoto Ayako

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:15 WIB

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli Game Digital di PC dengan Bantuan GoPay Games

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 19:11 WIB

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Jebakan Gaji Tinggi: Saat Korban Loker Palsu Dipaksa Jadi Sindikat Love Scamming

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 19:10 WIB

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

Satu Kru Ditemukan di Enggano, Basarnas Pastikan Pencarian 5 Jurnalis Hilang Tak Berhenti

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:09 WIB

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

Pileg Tenggelam oleh Pilpres, Said Abdullah Sebut Pemisahan Pemilu Perlu Dikaji Matang

News | Kamis, 24 September 2026 | 19:05 WIB

×